Mata lelah bukanlah penyakit melainkan sebuah gejala medis yang terjadi karena beberapa faktor. Lalu bagaimana cara mengatasi mata lelah? Simak penjelasannya di bawah ini.


Mata adalah panca indera yang bekerja paling keras sehari-harinya. Dari pagi hari ketika Anda bangun tidur hingga malam menjelang tidur, mata akan terus terjaga dan bekerja. 

Kegiatan rutin sehari-hari seperti menatap layar handphone atau monitor komputer, membaca, dan lain sebagainya.

Jika tidak diberikan waktu yang cukup untuk beristirahat, melakukan kegiatan-kegiatan tersebut dapat membuat mata menjadi lelah.

Faktor Penyebab Mata Lelah

Otot mata terdiri dari 3 sel otot. Pertama adalah otot eksternal yang mengatur pergerakan bola mata. Kedua, otot iris yang mengatur banyak sedikitnya sinar matahari yang masuk ke mata. Terakhir adalah ciliary, yang berguna untuk memfokuskan mata.

Mata lelah merupakan gangguan yang dialami karena otot mata dipaksa bekerja keras saat harus melihat objek dekat dalam waktu yang lama.

Mata lelah kerap menimbulkan rasa tidak nyaman dan membuat kegiatan Anda terganggu. Mata lelah dapat disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya:

  • Menatap layar gadget terlalu lama
  • Terlalu lama membaca
  • Menyetir kendaraan dengan jarak tempuh yang jauh
  • Melihat di dalam ruangan minim cahaya dalam waktu yang lama
  • Terpapar sinar yang terlalu terang atau membuat silau
  • Mata kurang berkedip
  • Penggunaan kacamata yang salah
  • Memiliki kelainan refraksi mata
  • Berada di tempat yang terkena paparan udara kering dari kipas angin, pemanas, atau pendingin ruangan.

Faktor-faktor di atas akan semakin menambah risiko mata lelah jika Anda menghabiskan lebih dari empat jam lebih menatap layar gadget, tinggal di iklim yang kering, terlalu lama nonton TV, dan tidak memeriksakan kondisi mata ke dokter secara rutin.

Ciri-Ciri Mata Lelah

Ciri-ciri atau gejala mata lelah berbeda pada setiap individu, hal ini tergantung pada kondisi tubuh dan faktor risikonya. Secara umum ciri-ciri mata lelah bisa diketahui dengan munculnya beberapa gegala ini:

  • Mata menjadi kering atau berair
  • Penglihatan kabur
  • Mata jadi sensitif terhadap cahaya
  • Rasa sakit di sekitar mata
  • Mata terasa terbakar atau sakit
  • Kesulitan membuka mata
  • Vertigo
  • Nyeri pada leher, bahu, dan punggung
  • Kesulitan berkonsentrasi

Selain beberapa gejala di atas, menurut American Academy of Ophthalmology dalam beberapa kasus mata lelah muncul juga gejala seperti migrain, mual, serta otot-otot wajah yang berkedut.

Jika gejala semakin parah dan membuat Anda tidak nyaman, sebaiknya segera hubungi dokter mata agar mendapat penanganan medis yang tepat.

Bagaimana Cara Mengatasi Mata Lelah?

Jika Anda mengalami kondisi mata lelah, apa yang harus dilakukan? Pada umumnya mata lelah bukanlah kondisi medis yang sangat serius dan bisa sembuh dengan sendirinya setelah melakukan perawatan sendiri di rumah, seperti:

1. Palming

Palming adalah cara sederhana yang bisa dilakukan untuk mengobati mata lelah.

Caranya, gosok kedua telapak tangan hingga terasa cukup hangat. Setelah itu tempelkan telapak pada kedua mata tersebut sampai sekitar 30 detik. Lakukan hingga mata merasa nyaman.

2. Pijat Mata

Pijatlah area mata dengan lembut agar sirkulasi darah menjadi lancar dan otot mengendur, untuk mengobati mata lelah. Pijat kelopak mata dan otot-otot di atas alis selama 20 detik, lalu bergerak ke ke area kelopak mata bawah dan tulang mata bawah selama 20 detik. Anda bisa melakukan pijatan ini 1 atau 2 kali sehari agar mengurangi gejala mata lelah.

3. Kompres Mata

Kompres mata dengan air hangat juga bisa mengurangi rasa sakit dan pembengkakan akibat mata lelah. Rendam kain dalam air hangat lalu peras dan kompreskan pada mata hingga mata lelah terasa segar kembali.

4. Gunakan Air Dingin

Jika Anda ingin menggunakan air dingin juga bisa, caranya adalah dengan mencipratkan ke area mata. Air dingin dapat mengatasi mata lelah, mengendurkan mata yang tegang, meningkatkan sirkulasi darah, dan mengurangi mata bengkak.

5. Kompres Mentimun

Anda juga bisa mengatasi mata lelah dengan mengompresnya menggunakan mentimun. Mentimun punya kandungan astringent alami yang bisa membantu menenangkan otot mata yang lelah, mengurangi bengkak, dan menyamarkan lingkar hitam.

6. Cuci mata

Cara lainnya yang efektif mengatasi mata lelah dengan cepat adalah dengan cuci mata menggunakan cairan pembersih mata yang mengandung witch hazel. Kandungan ini baik untuk membantu membersihkan, menyejukkan, dan menyegarkan mata yang lelah dan sakit.

Salah satu cairan pembersih mata mengandung witch hazel yang mudah didapatkan di pasaran adalah Y-Rins. Larutan pencuci mata ini aman karena tergolong obat bebas yang bisa digunakan tanpa resep dokter.

Y-Rins juga tidak mengandung bahan pengawet sehingga bisa digunakan rutin setiap hari untuk mengobati mata lelah.

Cara Mencegah Mata Lelah

Sebenarnya kondisi mata lelah ini dapat dijaga dengan cara menjaga kesehatan dan kebersihan mata secara rutin. Beberapa langkah sederhana di bawah ini bisa Anda lakukan untuk mencegah mata lelah

1. Mengatur Jarak Pandang Dengan Layar

Jika dalam pekerjaan Anda sehari-hari harus menatap layar komputer atau HP dalam waktu lama maka posisikan layar dengan baik. Layar harus berada sekitar satu lengan dari mata. Mata harus melihat layar secara sejajar atau di bawahnya. Jangan lupa sesuaikan ukuran tulisan dan cahaya layar agar nyaman dipandang.

2. Atur Pencahayaan

Bukan hanya pencahayaan pada di laptop atau HP yang harus diatur, pencahayaan ruangan tempat bekerja pun harus diperhatikan. Cahaya yang terlalu terang atau terlalu redup dapat membuat mata lelah. Jika sedang membaca maka pastikan cahaya berada dari belakang, sedangkan jika sedang menonton TV meredupkan lampu bisa membantu mengurangi kelelahan.

3. Kondisi Kelembaban Ruangan

Lingkungan yang kering karena menggunakan kipas angin, pemanas, atau pendingin udara bisa meningkatkan risiko mata lelah. Anda bisa membuat udara yang kering dengan menggunakan pelembab udara.

4. Istirahatkan Mata dengan Aturan 20-20-20

Ketika beraktivitas jangan lupa untuk memberikan waktu mata beristirahat. Setiap 20 menit sekali, sempatkan memandang ke arah yang jauh kurang lebih 20 meter, selama 20 detik.

5. Gunakan Kacamata Khusus

Untuk yang satu ini Anda harus terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter mata. Jika memang kerap mengalami mata lelah, dokter bisa memberi saran untuk menggunakan kacamata khusus yang berfungsi mengurangi risiko kelelahan pada mata.

Selain beberapa langkah pencegahan di atas, jangan lupa untuk mengonsumsi asupan yang baik untuk mata. Seperti sayur dan buah kaya vitamin, dan suplemen yang baik untuk mata.

Facebook
Twitter
LinkedIn