Minyak ikan telah terbukti memiliki manfaat besar bagi kesehatan tubuh manusia. Minyak ikan membantu memberikan perlindungan bagi tubuh dengan banyaknya kandungan gizi yang terkandung di dalamnya.

Namun bukan berarti minyak ikan tidak memiliki efek samping. Dibalik segudang manfaat efek samping minyak ikan dapat meningkatkan resiko memar. 

Kandungan Minyak Ikan

Minyak ikan berasal dari ikan yang berminyak, serta kaya akan kandungan Omega 3, asam eicosapentaenoic (EPA), asam docosahexaenoic (DHA) dan vitamin A.

Jenis ikan yang kaya akan ini semua adalah ikan tuna, mullet, salmon, trout, mackerel, ikan teri dan ikan sarden. Jenis ikan tersebut punya kandungan 1 gram asam lemak omega 3.

Minyak ikan menjadi salah satu alternatif bagi mereka yang tidak terbiasa memakan ikan jenis tersebut dengan begitu kandungan yang mereka butuhkan dari ikan dapat terpenuhi.

Dosis untuk konsumsi minyak ikan sendiri tergantung dari tujuan Anda mengonsumsinya, ini juga berkaitan dengan asupan total harian omega 3, EPA, DHA. Referensi asupan harian dari EPA dan DHA adalah 250-500 mg. 

Untuk itu, saat Anda membeli minyak ikan, perhatikan label untuk mengetahui berapa banyak EPA dan DHA. Biasanya, 1000 mg minyak ikan memiliki 300 mg EPA dan DHA gabungan. 

Sementara itu, referensi asupan harian dari omega 3 untuk wanita adalah 1.100 mg dan 1.600 mg untuk pria. Kandungan omega 3 ini bisa terpenuhi dari makanan sehari-hari seperti kedelai. Umumnya 3000 mg minyak ikan dianggap aman dikonsumsi oleh orang dewasa.

Efek Samping Minyak Ikan

Kandungan dalam minyak ikan dapat berfungsi sebagai pengencer darah alami. Sehingga menjadi salah satu obat yang ampuh untuk mencegah penyakit arteri koroner.

Minyak ikan punya kemampuan untuk menghambat darah untuk membeku dang mengurangi trigliserida yang menyumbat arteri. 

Walaupun punya manfaat yang besar, sayangnya minyak ikan juga punya efek samping yang tidak diinginkan. 

Kemampuan minyak ikan sebagai pengencer darah alami mengurangi kemampuan darah Anda untuk menggumpal. Ini akan membuat Anda mudah mengalami memar ketika pembuluh darah kapiler pecah dan darah bocor keluar dari pembuluh darah muncul di permukaan kulit dan menciptakan memar yang mungkin juga mengalami pembengkakan akibat akumulasi di bawah kulit. 

Memar ini akan memakan waktu lama untuk sembuh, karena darah menjadi sulit membeku, dan kondisi akan semakin parah bila Anda mengonsumsi obat atau jenis lainnya yang juga bisa mengencerkan darah.

Selain kebocoran darah yang menimbulkan memar, tanda lainnya adalah warna tinja yang berubah dari biasanya. Tinja yang biasanya berwarna kuning kecoklatan, akan berubah menjadi hitam.

Ini adalah gejala perdarahan gastrointestinal, di mana kebocoran darah berada di usus. Perubahan warna tinja adalah bentuk adanya darah yang keluar.

Hindari Mengonsumsi Minyak Ikan Dengan

National Institutes of Health telah memperingati jika Anda mengonsumsi minyak ikan dan juga mengonsumsi obat atau bahan yang dapat pengencer darah. Jenis obat-obatan yang termasuk pengencer darah seperti aspirin, coumadin, fragmin, lovenox, persantine, dan plavix.

Selain obat-obatan, ada juga bahan herbal yang dapat berfungsi sebagai pengencer darah, seperti cengkeh, bawang putih, jahe, ginkgo. Anda harus hati-hati mengkombinasikan konsumsinya dengan minyak ikan.

Mengatasi Memar Karena Minyak Ikan

Memar tidak bisa dianggap sepele, walau memang beberapa memar bisa hilang dengan sendirinya dalam 2 minggu. Namun bila Anda mengalami memar karena konsumsi minyak ikan, itu adalah masalah yang perlu Anda konsumsikan dengan dokter.

Memar yang muncul bisa menjadi indikator Anda berlebihan mengonsumsi minyak ikan atau sembarangan mengkombinasikannya dengan obat pengencer darah lainnya. 

Pendarahan dan memar di bawah kulit dapat menyebabkan berbagai bahaya kesehatan yang tidak boleh diabaikan, semisal hemofilia. 

Dokter akan memberikan saran langkah-langkah yang tepat untuk mengobati memar dan mencegah memar lebih lanjut. Untuk menangani memar, Anda juga dapat mempercayai Thromboflash yang mengandung heparin. Seperti yang diketahui, heparin dapat mempercepat pembekuan darah.

Thromboflash berbentuk salep oles yang meresap dengan cepat, tinggal oleskan pada bagian yang memar, maka dengan pemakaian beberapa kali saja memar sudah membaik. Untuk mendapatkan Thromboflash tidak membutuhkan resep dokter, sehingga cocok menjadi penanganan pertama saat Anda memar.

Facebook
Twitter
LinkedIn