Pernahkan Anda mengalami munculnya benjolan pada kelopak mata alias bintitan? Masyarakat kerap mengaitkan mata bintitan karena seseorang suka mengintip. Padahal ini sama sekali tidak memiliki kaitan dengan penyebab bintitan.

Dalam dunia medis, mata bintitan disebut dengan hordeolum atau stye. Bintitan ditandai dengan munculnya benjolan seperti bisul atau jerawat namun dengan ukuran lebih kecil. Bintitan bisa muncul di dalam maupun di luar kelopak mata.

Penyebab bintitan utamanya adalah karena infeksi bakteri bernama Staphylococcus aureus. Selain itu sel kulit mati yang menumpuk atau kotoran yang menyumbat kelenjar minyak pada kelopak mata juga bisa sebabkan mata bintitan.

Gejala atau Tanda Mata Bintitan

Orang yang terinfeksi virus Staphylococcus aureus dan terkena bintitan biasanya akan mengalami beberapa gejala, diantaranya:

  • Mata merah dan berair
  • Munculnya kotoran mata di sekeliling kelopak mata
  • Kadang disertai rasa nyeri dan bengkak di kelopak mata

Pada umumnya mata bintitan bukanlah kondisi medis yang serius dan bisa sembuh dengan sendirinya. Namun apabila bintitan tidak segera sembuh setelah lebih dari 48 jam dan bengkaknya menjalar ke bagian wajah lain, maka sebaiknya Anda segera pergi ke dokter.

Faktor Penyebab Bintitan

Seperti kita ketahui, penyebab bintitan yang utama adalah infeksi bakteri Staphylococcus aureus. Bakteri ini bisa masuk ke kelenjar yang ada di kelopak mata karena faktor kebersihan mata yang kurang.

Bakteri ini sebenarnya ada dan hidup di kulit manusia, namun ketika ia masuk ke dalam kelenjar maka bisa menyebabkan timbulnya benjolan nanah. Salah satunya adalah mata menjadi bintitan. 

Nah ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko Anda terkena bintitan. Berikut beberapa faktor penyebab bintitan:

Gemar Menyentuh atau Mengucek Mata

Kebiasaan ini harus Anda kurangi, karena tangan merupakan sarang kuman dan bakteri. Jika Anda menyentuh mata apalagi dalam kondisi yang belum dicuci, maka bisa meningkatkan risiko berpindahnya kuman dari tangan ke mata Anda.

Penggunaan Make Up Mata Kadaluarsa

Anda gemar menggunakan make up, terutama make up untuk mata seperti eyeliner, eyeshadow, atau maskara? Sebaiknya selalu perhatikan petunjuk penggunaan tiap produk yang Anda pakai. Karena penggunaan produk yang kadaluarsa bisa menyebabkan gangguan pada mata Anda.

Membiarkan Make Up Menempel Semalaman

Tidak sedikit orang yang malas membersihkan muka sepulang dari aktivitas, malas dan lelah jadi alasannya. Tapi, jika Anda tidak ingin terkena bintitan, sebaiknya jangan lupa untuk selalu membersihkan make up Anda sebelum tidur.

Penggunaan Lensa Kontak Sembarangan

Penggunaan lensa kontak yang kurang steril juga bisa menjadi salah satu penyebab bintitan. Karena faktor kebersihan adalah yang utama untuk mencegah bintitan. Untuk Anda yang gemar menggunakan lensa kontak, sebaiknya selalu perhatikan faktor kebersihannya.

Blefaritis

Blefaritis adalah infeksi atau peradangan kronis yang terjadi di kelopak mata. Kondisi ini juga bisa menjadi salah satu penyebab bintitan. Blefaritis bisa timbul karena infeksi bakteri yang salah satunya bisa disebabkan karena penggunaan make up mata.

Rosacea

Selain blefaritis penyakit lain yang bisa menjadi penyebab bintitan adalah rosacea. Rosacea adalah penyakit kulit yang menyerang area wajah. Rosacea dapat menimbulkan beberapa gejala seperti wajah yang memerah dan timbulnya bintil padat yang berisi nanah.

Cara Mengatasi Mata Bintitan

Jika Anda mengalami bintitan masih dalam tahap awal, maka bisa diupayakan dengan perawatan sendiri di rumah. Anda sangat disarankan untuk tidak menyentuh area munculnya benjolan bintitan. Karena bisa memperburuk kondisinya.

Berikut beberapa cara mengatasi bintitan yang bisa Anda lakukan di rumah:

Kompres Air Hangat

Penggunaan kompres hangat bisa mengurangi beberapa gejala seperti nyeri dan juga rasa gatal. Kompres mata yang mengalami bintitan dengan handuk yang sudah di rendam ke air hangat 3-6 kali sehari.

Setelah itu pijat bagian mata secara lembut dan perlahan selama kurang lebih 10 menit. Jangan lupa perhatikan kebersihan tangan dan handuk yang Anda pakai.

Hentikan Penggunaan Lensa Kontak dan Make Up Mata

Selama Anda mengalami bintitan sebaiknya istirahatkan mata dengan menghentikan penggunaan lensa kontak dan make up mata. Anda bisa kembali menggunakannya setelah bintitan hilang atau sembuh.

Obat Pereda Nyeri

Jika Anda mengalami rasa nyeri yang cukup hebat, coba redakan dengan obat pereda nyeri seperti paracetameol.

Utamakan Kebersihan Mata

Faktor yang sangat penting dalam mengobati bintitan adalah kebersihan. Oleh karena itu jangan pernah untuk menyentuh apalagi memecahkan benjolan bintitan yang ada di kelopak mata Anda. Untuk menjaga kebersihan mata, Anda bisa menggunakan cairan pembersih mata khusus.

Salah satu produk yang direkomendasikan adalah Y-Rins. Produk ini bisa Anda dapatkan di apotek tanpa resep dokter. Y-Rins adalah obat pencuci mata yang dapat membantu membersihkan, menyejukkan, dan menyegarkan mata yang lelah dan sakit.

Selain membersihkan mata dari kotoran dari berbagai benda asing, Y-Rins juga bisa membersihkan bakteri dan kotoran berbahan kimia. Produk ini juga aman untuk digunakan setiap hari karena kandungan alami di dalamnya yaitu witch hazel.