Menggunakan kosmetik merupakan hal yang wajib bagi sebagian besar wanita. Hal ini dilakukan untuk merias wajah agar terlihat lebih menarik. Salah satu rutinitas makeup ini adalah menggunakan eyeliner untuk membuat mata lebih tajam.

Ketika menggunakan kosmetik khususnya eyeliner, Anda perlu berhati-hati. Bagian mata yang diberi eyeliner sangat dekat dengan bagian bola mata yang sensitif. Jika tidak berhati-hati, cairan eyeliner dapat masuk ke dalam mata dan membuat mata Anda mengalami gangguan. 

Kasus yang sering terjadi ketika tidak berhati-hati menggunakan eyeliner adalah tinta eyeliner masuk ke mata. Hal ini tentunya berbahaya bagi kesehatan mata karena tinta eyeliner mengandung banyak zat kimia yang dapat merugikan kesehatan mata. 

Risiko Ketika Eyeliner yang Masuk Ke Mata

Mata memiliki mekanisme sendiri untuk menjaga kebersihan mata lewat air mata. Namun terkadang hal ini saja tidak cukup untuk membersihkan mata ketika ada benda asing yang masuk ke dalam mata.

Salah satunya adalah ketika cairan eyeliner masuk ke dalam mata. Zat kimia yang terdapat pada tinta eyeliner dapat membahayakan kesehatan mata. Cairan kimia pada mata ini dapat mengakibatkan mata merah, iritasi, dan mata bengkak.

Jika Anda mengalami kejadian ini, segera lakukan pencegahan sebelum hal ini dapat merugikan kesehatan mata Anda.

Cara Mengatasi Ketika Eyeliner Masuk ke Mata

Tindakan pertama yang perlu Anda lakukan adalah dengan membersihkan mata agar cairan eyeliner yang masuk dapat segera dikeluarkan. Hindari mengucek atau menggosok mata dengan tangan. 

Tangan yang tidak bersih serta gesekan yang keras dari tangan akan membuat kondisi mata Anda semakin parah. Selain iritasi dan mata merah, hal ini juga dapat mencederai kornea mata Anda. 

Membersihkan mata menggunakan air dapat Anda lakukan, namun hal ini sebaiknya dilakukan ketika kondisi darurat saja. Seperti ketika mata terkena cairan eyeliner. Air yang tidak bersih tidak akan membuat kondisi mata Anda semakin baik. 

Mata merupakan bagian tubuh yang sensitif, sehingga mencuci mata dengan air saja tidak cukup atau bahkan dapat membahayakan mata.

Air keran atau air yang biasa digunakan saat mandi memiliki kandungan pH yang berbeda dengan cairan yang ada di mata. Air keran juga bukan air yang steril sehingga dapat mengandung kuman-kuman atau bakteri yang bisa membahayakan mata.

Risikonya jika air yang Anda gunakan untuk membersihkan mata bukan air yang bersih, hal ini dapat membuat kondisi mata Anda semakin parah. 

Cara terbaik untuk membersihkan mata adalah dengan menggunakan produk pencuci mata.

Produk pencuci mata yang paling aman adalah produk yang memiliki cairan steril, tanpa bahan pengawet, memiliki pH yang sama dengan pH cairan mata manusia, serta tentunya halal jika Anda beragama Islam.

Salah satu produk yang memenuhi kriteria tersebut adalah Yrins.

Yrins diproduksi menggunakan bahan-bahan yang halal dan tanpa bahan pengawet sehingga aman jika digunakan setiap hari, bahkan dalam jangka waktu yang panjang.

Yrins dapat digunakan dua kali dalam sehari. Pagi hari sebelum beraktivitas dan malam hari setelah beraktivitas.

Jika kondisi mata tidak kunjung membaik atau semakin parah meskipun sudah dilakukan penanganan. Sebaiknya segera konsultasikan kondisi Anda ke dokter untuk segera dilakukan tindakan lanjut.

Mata merupakan organ yang sensitif, jika kondisi mata iritasi, mata merah, dan bengkak tidak segera ditangani, kondisi ini akan semakin sulit untuk diobati dan berisiko untuk timbul masalah mata lainnya yang lebih berbahaya. 

Tips Makeup yang Aman Untuk Mata

Merias wajah baik dilakukan agar membuat wajah Anda lebih menarik, namun Anda juga perlu berhati-hati agar mata dapat terhindar dari penyakit yang disebabkan oleh makeup. 

Agar wajah terlihat menarik dan kesehatan mata terjaga, sebaiknya Anda lakukan beberapa hal di bawah ini:

  • Berhati-hati ketika menggunakan makeup pada bagian mata
  • Jika mata terkena paparan makeup, segera bersihkan
  • Perhatikan tanggal kedaluwarsa makeup
  • Simpan makeup di tempat yang bersih 
  • Sebaiknya jangan berbagi makeup dengan orang lain, arena mudah terkena infeksi bakteri dari satu orang ke orang lain.
Facebook
Twitter
LinkedIn