Minyak kelapa telah sejak lama dikenal punya banyak manfaat kesehatan, mulai dari menjaga kulit agar tetap lembut, menurunkan kadar gula darah, mencegah kebusukan gigi.  Tidak salah lagi bila minyak kelapa disebut superfood berkat kekayaan nutrisi yang baik untuk kesehatan.

Nah, belakangan banyak yang menggunakan minyak kelapa untuk menurunkan berat badan. Bahkan makin banyak orang juga mencampurkan minyak kelapa dalam makanan atau minuman.

Tapi apakah benar bahwa minyak kelapa bisa membantu menurunkan berat badan?

Bagaimana Minyak Kelapa Bisa Menurunkan Berat Badan?

Banyak orang meyakini dengan menambahkan minyak kelapa k edalam makanan atau minuman, ini dapat membantu menurunkan berat badan. 

Keyakinan minyak kelapa dapat menurunkan berat badan berdasar pada anggapan bahwa minyak kelapa dapat menurunkan rasa lapar, serta fakta bahwa minyak kelapa mengandung lemak spesifik yang disebut medium-chain-triglycerides (MCT).

Dalam banyak studi yang sudah dilakukan pada asam lemak medium-chain bahwa MCT dapat meningkatkan perasaan kenyang sehingga kita tidak makan terlalu banyak. Asupan kalori pun jadi berkurang.

Minyak kelapa juga dapat memberikan Anda energi dan mengendalikan hasrat akan hal yang manis-manis.

MCT dimetabolisme berbeda dari long-chain-triglycerides (LCT), yang ditemukan dalam minyak zaitun dan mentega kacang.  Tapi, meski minyak kelapa mengandung MCT, ini tidak sama dengan minyak MCT. 

Kandungan MCT dalam minyak kelapa juga terbilang kecil. MCT termasuk dalam asam kaprat, kaprilat, kaproat, 

Jadi, Apa Efek Minyak Kelapa untuk Berat Badan?

Berbeda dengan LCT, 95 persen MCT di dalam minyak kelapa dapat langsung diserap dalam aliran darah. MCT juga kecil kemungkinannya untuk disimpan sebagai lemak daripada LCT. 

Efek Metabolisme

MCT dalam minyak kelapa dapat mengurangi penumpukan lemak dalam tubuh.

Tubuh dapat dengan cepat memetabolisme MCT karena rantai karbonnya lebih pendek. Berbeda dengan LCT, tubuh dapat langsung mengangkut MCT ke hati, melewati sistem limfatik.

Hati dengan cepat mengubah MCT menjadi energi dan keton. Keton adalah produk sampingan dari metabolisme lemak. Banyak orang yang percaya bahwa keton adalah sumber energi yang lebih efisien daripada glukosa.

Karena sifat MCT yang langsung digunakan oleh tubuh, MCT dapat menghasilkan efek termogenik dalam tubuh sehingga dapat meningkatkan pembakaran lemak. 

Sebuah analisis pada tahun 2015 lalu menyimpulkan bahwa dengan mengganti LCT dalam makanan dengan MCT, hal ini dapat menurunkan berat badan, lemak visceral, dan total lemak tubuh.

Namun, hasil penelitian lain yang dilakukan oleh Pusat Medis Columbia University di New York pada 2017 malah berbeda. Penelitian dilakukan dengan membandingkan minyak kelapa dan minyak jagung dengan melibatkan 15 orang remaja.

Hasilnya, minyak kelapa tidak meningkatkan termogenik. 

Peningkatan Rasa Kenyang

Rasa kenyang memainkan peranan penting dalam penurunan berat badan. Minyak kelapa memang dapat meningkatkan perasaan kenyang yang berujung pada pengaturan nafsu makan.

Penelitian juga menunjukkan dengan menambahkan lemak seperti minyak kelapa dalam makanan, dapat meningkatkan volume lambung dan dapat membuat kenyang lebih lama, yang membuat Anda menghindari ngemil di antara waktu makan. 

Namun, penelitian lain justru menyimpulkan bahwa, perasaan kenyang tidak dipengaruhi oleh tingginya asam lemak. 

Pada tahun 2016 juga dilakukan sebuah studi dengan membandingkan minyak kelapa dengan minyak bunga matahari dengan melibatkan 36 peserta. 

Selama penelitian ini, peserta diminta untuk makan es krim yang mengandung minyak kelapa dan minyak bunga matahari, 45 menit sebelum makan malam.

Hasilnya, mereka yang makan es krim yang mengandung minyak kelapa lanjut makan lebih sedikit, namun mereka tetap mengonsumsi banyak kalori dari makanan ringan setelah makan malam. 

Hasil penelitian minyak kelapa masih tidak konsisten dan kontradiktif, apakah benar bisa membuat rasa kenyang. 

Minyak kelapa memang mengandung MCT, namun dalam kadar yang rendah daripada minyak MCT murni.

Minyak kelapa memang bisa memberikan efek kenyang namun minyak kelapa tidak akan menghasilkan penurunan berat badan.

Penelitian lebih lanjut tentang manfaat minyak kelapa dalam menurunkan berat badan masih perlu dilakukan.

Alternatif Menurunkan Berat Badan

Alih-alih memasukan minyak kelapa pada makanan yang tinggi karbohidrat dan makanan olahan, pertimbangkanlah untuk menggunakan minyak kelapa sebagai pengganti minyak goreng biasa..

Secara umum, cara terbaik untuk menurunkan berat badan adalah dengan melakukan aktivitas fisik dengan rutin, mengurangi asupan kalori harian, dan makan makanan yang sehat dan seimbang. 

Anda juga dapat mempercepat proses pembakaran lemak dengan tablet hisap peluruh lemak Slendy yang tersedia dalam dua rasa buah yang enak. Slendy juga membantu Anda untuk melengkapi kebutuhan gizi harian. Hisap Slendy selagi Anda beraktivitas untuk pembakaran lemak yang lebih efektif.

Facebook
Twitter
LinkedIn