Melakukan aktivitas fisik atau olahraga merupakan salah satu upaya seseorang untuk menjalankan pola hidup sehat. Selain bermanfaat untuk menjaga kesehatan badan, olahraga juga kerap dijadikan salah satu cara untuk menurunkan berat badan.

Tak jarang setelah seseorang berolahraga berat badan akan turun, tak heran karena selama berolahraga kalori dan lemak terbakar dan diubah menjadi energi. Kondisi ini juga biasanya menyebabkan seseorang menjadi lapar atau perut keroncongan setelah olahraga.

Apa Boleh Makan Setelah Olahraga?

Banyak yang beranggapan makan setelah olahraga akan membuat aktivitas fisik yang telah dilakukan menjadi sia-sia, dan lebih memilih melanjutkan diat dan tidak makan setelah olahraga.

Padahal anggapan itu ternyata salah. Anda tetap diharuskan untuk makan setelah olahraga. Dan ini pun tidak akan membuat olahraga kita menjadi sia-sia. Dilansir dari Kompas.com, sport nutritionist sekaligus disease prevention Emilia Elfiranti Achmad menyatakan bahwa tidak ada kaitan antara penurunan berat badan dengan makan atau tidak setelah berolahraga.

Hal yang membuat seseorang mengalami penurunan berat badan setelah olahraga bukan karena lemak dalam tubuhnya berkurang melainkan dehidrasi. Faktor terpenting untuk menurunkan berat badan adalah olahraga yang rutin dan konsisten serta pola makan yang baik.

Anjuran Waktu Makan Setelah Olahraga

Menurut sebuah studi jika Anda makan 2 jam setelah olahraga maka bisa menurunkan kinerja sintesis glikogen dalam tubuh. Oleh karena itu kita disarankan untuk makan dalam jangka waktu 45 menit setelah berolahraga.

Sebab dalam waktu tersebut sel otot lebih sensitif terhadap efek insulin, atau hormon dalam tubuh yang bertugas mengubah glukosa menjadi energi dan menyebarkannya ke seluruh tubuh melalui aliran darah. Efek ini membantu tubuh menyimpan energi dalam bentuk glikogen.

Jenis Makanan yang Baik Dikonsumsi Setelah Olahraga

Agar olahraga Anda tidak sia-sia dan tetap memberikan dampak positif pada tubuh, maka perhatikan asupan makanan maupun minuman pasca olahraga. Setelah olahraga otot akan menggunakan glikogen sebagai bahan bakar dan sel-selnya akan mengalami kerusakan.

Nah, untuk mengembalikan glikogen, menumbuhkan kembali protein otot, dan merangsang pertumbuhan otot baru, Anda bisa mengonsumsi jenis makanan berikut:

Makanan Tinggi Karbohidrat dan Protein

Makanan yang tinggi akan karbohidrat akan berperan untuk memaksimalkan sintesis protein dan glikogen yang telah digunakan saat berolahraga.

Sedangkan makanan berprotein tinggi yang mengandung asam amino akan membantu mempercepat pertumbuhan otot baru dan juga memperbaiki sel yang rusak. 

Anda disarankan mengonsumsi makanan karbohidrat dan berprotein secara bersamaan agar produksi insulin yang berperan dalam mendorong kerja sintesis glikogen lebih maksimal.

Makanan Rendah Lemak

Setelah berolahraga Anda sebaiknya menghindari makanan tinggi lemak, dan pilihlah makanan dengan kandungan lemak baik. Lemak berperan untuk meningkatkan pertumbuhan otot. 

Rekomendasi Makanan yang Baik Dikonsumsi Setelah Berolahraga

Setelah berolahraga kita cenderung lemas dan menginginkan makanan yang praktis namun tetap aman dikonsumsi dan tidak membuat olahraga menjadi sia-sia. Berikut beberapa rekomendasi makanan yang aman dikonsumsi setelah berolahraga.

Pisang

Pisang termasuk makanan yang baik dikonsumsi baik sebelum maupun setelah berolahraga dan mengandung gizi yang lengkap mulai dari karbohidrat, protein, dan mineral.

Kandungan gula alami dalam pisang mampu memulihkan energi yang terkuras selama berolahraga. Molekul gula alami ini juga mampu mencapai jaringan otot dengan cepat dan bisa mengembalikan kadar glikogen yang dibutuhkan tubuh.

Salad Buah

Selain mudah dibuat, salad buah ibarat paket komplit. Salad buah tinggi akan vitamin, mudah dicerna, membantu memecah asam amino, dan kandungan anti inflamasinya juga mampu mencegah peradangan pada otot.

Salad yang terdiri dari jeruk, bagai jenis beri, melon, semangka, nanas, dan kiwi mampu mengembalikan energi tubuh yang terkuras. Selain itu pilih dressing yang tepat dan sehat seperti madu atau minyak zaitun agar jumlah kalori yang masuk tetap aman.

Kacang Almond

Almond mengandung mineral, riboflavin, serta protein yang bagus untuk meningkatkan energi yang terkuras saat olahraga. Riboflavin membantu pemulihan energi lalu mineral seperti mangan dan tembaga akan mengedarkan energi tersebut ke seluruh tubuh dan membuang racun.

Roti Isi Daging atau Telur

Selain nikmat daging dan telur yang dikombinasikan dengan roti mampu mengisi kembali energi Anda yang terkuras sekaligus memenuhi kebutuhan nutrisi. Telur kaya akan protein, vitamin B, dan vitamin D. Anda bisa mengolahnya menjadi sandwich yang lezat.

Brokoli

Brokoli mengandung kolin, nutrien, dan vitamin K yang memiliki fungsi untuk menyusun membran sel. Anda bisa mengonsumsi nya bersamaan dengan salad, ditumis, ataupun dijadikan jus.

Susu dan Sereal

Untuk mengembalikan energi yang terkuras Anda bisa memilih susu coklat. Susu coklat mengandung protein, karbohidrat, serta nutrisi penting seperti potasium. Anda juga bisa mengkombinasikan susu dengan sereal favorit dan menambahkan almond ke dalamnya.

Minuman Rehidrasi

Selama berolahraga tubuh akan kehilangan banyak cairan, oleh karena konsumsilah cukup air setelah berolahraga. Namun air putih biasa saja tidak cukup, Anda bisa memilih minuman pengganti cairan tubuh khusus seperti Renalyte.

Renalyte adalah obat dehidrasi atau pengganti cairan tubuh, untuk mencegah dehidrasi akibat cairan tubuh yang hilang. Renalyte mengandung komposisi yang merupakan formulasi dari WHO.

Facebook
Twitter
LinkedIn