Pasti kita semua pernah mengalami kondisi dimana badan terasa begitu lemas, letih, dan tak bersemangat.

Padahal kita tidak sedang melakukan aktivitas yang berat. Pastinya hal seperti ini akan mengganggu aktivitas sehari-hari kita.

Kondisi badan lemas dalam dunia kesehatan dikenal dengan asthenia. Ini terjadi saat kekuatan tubuh berkurang dan kita harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk bergerak.

Kondisi lemas ini kerap kali menyerang area tubuh tertentu seperti kaki dan tangan.

Tak jarang orang yang mengalami kondisi badan lemas ini merasakan tremor, sulit menggerakkan bagian tubuh, dan merasakan kedutan pada area yang tiba-tiba lemas. 

Apa Penyebab Badan Lemas?

Penyebab badan lemas ini bisa dikategorikan menjadi 2 yakni lemas akibat masalah fisik, dan lemas akibat masalah psikologi/psikis. Badan lemas karena masalah fisik biasanya disebabkan karena adanya gangguan pada tubuh.

Sedangkan jika disebabkan karena psikis bisa karena gangguan kondisi psikologis seperti depresi, stres, gangguan kecemasan, mood yang buruk, dan penyakit psikis seperti bipolar.

Jika Anda kerap mengalami kondisi badan yang lemas, coba pelajari beberapa faktor penyebabnya di bawah ini:

Asupan Makanan

Apakah Anda gemar mengonsumsi makanan manis? Kadar gula yang tinggi pada makanan justru bisa membuat badan kita lemas.

Hal ini disebabkan karena terlalu banyak mengonsumsi makanan manis dapat membuat kandungan gula darah menjadi terlalu tinggi. Sebaiknya jangan terlalu banyak konsumsi kopi dan makanan manis.

Perbanyak makanan bergizi tinggi seperti buah, sayur, dan makanan yang tinggi protein seperti telur maupun daging.

Dengan asupan makanan yang baik Anda juga bisa terhindar dari obesitas. Penyakit ini bisa menjadi faktor yang menyebabkan kelelahan.

Mengonsumsi Kafein

Jika Anda penggemar minuman berkafein tinggi seperti kopi dan teh, ini bisa jadi faktor badan lemas juga, lho!

Kafein memang bisa membuat kita segar, namun efek ini tidak memiliki jangka waktu yang lama atau hanya sementara. 

Kafein dapat memberikan tubuh sedikit energi ketika Anda baru saja mengnsumsinya. Namun ketika efeknya mulai menghilang justru membuat rentan mengalami lemas dan kelelahan.

Selain itu konsumsi kafein yang berlebihan juga bisa memunculkan gejala seperti gelisah, insomnia, dan tekanan darah tinggi.

Kurang Tidur

Penyebab umum badan lemas adalah kurangnya durasi tidur. Anda disarankan untuk tidur selama 6-7 jam per harinya.

Jika Anda kurang istirahat dan terjaga setidaknya 20 jam sehari selama seminggu, maka tubuh akan rentan mengalami kelelahan ekstrim.

Pastikan untuk selalu tidur dan bangun pada jam yang sama di setiap harinya. Kondisikan kamar senyaman mungkin agar Anda bisa cepat tidur. Hindari juga penggunaan gadget satu jam sebelum Anda beranjak tidur.

Dehidrasi atau Kekurangan Cairan Tubuh

Jangan pernah lupa untuk minum air putih di tengah kegiatan, meskipun Anda tidak haus sekalipun. Ini untuk mencegah badan dehidrasi atau kekurangan cairan.

Tubuh yang dehidrasi bisa memicu badan lemas dan rasa lelah. Diare juga sering menjadi penyebab utama penyebab dehidrasi.

Ketika tubuh Anda sudah mengalami dehidrasi, minum air putih saja tidak cukup untuk mengatasinya.

Cairan tubuh yang hilang mengandung berbagai macam zat seperti mineral, garam, dan gula pada tubuh tidak dapat digantikan hanya dengan air putih.

Untuk itu, Anda membutuhkan minuman pengganti cairan tubuh yang dapat mengganti semua zat yang hilang ketika mengalami dehidrasi. Salah satu minuman yang dapat Anda konsumsi adalah Renalyte.

Renalyte adalah larutan rehidrasi atau pengganti cairan tubuh, untuk mencegah dehidrasi akibat cairan tubuh yang hilang. Renalyte mengandung komposisi yang merupakan formulasi dari WHO.

Renalyte juga aman untuk dikonsumsi oleh anak-anak. 

Gangguan Pada Kelenjar Tiroid

Tiroid adalah kelenjar yang bertugas mengatur metabolisme tubuh dan mengubah asupan gizi yang masuk ke tubuh menjadi energi.

Kondisi hipotiroidisme atau kelenjar tiroid yang kurang aktif bisa memicu badan menjadi gampang lemas, depresi, dan berat badan naik.

Untuk mengatasi kondisi ini Anda harus melakukan pengecekan darah dan mendapat penanganan medis dari dokter.

Kebalikan dari hipotiroidisme yaitu hipertiroid (tiroid terlalu aktif) juga bisa menimbulkan masalah lain seperti kelainan jantung dan denyut menjadi lebih cepat.

Anemia (Kurang Sel Darah Merah)

Salah satu penyebab badan lemas yang juga umum terjadi adalah anemia. Anemia terjadi karena tubuh kekurangan zat besi, yang fungsinya membawa oksigen ke seluruh tubuh.

Jika zat besi kurang maka tubuh akan sulit mendapat suplai oksigen untuk diolah menjadi energi.

Kondisi ini sering menyerang wanita khususnya yang sedang hamil atau sedang menstruasi.

Untuk Anda yang memiliki gejala anemia disarankan untuk mengonsumsi makanan tinggi zat besi seperti kentang, daging, kacang-kacangan, dan beras merah.

Itulah 6 penyebab badan lemas yang kerap terjadi. Bagi Anda, sebaiknya mulai pola hidup yang sehat untuk menghindari kondisi badan lemas.

Mulai dari asupan makanan yang bergizi, aktif berolahraga, dan atur pola tidur dengan baik. Agar aktivitas bisa lebih produktif tanpa terganggu kelelahan dan rasa tak bersemangat.

Facebook
Twitter
LinkedIn