Dalam beberapa tahun terakhir, olahraga crossfit mulai populer di Indonesia. Meski nampak mirip, crossfit ternyata beda dan bahkan dikatakan lebih dari gym atau fitness biasa. Tertarik untuk mencobanya? Pahami dulu apa itu crossfit dan manfaatnya bagi tubuh.

Baik fitness maupun crossfit sama-sama bisa dilakukan di pusat kebugaran khusus. Crossfit juga bisa Anda lakukan secara mandiri di rumah. Namun ada beberapa aspek penting yang membuat crossfit bukanlah fitness biasa.

Apa Itu Crossfit

Olahraga ini awalnya muncul di Amerika, diperkenalkan oleh mantan pesenam Greg Glassman. Crossfit dibuat dengan tujuan meningkatkan kebugaran tubuh dan membuatnya mampu bergerak lebih aktif.

Latihan crossfit sendiri merupakan kombinasi dari banyak olahraga. Mulai dari senam, angkat beban, berjalan, mendayung, dan sebagainya. Poin utama crossfit adalah olahraga dengan intensitas tinggi dan dilakukan secara konstan.

Crossfit lebih banyak menggunakan gerakan yang fungsional dalam latihannya. Kegiatan dalam olahraga crossfit biasanya adalah dengan memindahkan beban seberat mungkin, dengan jarak sejauh mungkin, dan dalam waktu yang singkat.

Pusat kebugaran tempat melakukan olahraga crossfit biasanya disebut dengan ‘box’. Kini di Indonesia sendiri sudah banyak bermunculan crossfit box yang bisa Anda kunjungi.

Perbedaan Crossfit dengan Fitness Biasa

Dilansir dari Liputan 6, Oka Tri Pambudi seorang personal trainer dan pemilik box menjelaskan perbedaan crossfit dengan fitness biasa. Menurutnya gerakan fitness biasa atau konvensional lebih ditekankan untuk pembentukan tubuh, perut, dan juga kaki.

Sedangkan crossfit gerakannya lebih fungsional alias yang sering kita lakukan sehari-hari. Mulai dari squat, dorong, tarik, dan lempar. Crossfit sendiri memiliki 3 tahapan dalam setiap sesi latihan.

Mulai dari pemanasan, lalu komponen skill atau strength, dan diteruskan dengan work out of the day (WOD). Gerakan saat pemanasan disesuaikan dengan komponen skill yang ingin Anda lakukan.

Sedangkan tahap skill gerakannya dirancang agar Anda mampu meningkatkan kemampuan dalam melakukan latihan tertentu. Untuk kemampuan lompat tali double under, misalnya.

Untuk tahap strength sendiri tujuannya untuk membuat tubuh Anda lebih kuat dan terasa lebih baik.

Tahap terakhir yaitu WOD biasanya berlangsung antara 8-16 menit. Gerakannya sudah dirancang dalam sebuah set khusus untuk melatih seluruh tubuh Anda. Bahkan ada juga sesi WOD yang dilakukan selama 3 menit saja.

Manfaat Crossfit untuk Kesehatan Tubuh

Layaknya olahraga yang lain, crossfit juga punya banyak manfaat untuk tubuh. Selain membuat badan lebih sehat, olahraga ini juga bisa membantu Anda yang sedang menjalani diet penurunan berat badan.

Lalu apa saja dampak atau manfaat crossfit untuk kesehatan tubuh Anda? Simak beberapa penjelasannya di bawah ini.

Tingkatkan Kesehatan Tubuh

Karena crossfit menekankan pada aspek kekuatan, stamina, daya tahan, kecepatan, keseimbangan, serta koordinasi. Maka olahraga ini sangat baik untuk meningkatkan kesehatan tubuh Anda secara menyeluruh.

Karena saat melakukan crossfit neurologis dan hormonal pada sistem metabolisme dalam tubuh Anda akan mulai beradaptasi dan terbangun dengan baik. Kesehatan yang terjaga pastinya mampu meningkatkan kualitas hidup.

Baik Bagi Jantung

Karena intensitas yang tinggi, maka denyut jantung Anda akan naik. Oleh karenanya crossfit ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan ketahanan jantung. Saat jantung Anda sehat maka penyaluran oksigen ke seluruh tubuh juga akan lebih baik.

Memperbaiki Kesehatan Mental

Berbeda dengan fitness yang biasanya menggunakan gerakan dan latihan yang repetitif. Seperti lari di treadmill, lalu angkat beban, dan berbagai latihan dengan alat lain.

Berbeda sekali dengan sesi WOD pada crossfit yang biasanya dirancang selalu berbeda. Kegiatannya juga unik, mulai dari mengangkat barbel, menggulingkan ban, senam, pull up, dan lain sebagainya

Hal ini pastinya membuat Anda tidak mudah bosan. Selain itu seperti yang kita tahu, olahraga akan melepas hormon kebahagiaan dan bisa meredakan stres Anda. 

Tingkatkan Kemampuan Sendi

Gerakan fungsional pada crossfit akan sangat bermanfaat bagi mobilitas sendi Anda. Saat melakukan crossfit Anda tak hanya melatih otot bisep, tapi juga menggerakkan kaki ke segala arah berbeda dalam waktu yang sama.

Latihan angkat beban dengan teknik yang tepat pada crossfit juga bisa melatih otot agar tidak mudah cedera saat kita melakukan aktivitas sehari-hari. 

Menurunkan Berat Badan

Intensitas yang tinggi pada olahraga crossfit juga bermanfaat untuk Anda yang ingin menurunkan berat badan. Sebab olahraga ini mampu membakar banyak kalori pada tubuh dalam waktu yang relatif singkat.

Rata-rata satu sesi crossfit berjalan 10-20 menit. Satu sesi crossfit ini mampu meningkatkan metabolisme tubuh Anda dalam membakar kalori. Bahkan hingga sesi latihan sudah berakhir. 

Jika Anda ingin lebih banyak lemak dan kalori yang terbakar saat olahraga dan berat badan lebih cepat turun. Anda bisa mengonsumsi suplemen pembakar lemak khusus sebelum memulai sesi crossfit.

Kini telah hadir tablet hisap pembakar lemak (fat burner) pertama di Indonesia bernama Slendy. Suplemen ini mengandung L-Carnitine tartrate dan Chromium yang membantu proses metabolisme tubuh sehingga proses pembakaran kalori dalam tubuh dapat meningkat sehingga dapat menghilangkan lemak secara efektif.