Oralit adalah obat untuk mengatasi diare. Pernyataan tersebut merupakan pemahaman umum dari kebanyakan orang tentang oralit. Namun, banyak orang yang belum mengetahui jika fungsi oralit bukan hanya untuk mengatasi diare saja. Ada beberapa penyakit serta gangguan kondisi tubuh yang dapat Anda sembuhkan dengan mengonsumsi oralit. Apa saja serta bagaimana cara membuat oralit sendiri di rumah? Simak penjelasannya di bawah ini.

Apa itu Oralit?

Oralit adalah obat yang berbentuk cairan untuk mengganti cairan elektrolit dan mineral yang ada di dalam tubuh akibat dehidrasi. Kondisi ini biasanya muncul ketika terkena diare, muntah-muntah, hingga aktivitas yang berlebihan.

Apa Kandungan di Dalam Oralit?

Oralit memiliki kandungan glucose anhydrous, natrium bicarbonate, natrium klorida, dan CaCl2. Untuk lebih mudahnya, secara awam oralit memiliki kandungan gula, garam, dan air. Selain dapat membeli oralit di apotek atau toko obat, Anda bisa membuat oralit sendiri di rumah dengan bahan-bahan yang biasanya selalu tersedia di setiap rumah.

Apa Manfaat Oralit?

Ada beberapa manfaat oralit yang utama, di antaranya adalah:

1. Mengatasi Diare

Oralit biasanya selalu digunakan sebagai pertolongan pertama bagi orang yang menderita diare. Diare adalah penyakit ketika penderita mengalami buang air besar (BAB) dengan frekuensi yang sering, biasanya lebih dari tiga kali sehari. Ketika diare, tidak hanya kotoran saja yang terbuang, namun cairan tubuh pun ikut terbuang. Akibatnya, cairan di tubuh semakin berkurang dan membuat penderitanya lemas. Oralit dibutuhkan untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang akibat diare. Banyak minum air putih saja tidak cukup untuk mengatasi diare, karena cairan tubuh yang hilang ini banyak mengandung cairan elektrolit yang tidak dimiliki oleh air putih biasa. Diare biasanya terjadi akibat infeksi saluran pencernaan yang disebabkan oleh kuman, virus, atau bahkan makanan pedas.

2. Mengatasi Hiperemesis Gravidarum

Hiperemesis gravidarum adalah kondisi saat ibu hamil mengalami muntah-muntah dengan frekuensi yang cukup sering. Ketika muntah, tubuh banyak mengeluarkan cairan. Jika cairan yang hilang ini tidak segera diganti, maka tubuh akan mengalami dehidrasi. Oralit diberikan pada orang yang mengalami kondisi ini untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang.

3. Mengatasi Dehidrasi Akibat Cuaca Panas dan Olahraga Berlebihan

Cuaca yang panas terik serta beraktivitas seperti olahraga berlebihan akan mengakibatkan tubuh berkeringat. Keringat yang banyak keluar dari tubuh akan mengurangi cairan yang ada di dalam tubuh sehingga dapat menyebabkan dehidrasi. Banyak mengonsumsi air putih saja sebetulnya tidak efektif untuk mengatasi dehidrasi. Karena seperti yang sudah dijelaskan di atas, air putih tidak memiliki kandungan cairan elektrolit yang dibutuhkan oleh tubuh. Maka, selain banyak mengonsumsi air putih, Anda pun harus mengonsumsi oralit untuk menggantikan cairan elektrolit yang dibutuhkan tubuh.

Dosis Oralit untuk Dewasa dan Anak-Anak

Dosis oralit untuk dewasa yang mengalami dehidrasi adalah sebagai berikut:
  • Dehidrasi ringan: 50 ml cairan oralit per kg berat badan, diminum 4-6 jam sekali.
  • Dehidrasi sedang: 100 ml cairan oralit per kg berat badan, diminum 4-6 jam sekali.
Dosis oralit untuk orang dewasa yang ingin menjaga keseimbangan cairan adalah sebagai berikut:
  • Diare ringan: 100-200 ml cairan oralit per kg berat badan, sekali dalam satu hari.
  • Diare kronis: 15 ml cairan oralit per kg berat badan per jam hingga diare berhenti.
Dosis oralit untuk anak-anak adalah sebagai berikut:
  • Bayi usia di bawah 2 tahun: 15 ml cairan oralit per kg berat badan, satu hari sekali.
  • Anak-anak usia 2-10 tahun: 50 ml cairan oralit per kg berat badan dalam 4-6 jam pertama, kemudian 100 ml per kg berat badan pada 18-24 jam setelahnya.

Cara Membuat Oralit Sendiri

Oralit dapat diminum sebagai pertolongan pertama pada penderita diare. Namun, bagaimana caranya jika Anda tidak memiliki oralit di kotak penyimpanan obat dan tidak bisa membelinya sesegera mungkin? Tidak perlu khawatir, karena Anda dapat membuat sendiri larutan oralit sendiri dengan mudah dengan menggunakan bahan-bahan yang umum tersedia di rumah. Berikut caranya:
  1. Pertama-tama, siapkan kurang lebih 200 cc atau satu gelas kecil air hangat serta gula dan garam. Air hangat ini dibutuhkan untuk melarutkan gula dan garam serta untuk memberikan efek nyaman bagi penderita diare ketika mengonsumsinya. Anda dapat menggunakan air hangat yang sudah tersedia dari dispenser atau memanaskan air di kompor.
  2. Bersihkan tangan Anda dan pastikan tidak ada noda yang tersisa. Hal ini sangat penting untuk menghindari kotoran dan kuman yang mampu mengontaminasi larutan oralit yang Anda buat.
  3. Campurkan satu sendok teh gula pasir berserta ¼ sendok teh garam dengan air hangat yang sudah disiapkan. Aduk dengan rata dan pastikan semua bahan telah larut dengan sempurna.
  4. Konsumsi secara perlahan larutan yang telah Anda buat.
Jika Anda memiliki buah hati, ada baiknya selalu sedia larutan pengganti cairan tubuh seperti oralit di rumah. Agar lebih praktis, Anda juga bisa memilih larutan elektrolit seperti oralit, namun yang siap minum, seperti Renalyte. Renalyte adalah cairan pencegah dehidrasi dan pengganti cairan tubuh, yang mengandung mineral dan elektrolit yang dibutuhkan tubuh. Bedanya dengan oralit, Renalyte tersedia di kemasan botol yang siap minum tanpa perlu dicampur dan diaduk. Renalyte menggunakan botol kaca, bukan plastik, sehingga aman dan tidak akan terkontaminasi plastik. Selain itu, Renalyte pun memiliki rasa buah yang enak sehingga disukai anak-anak.