Selain menggunakan kacamata, lensa kontak sering menjadi alternatif untuk membantu penglihatan yang sudah tak lagi normal. Selain praktis, lensa kontak banyak dipilih karena bisa menunjang penampilan.

Akan tetapi, penggunaan lensa kontak bukan tanpa risiko. Seringkali pengguna lensa kontak mengalami kondisi mata kering. Mata kering merupakan kondisi dimana air mata terlalu cepat mengering atau adanya gangguan dalam produksi air mata.

Akibat dari mata kering ini bisa menimbulkan peradangan dan juga iritasi pada mata.

Orang yang terkena kondisi mata kering biasanya adalah orang yang memakai lensa kontak atau softlens dalam waktu yang lama.

Hal ini disebabkan karena lensa kontak bisa mengganggu kerja lapisan air mata yang fungsinya adalah melindungi permukaan mata.

Gejala Mata Kering Akibat Softlens

Kondisi mata kering akibat penggunaan softlens biasanya menimbulkan beberapa gejala. Namun, tingkat keparahannya bisa bervariasi pada setiap orang. Beberapa gejala yang kerap muncul diantaranya:

  • Mata kemerahan,
  • Mata terasa berpasir dan kering,
  • Terasa panas,
  • Pandangan semakin buram,
  • Jadi cepat lelah,
  • Mata menjadi berair, ini adalah respon tubuh karena adanya iritasi akibat mata kering,
  • Ditemukan lendir di sekitar mata ataupun di dalamnya,
  • Mata jadi sensitif dengan cahaya.

Untung menghindari gejala-gejala tersebut penting bagi Anda untuk memperhatikan kualitas softlens yang dipakai. Beli softlens di toko terpercaya, jangan asal beli di tempat sembarangan.

Cara Mengatasi Mata Kering Akibat Softlens

Gejala mata kering yang ringan umumnya masih bisa diatasi dengan perawatan sendiri di rumah. Berikut beberapa tips cara mengatasi mata kering akibat softlens yang bisa Anda coba.

Kurangi Durasi 

Sebenarnya lensa kontak tidak didesain untuk Anda gunakan dalam waktu lama. Anda disarankan untuk tidak menggunakan softlens lebih dari 10 jam perhari. Jika gejala mata kering sudah mulai muncul, maka kurangi durasi penggunaan lensa kontak.

Hal ini bertujuan untuk memberikan mata mendapatkan suplai oksigen dan nutrisi yang cukup dari air yang diproduksi secara alami oleh mata. Karena dengan menggunakan lensa kontak, permukaan mata terhalang oleh lensa kontak.

Perhatikan Kebersihan

Ketika Anda hendak menggunakan atau melepas softlens, pastikan tangan dalam kondisi yang bersih. Tangan yang kotor berpotensi memindahkan patogen penyebab infeksi dari jari tangan ke softlens.

Selain kebersihan tangan, perhatikan juga kebersihan softlens. Anda harus rutin membersihkan lensa kontak dengan cairan khusus yang steril. Ganti juga softlens dan wadah penyimpanannya setelah beberapa bulan pemakaian.

Gunakan Cairan Pembersih Mata

Kondisi mata kering akibat softlens juga bisa diredakan dengan cairan pembersih mata khusus. Mata kering disebabkan karena produksi air mata yang kurang, maka mata membutuhkan cairan yang mampu meredakan gejala tersebut.

Gunakan obat pembersih mata yang mengandung witch hazel. Kandungan ini mampu menyegarkan kembali mata yang lelah, sakit, dan iritasi. Kandungan witch hazel dapat Anda temukan pada produk seperti Y-Rins.

Y-Rins adalah obat pencuci mata yang dapat membantu membersihkan, menyejukkan, dan menyegarkan mata yang lelah dan sakit.

Rutin Cek ke Dokter

Jika Anda memang menggunakan lensa kontak untuk membantu penglihatan mata yang sudah tak baik, maka sebaiknya selalu rutin untuk memeriksakan mata secara berkala. Terutama jika gejala gangguan pada mata sudah mulai muncul.

Sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter untuk mencegah komplikasi yang lebih parah.

Hal yang perlu Diperhatikan Pengguna Softlens

Bagi Anda yang rutin menggunakan softlens setiap hari, maka ada beberapa tindakan khusus yang sebaiknya dilakukan. Hal ini untuk menekan faktor risiko permasalahan pada mata yang salah satunya adalah mata kering.

  • Rawatlah lensa kontak dengan baik. Taruh di wadah khusus dan perhatikan kebersihannya. Perhatikan petunjuk penggunaan lensa kontak dengan baik,
  • Jika Anda ingin menggunakan make up, maka gunakan softlens terlebih dahulu, 
  • Jangan berbagi pakai softlens dengan orang lain,
  • Ganti lensa kontak secara berkala, baik menurut petunjuk penggunaan produk maupun saran dokter pribadi Anda,
  • Cuci atau bersihkan lensa kontak secara teratur dengan cairan pembersih khusus,
  • Jangan gunakan kembali cairan pembersih yang sudah pernah dipakai sebelumnya,
  • Bersihkan pula tempat penyimpanan lensa kontak secara teratur,
  • Jangan bersihkan lensa kontak dengan air keran atau air liur,
  • Jangan gunakan lensa kontak saat tidur, mandi, ataupun berenang.