Obrolan menyangkut permasalahan saat BAB agaknya masih sulit untuk dibahas di depan umum karena kesan yang ‘jorok’. Padahal ada banyak masalah kesehatan yang bisa muncul dari aktivitas ini.

Salah satunya adalah kita tanpa sadar melakukan kebiasaan buruk saat BAB dan bisa memicu berbagai penyakit.

Setelah makanan diproses dalam sistem pencernaan, maka tubuh akan memproses sisanya sebagai feses. Frekuensi BAB setiap orang bisa berbeda tergantung dari gaya hidup dan kondisi sistem pencernaan mereka.

Saat melakukan BAB setiap orang juga punya cara dan metodenya masing-masing. Seperti preferensi pilihan toilet jongkok atau toilet duduk, waktu BAB, dan ada juga yang melakukan aktivitas lain sambil BAB.

Kebiasaan Buruk Saat BAB yang Harus Dihindari

Namun tahukah Anda terkadang kita melakukan kebiasaan buruk saat BAB? Tanpa kita ketahui ternyata kebiasaan yang kita lakukan saat BAB bisa menyebabkan permasalahan kesehatan. Berikut beberapa kebiasaan buruk saat BAB yang harus Anda hindari:

Menunda BAB

Jika Anda punya kebiasaan BAB dengan alasan apapun, sebaiknya kini harus mulai berubah. Karena kebiasaan ini bisa merusak kondisi kesehatan sistem pencernaan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Menahan BAB sama dengan menumpuk sampah di dalam tubuh Anda. Penumpukan sampah ini bisa membuat feses mengeras dan menyumbat usus dan berujung penyakit fecal impaction. Dimana feses jadi sangat kering dan sulit dikeluarkan.

Efek buruk lainnya adalah terjadinya sembelit, BAB bermasalah, rasa tidak nyaman, dan sulit berkonsentrasi. 

Mengejan Saat BAB

Akui saja, pasti Anda pernah mengejan dengan keras saat BAB kan? Entah karena feses sulit keluar maupun karena terburu-buru, biasanya seseorang akan mengejan dengan kuat agar feses bisa keluar lebih cepat.

Akan tetapi, kebiasaan mengejan ini justru jadi salah satu kebiasaan buruk saat BAB. Mengejan dapat menimbulkan tekanan pada pembuluh darah di area anus. Tekanan ini dapat memicu peradangan dan pecahnya pembuluh darah vena di anus dan terjadilah wasir.

Selain wasir kebiasaan mengejan juga bisa menyebabkan masalah lain seperti usus besar dan rahim turun. Usus besar yang berada dekat dengan anus bernama rektum.

Ketika mengejan terlalu keras maka bisa terjadi prolapse rektum atau  rektum turun ke anus.

Rahim turun juga bisa dipicu karena kebiasaan mengejan yang terlalu keras. Ini akibat adanya peningkatan tekanan dalam perut yang begitu besar. Oleh karena itu Anda sebaiknya tidak mengejan saat BAB.

Membawa HP Saat BAB

Saat ini sepertinya kita sangat sulit terlepas dari smartphone atau HP. Bahkan tak jarang kita membawa HP saat melakukan BAB. Banyak yang melakukannya dengan berbagai alasan seperti agar lebih rileks atau membuang kebosanan.

Tapi ada ancaman kesehatan serius lho dibalik kebiasaan membawa HP ke toilet ini. Toilet merupakan salah satu sarang bakteri dan virus. HP yang kita bawa bisa menjadi media bakteri hidup dan berkembang biak.

Casing HP yang biasanya terbuat dari karet bisa menjadi tempat hidup yang nyaman untuk bakteri karena suhunya yang hangat. Ditambah lagi dengan tangan kita yang kotor karena tidak dibersihkan secara tuntas.

Jadi kebiasaan membawa HP ke toilet bisa meningkatkan risiko Anda terkena penyakit infeksi karena bakteri salmonela yang banyak ditemukan di toilet.

Terlalu Lama Duduk di Toilet

Kebiasaan membawa HP, koran, maupun buku ke toilet biasanya menjadi alasan kenapa orang jadi betah berlama-lama di toilet. Padahal duduk di toilet terlalu lama bisa menyebabkan penyakit, salah satunya adalah wasir.

Saat menggunakan toilet duduk kita memang menjadi rileks, namun pembuluh darah di area anus akan mendapat banyak tekanan. Tekanan tersebut bisa menyebabkan pecahnya pembuluh darah dan memicu terjadinya wasir.

Bahaya Wasir dari Kebiasaan Buruk Saat BAB

Keempat kebiasaan buruk saat BAB tersebut dapat memicu satu penyakit yang sama yaitu wasir. Wasir atau ambeien adalah terjadinya pembengkakan atau pembesaran pada pembuluh darah vena di area anus.

Karena pecahnya pembuluh darah biasanya akan memunculkan benjolan baik di luar maupun di dalam anus. Ambeien dapat menimbulkan rasa gatal, nyeri, dan pastinya ketidaknyamanan pada penderitanya.

Ambeien ini bisa diatasi dengan obat khusus yang mampu meredakan peradangan sekaligus membantu melancarkan BAB agar mengurangi faktor risiko ambeien semakin parah. Salah satunya adalah Clofen.

Clofen adalah obat ambeien alami yang mengandung bahan-bahan tradisional seperti ekstrak pepaya yang dapat memperlancar buang air besar (BAB).

Selain itu, Clofen obat wasir juga mengandung troxerotin dan daun wangu untuk memperbaiki kelenturan pembuluh darah serta mencegah radang pada ambeien.