Mata ikan adalah benjolan kulit yang mengeras akibat gesekan. Kondisi ini tidak berbahaya namun dapat menimbulkan rasa tidak nyaman serta rasa sakit yang luar biasa ketika Anda mengalaminya.

Mata ikan dapat menyerang siapa saja, baik anak-anak maupun dewasa, pria atau pun wanita memiliki risiko yang sama. 

Namun, Anda tidak perlu khawatir karena mata ikan merupakan kondisi yang umum terjadi dan dapat segera ditangani.

Mata ikan dapat diatasi dengan menggunakan obat yang tersedia di apotek atau dengan menggunakan bahan-bahan alami yang mudah tersedia. 

Tetapi hal ini bukan berarti Anda dapat menyepelekan kondisi ini. Mata ikan dapat mengganggu aktivitas Anda sehari-hari bahkan memiliki risiko untuk menular juga.

Untuk itu, mata ikan perlu segera diatasi. Membiarkan kondisi ini terlalu lama, akan semakin sulit untuk mengatasinya. 

Apa itu Mata Ikan

Mata ikan atau clavus adalah penebalan kulit akibat gesekan yang terjadi berulang kali. Area yang mengalami mata ikan memiliki bagian kulit tengah yang tebal dan lebih keras serta dapat menimbulkan peradangan yang sakit.

Pada awal pertumbuhannya, mata ikan akan tampak seperti titik kecil pada kulit yang berwarna gelap. Semakin lama, bagian tengah kulit yang terkena mata ikan akan muncul benjolan keras dengan permukaan kasar seperti sayuran kol berwarna cokelat tua. 

Terdapat warna hitam pada bagian tengah mata ikan yang disebabkan oleh pembuluh darah yang pecah pada bagian mata ikan. 

Rasa nyeri yang disebabkan oleh mata ikan karena letak mata ikan yang umumnya berada di telapak kaki selalu mendapatkan tekanan dan gesekan. 

Semakin sering terkena tekanan dan gesekan, mata ikan akan semakin dalam menembus lapisan kulit dan akan menimbulkan rasa sakit yang semakin besar. 

Penyebab Mata Ikan

Penyebab utama timbulnya mata ikan, yaitu gesekan yang cukup keras dan sering pada permukaan kulit. Mata ikan umumnya muncul pada permukaan kulit yang sering terkena gesekan dan tekanan seperti telapak kaki, telapak tangan, punggung jari kaki dan jari tangan. 

Karena gesekan dan tekanan yang terus terjadi, kulit akan beradaptasi dengan menebalkan lapisannya. Lapisan ini yang akhirnya yang menyebabkan mata ikan. 

Mata ikan bukan kondisi yang serius, namun jika tidak segera ditangani akan semakin sulit dihilangkan.

Jika obat yang tersedia sudah tidak ampuh untuk menangani kondisi ini, solusi terakhir yang harus dilakukan adalah operasi kecil untuk mengangkat bagian kulit tebal yang sudah tertanam di bagian dalam. 

Faktor yang Menyebabkan Anda Terkena Mata Ikan

Gesekan pada permukaan kulit khususnya kulit kaki yang menyebabkan mata ikan dapat disebabkan oleh beberapa hal.

Jika Anda sering merasa melakukan hal-hal di bawah ini sebaiknya ubah kebiasaan Anda agar terhindar dari mata ikan. Karena kebiasaan di bawah ini memiliki risiko yang besar untuk munculnya mata ikan. 

  • Ukuran sepatu tidak tepat, baik itu terlalu sempit atau terlalu longgar
  • Sering menggunakan hak tinggi yang tidak nyaman
  • Kaos kaki yang tidak sesuai ukuran
  • Tidak menggunakan kaos kaki sama sekali ketika menggunakan sepatu
  • Jarang mengganti kaos kaki
  • Sering berjalan tanpa alas kaki di permukaan yang kasar

Gejala Munculnya Mata Ikan

Ketika mata ikan sudah muncul, Anda akan merasakan rasa sakit dan tidak nyaman pada bagian kaki. Terlebih ketika Anda berjalan atau berdiri. 

Sebelum mata ikan mengganggu aktivitas Anda sehari-hari, Anda dapat dengan segera mencegah pertumbuhan mata ikan dengan mengetahui gejala-gejala yang sering tumbuh. Diantarnya adalah:

  • Terdapat penebalan pada bagian kulit, umumnya permukaan kulit ini akan sedikit timbul dibanding permukaan kulit lainnya
  • Kulit yang menebal juga akan semakin mengeras
  • Bertekstur kasar, kering, bersisik, dan mudah mengelupas
  • Pada bagian tengah kulit yang menebal, berwarna lebih pekat dan cenderung berbentuk cekung

Jenis Mata Ikan

Mata ikan dapat dibedakan menjadi dua jenis. Kedua jenis ini memiliki jenis dan penyebab yang berbeda. Mengetahui jenis mata ikan ini perlu Anda ketahui agar kondisi ini tidak terulang lagi. 

Heloma Durums

Heloma durums adalah jenis mata ikan yang paling umum dialami oleh orang. Penyebab yang paling sering terjadi adalah sepatu yang kekecilan. Sepatu yang kekecilan akan membuat jari-jari Anda melengkung di dalam sepatu. 

Ujung jari ini akan memberikan tekanan pada alas sepatu sehingga jaringan bawah kulit akan menciptakan kulit tebal biang mata ikan untuk melindungi tekanan ini. 

Heloma Molles

Heloma molles terjadi ketika ujung tulang kaki Anda terlalu lebar sehingga membuat gesekan antara jari kaki. Meski begitu, kondisi ini juga dapat terjadi pada orang yang memiliki bentuk jari yang normal. 

Berbeda dengan jenis mata ikan yang sebelumnya, heloma molles ini merupakan mata ikan yang cenderung memiliki warna keputihan dengan tekstur yang lebih kenyal.

Kondisi ini sering muncul karena dipicu oleh kulit kaki yang sering berkeringat atau basah. 

Untuk menghindari hal ini, hal yang paling mudah yang dapat Anda lakukan adalah rutin menggunakan kaos kaki dan rajin menggantinya. 

Kapan Mata Ikan Harus Diperiksa Dokter

Mata ikan umumnya dapat diobati sendiri. Baik dengan menggunakan obat yang dijual bebas di apotek atau pun dengan menggunakan bahan-bahan alami. Namun dalam beberapa kasus, mata ikan harus ditangani secara medis oleh dokter. 

Jika Anda mengalami beberapa hal di bawah ini, sebaiknya segera konsultasikan kondisi Anda ke dokter untuk diberikan penanganan lebih lanjut. 

  • Benjolan semakin besar dan muncul radang pada area sekitar benjolan
  • Perubahan warna pada benjolan
  • Benjolan mata ikan berdarah
  • Tidak kunjung hilang meskipun sudah dilakukan pengobatan berminggu-minggu
  • Area kulit sekitar mata ikan mati rasa

Pengobatan dan Cara Menghilangkan Mata Ikan

Pada beberapa kasus, mata ikan dapat hilang dengan sendirinya meskipun membutuhkan waktu sekitar satu hingga dua tahun. Namun sebaiknya Anda segera lakukan pengobatan agar dapat cepat hilang dan tidak mengganggu Anda.

Selain dapat diobati secara medis dengan menggunakan obat-obatan atau dihilangkan dengan tindakan medis, mata ikan pun dapat diobati dengan menggunakan bahan-bahan alami yang mudah didapatkan.

Jika Anda mengalami mata ikan, Anda dapat mengobatinya dengan beberapa cara di bawah ini.

Secara Medis dan Menggunakan Obat

Menghilangkan mata ikan secara medis dapat Anda lakukan dengan menggunakan obat-obatan yang dijual bebas di apotek maupun toko obat. Tindakan medis yang dilakukan untuk mengobati mata ikan dilakukan jika mata ikan tidak kunjung hilang meskipun sudah diobati.

Asam Salisilat

Anda dapat menggunakan obat luar seperti gel, salep, atau krim yang mengandung asam salisilat untuk mengobati mata ikan. 

Asam salisilat dapat melembutkan lapisan kulit sehingga akan mudah dihilangkan. Salah satu keunggulan asam salisilat adalah kadar obatnya yang tergolong ringan dan tidak menimbulkan rasa sakit selama pengobatan.

Salah satu obat mata ikan yang mengandung asam salisilat adalah Callusol. Callusol adalah obat oles yang mengandung asam salisilat dan mampu mengatasi penyakit kulit luar seperti kutil, mata ikan, dan kapalan dengan cepat.

Cara pakai Callusol pun sangat mudah, cukup dioles langsung ke kutil, kemudian tutup dengan perban. Kutil pun akan hilang sendiri setelah beberapa kali pemakaian.

Cryotherapy

Menghilangkan mata ikan dapat dilakukan dengan menggunakan teknik cryotherapy.

Cryotherapy adalah prosedur memotong kutil yang tumbuh dengan cara membekukan dengan cairan nitrogen pada area mata ikan dengan tujuan untuk membunuh jaringan yang berada di kutil.

Setelah itu, dokter akan memotong benjolannya. Menurut beberapa penelitian, cryotherapy merupakan salah satu cara yang cukup ampuh dan efektif untuk menghilangkan mata ikan. 

Penanganan mata ikan dengan cryotherapy membutuhkan waktu selama dua hingga empat minggu sebelum mata ikan benar-benar hilang. 

Pengobatan cryotherapy dapat lebih efektif jika dikombinasikan dengan pengobatan menggunakan asam salisilat untuk mengatasi mata ikan.

Operasi Kecil

Operasi pengangkatan mata ikan dilakukan apabila semua jenis pengobatan tidak ampuh lagi untuk mengatasi mata ikan. 

Operasi untuk menghilangkan mata ikan dilakukan dengan mengangkat gumpalan kulit kering penyebab mata ikan dengan menggunakan jarum listrik.

Diperlukan bius lokal untuk melakukan prosedur ini karena dapat menyebabkan rasa sakit bagi pasiennya. 

Risiko yang dapat terjadi jika menghilangkan mata ikan dengan operasi adalah kemungkinan munculnya jaringan parut pada bekas luka. 

Menggunakan Bahan-bahan Alami

Selain menggunakan obat-obatan dan tindakan medis, Anda dapat mengobati mata ikan dengan menggunakan bahan-bahan alami yang mudah tersedia.

Apa saja? Berikut beberapa bahan yang dapat Anda gunakan secara rutin untuk mengobat mata ikan.

Batu Apung

Bahan yang paling sering digunakan untuk menghilangkan mata ikan adalah batu apung. Batu apung efektif untuk melembutkan kulit yang keras serta mengempeskan kulit yang menonjol akibat mata ikan.

Cara menggunakan batu apung untuk menghilangkan mata ikan dapat Anda lakukan dengan cara:

  • Rendam kaki dengan air hangat selama kurang lebih 5 menit hingga kulit terasa lembut
  • Gosokan batu apung pada area kaki yang terkena mata ikan selama 2 hingga 3 menit
  • Keringkan kaki Anda dan oleskan pelembab

Pengobatan mata ikan menggunakan batu apung dapat Anda lakukan setiap hari. Namun, perlu diperhatikan jika ketika menggosok batu apung jangan terlalu lama dan terlalu keras. Hal ini dapat menimbulkan lecet, pendarahan, dan infeksi. 

Sari Cuka Apel

Sari cuka apel bermanfaat untuk mengeksfoliasi sel kulit mati dan melunakkan mata ikan. Sari cuka apel juga bersifat antibakteri yang ampuh untuk membunuh bakteri di area sekitar mata ikan. 

Untuk mengobati mata ikan dengan sari cuka apel caranya adalah dengan merendam kaki dalam larutan sari cuka apel atau menutupi mata ikan dengan menggunakan perban yang telah dibasahi dengan sari cuka apel.

Baking Soda

Baking soda atau soda kue dapat digunakan untuk mengobati mata ikan dan bermanfaat untuk mencegah infeksi.

Cara menggunakan baking soda adalah dengan mencampurkan dengan air sehingga kental dan ditambahkan dengan jeruk nipis. Kemudian oleskan pada bagian yang terkena mata ikan dan biarkan semalaman.

Perlu Anda perhatikan, jangan sampai mengoleskan campuran baking soda ini pada kulit yang tidak terkena mata ikan karena dapat menyebabkan kulit yang sehat menjadi sangat kering.

Cara Mencegah Mata Ikan

Seperti kondisi kulit lainnya yang sering dialami oleh manusia, mata ikan dapat Anda cegah. 

Mata ikan muncul karena gesekan yang keras dan sering pada bagian permukaan kulit Anda, khususnya bagian kaki. Untuk mencegah hal ini terjadi, berikut beberapa cara agar Anda terhindar dari mata ikan. 

Pilih Sepatu yang Tepat

Ukuran sepatu terlalu besar atau terlalu sempit dapat membuat kaki tidak nyaman. Baik sepatu yang longgar atau sempit akan menimbulkan banyak gesekan yang terjadi pada bagian kaki. Hal ini dapat memicu timbulnya mata kaki. 

Sebaiknya gunakan sepatu berukuran pas dengan kaki Anda dan pilih sepatu yang memiliki bantalan yang cukup nyaman. Dengan begitu, Anda dapat mengurangi risiko terkena mata ikan.

Ketika membeli sepatu, waktu yang paling tepat adalah sore atau malam hari. Dibandingkan dengan pagi hari, kaki manusia akan lebih besar ketika sore atau malam hari.

Gunakan Kaus Kaki

Selain memilih sepatu yang tepat, sebaiknya Anda juga menggunakan kaos kaki yang nyaman. Kaos kaki dapat mencegah gesekan serta mengurangi bakteri yang ada di dalam sepatu.

Jaga Kebersihan dan Kelembaban Kaki

Kulit kaki yang kering dan terkena gesekan berisiko tinggi untuk mengalami mata ikan. Anda sebaiknya jaga baik-baik kebersihan dan kelembaban kaki. Rajin mencuci kaki dengan sabun setiap hari serta menggunakan krim secara rutin sebaiknya Anda lakukan untuk mencegah mata ikan. 

Selain menjaga kebersihan kaki, kebersihan sepatu dan kaos kaki pun perlu Anda perhatikan. Sebaiknya Anda mengganti kaos kaki sehari sekali. 

Jangan Mengupas Kulit yang Mengeras

Bagian kulit kaki yang mengeras pada merupakan salah satu tanda munculnya mata ikan. Apabila kondisi ini muncul pada kaki Anda, hindari untuk mengupas kulit tersebut. 

Hal ini tidak akan mencegah munculnya mata ikan, tetapi akan membuatnya akan semakin cepat muncul atau bahkan luka akibat kulit yang mengelupas akan menjadi infeksi. 

JIka hal ini terjadi, sebaiknya lakukan perawatan dan pencegahan dengan menggunakan obat atau bahan-bahan yang telah disebutkan di atas. 

Facebook
Twitter
LinkedIn