Saat musim penghujan seperti sekarang ini, tubuh kita menjadi rentan terserang flu. Perubahan cuaca membuat imun tubuh lebih rentan terkena virus dan bakteri sehingga rentan flu. Istirahat menjadi salah satu hal yang harus dilakukan dikala flu melanda.

Namun, hal yang tidak kalah penting juga adalah tubuh harus terhidrasi, untuk itu penting minum elektrolit saat flu. Demam sering dikaitkan dengan dehidrasi karena suhu tubuh yang meningkat dan keluarnya banyak cairan tubuh sehingga kita akan mudah dehidrasi.

Kenapa Tubuh Bisa Flu

Flu dapat diidentifikasi dengan hidung yang meler, suhu tubuh yang tinggi, hingga batuk yang sangat membuat tidak nyaman.

Menurut istilah medis, flu adalah kenaikan suhu tubuh sementara dalam merespon bibit penyakit atau suatu penyakit. Biasanya saat flu suhu tubuh akan cenderung tinggi saat petang hari. 

Flu sebenarnya salah satu bentuk pertahanan tubuh dalam melawan infeksi. Hampir semua bakteri dan virus yang akhirnya menyebabkan infeksi berkembang biak pada suhu tubuh normal.

Nah, untuk menangkal itu, tubuh pun merespon dengan menaikan suhu tubuh. Jadi saat flu, itu berarti tubuh Anda sedang melawan infeksi dan bentuk dari pertahanan tubuh.

Pentingnya Minum Elektrolit saat Flu

Hal terpenting saat Anda mengalami flu adalah menjaga tubuh agar tetap terhidrasi dengan baik, apalagi biasanya saat flu juga disertai dengan demam. Biasanya akan banyak cairan yang keluar melalui keringat dan urine sebagai mekanisme penting menjaga suhu tubuh. 

Banyak ahli gizi yang menyarankan saat flu untuk banyak mengonsumsi air putih. Berikut ini mengapa tetap terhidrasi dan bagaimana cairan elektrolit membantu Anda sembuh dari flu.

Memperkuat Sistem Kekebalan Tubuh

Cairan tubuh membawa sel kekebalan ke seluruh tubuh Anda. Tetap terhidrasi membantu  untuk melawan infeksi. Tubuh menjadi banyak mengeluarkan cairan, dan cairan dibutuhkan agar tubuh bisa melawan kuman.

Menurunkan Demam

Banyak minum air putih juga dapat membantu melegakan lendir di bawah hidung dan mengurangi hidung tersumbat. Jadi Anda juga bisa lekas sembuh dari hidung tersumbat. Minum elektrolit membantu tubuh mendapatkan sodium dan potasium. 

Air juga adalah kunci untuk mengatur suhu tubuh dan dehidrasi dapat memperburuk demam yang sedang terjadi. Cairan elektrolit dapat membantu tubuh untuk menjaga metabolisme, memastikan organ tubuh bekerja secara normal, dan membawa nutrisi ke dalam sel. 

Mengurangi Sakit Kepala

Tubuh kita terdiri dari air, sekitar dua pertiga tubuh adalah cairan. Termasuk otak yang sangat amat membutuhkan cairan, sekitar 80 persen otak adalah air. Dehidrasi mempengaruhi volume darah sehingga mengganggu suplai oksigen dan nutrisi ke otak. Hal inilah yang memicu pusing dan sakit kepala.

Ginjal akan membantu menjaga konsentrasi elektrolit  dengan menyaring elektrolit dari dalam darah, dengan cara mengembalikan beberapa elektrolit yang diperlukan dan membuang yang tidak diperlukan melalui urine.

Menyebarkan Sel Baru

Saat Anda sedang demam, cairan elektrolit seperti natrium, klorida, kalium mudah hilang melalui keringat, muntah, dan urine. Mereka punya peran penting untuk menjaga pH tubuh, dan membantu sel menyerap cairan.

Elektrolit, khususnya sodium membantu menjaga keseimbangan level cairan dalam organ, untuk mengatur level cairan, tubuh akan secara aktif memindahkan elektrolit masuk atau keluar sel. 

Berapa Banyak Air Putih yang Diperlukan saat Flu

Saat Anda mengalami flu, tetap terhidrasi adalah cara agar Anda cepat pulih. Minumlah setidaknya delapan gelas berukuran 250 ml dalam sehari. Alangkah lebih baik jika Anda dapat minum melebihi itu. Jika Anda merasa haus, segeralah untuk minum. 

Untuk anak-anak di atas 1 tahun yang sedang flu, pastikan mereka mengonsumsi 90-120 ml air putih dalam sehari. Pantaulah mereka dalam memenuhi kebutuhan cairan tubuhnya.

Jika wanita hamil terserang flu, asupan cairan yang dibutuhkan setidaknya 10 gelas berukuran 250 ml.

Selain air putih, minum juga cairan yang banyak mengandung elektrolit sebagai minuman rehidrasi, tapi Anda harus selektif memilihnya karena saat ini banyak minuman elektrolit tapi mengandung zat aditif berbahaya, seperti fruktosa tinggi, pemanis buatan, pewarna sintetis. 

Pertimbangkanlah makanan dan minuman yang mengandung kandungan elektrolit yang alami. Ada juga minuman yang mengandung bahan alami seperti Renalyte yang mengandung semua elektrolit yang Anda butuhkan dari kandungan kelapa alami.

Renalyte dapat dikonsumsi oleh setiap kalangan terutama anak-anak dan tidak memerlukan resep dokter sehingga bisa menjadi pertolongan pertama saat Anda ingin mengembalikan cairan tubuh yang hilang.