Pecahnya pembuluh darah vena di area anus dapat menyebabkan ambeien atau wasir yang menyiksa. Pada kasus yang parah, ambeien harus menjalani prosedur operasi. Tapi, adakah efek samping operasi ambeien pada pasien?

Sebelum mengetahui tentang efek samping ambeien kita harus terlebih dahulu tahu tentang jenis-jenis ambeien dan kapan prosedur operasi diperlukan. Jika kini Anda tengah mengalami gejala ambeien, simak penjelasan berikut ini.

Jenis-Jenis Ambeien

Pecahnya pembuluh darah vena biasanya akan menyebabkan pembengkakan dan terlihat seperti daging yang menonjol di daerah anus. Ukuran benjolan ini sendiri bisa beragam, mulai dari biji buah hingga sebesar anggur.

Benjolan wasir inilah yang membuat penderitanya mengalami berbagai keluhan mulai dari gatal, nyeri, rasa tak nyaman, hingga BAB disertai darah. Penyebab ambeien juga beragam, utamanya karena kebiasaan mengejan terlalu keras serta diare maupun konstipasi akut.

Wasir atau dalam dunia medis dikenal dengan hemoroid sendiri ada 2 jenis, yakni hemoroid internal dan hemoroid eksternal.

  • Hemoroid Interna

Pada wasir jenis ini benjolan muncul di dalam area anus sehingga tidak terlihat dari luar. Hemoroid internal juga umumnya tidak menyebabkan rasa sakit, hanya menyebabkan perdarahan saat BAB.

  • Hemoroid Eksterna

Ambeien jenis ini benjolannya muncul di bawah kulit sekitar anus dan terlihat dengan jelas dari luar. Benjolan eksternal ini membuat penderitanya mengalami kesulitan duduk, gatal, nyeri, dan tak jarang benjolan tersebut robek dan sebabkan perdarahan.

Kapan Ambeien Harus Operasi?

Tidak semua kasus wasir atau ambeien harus dioperasi, umumnya pada kasus awal pasien masih bisa menggunakan pengobatan tanpa perlu operasi. Untuk memutuskan operasi dokter memiliki beberapa level sebagai patokan.

Wasir interna dan eksterna memiliki tingkat keparahan masing-masing. Berikut tingkat keparahan untuk wasir internal:

  • Stadium 1 : Benjolan wasir belum keluar dari anus atau dubur.
  • Stadium 2 : Ambeien keluar dari dubur tapi masih bisa masuk sendiri.
  • Stadium 3 : Wasir sudah keluar dari dubur namun masih dapat dimasukkan menggunakan jari.
  • Stadium 4 : Pada stadium ini benjolan sudah keluar dari dubur dan tidak dapat dimasukkan kembali.

Jika wasir internal ini sudah mencapai level 3 dan 4 disertai dengan keluhan yang mengganggu pasien, biasanya dokter akan menganjurkan operasi.

Untuk wasir eksterna sendiri, jika pasien sudah mengalami berbagai gejala yang semakin parah seperti rasa nyeri hebat dan juga perdarahan, dokter juga akan menyarankan untuk operasi.

Jenis-Jenis Operasi Ambeien

Jika benjolan wasir sudah dalam level parah dan harus dilakukan tindakan operasi, maka ada beberapa prosedur operasi ambeien yang bisa dilakukan.

Hemorrhoidopexy

Prosedur operasi ambeien yang pertama adalah Hemorrhoidopexy. Operasi ini tidak terlalu menyakitkan dan memiliki waktu pemulihan yang lebih cepat, kurang lebih 7 hari setelah operasi.

Pada prosedur ini benjolan wasir yang keluar dari dinding rektum akan dijepit ke anus agar dapat kembali ke tempatnya di dalam rektum. Aliran darah yang terpotong akan membuat jaringan benjolan wasir semakin menyusut dan menghilang.

Hemoroidektomi

Cara paling cepat menghilangkan benjolan ambeien adalah dengan melakukan prosedur operasi Hemoroidektomi. Hemoroidektomi adalah prosedur pengangkatan jaringan berlebih (atau benjolan) yang menyebabkan perdarahan.

Operasi ini memang lebih menyakitkan setelah anastesinya hilang. Waktu pemulihannya juga butuh 2-6 minggu sampai pasien bisa aktivitas normal. Namun prosedur ini sangat cocok bagi Anda yang mengalami ambeien kambuhan.

Efek Samping Operasi Ambeien

Prosedur pengobatan ambeien ini bukan tanpa efek samping. Setelah melakukan operasi ambeien ada beberapa hal yang mungkin dialami pasien. Berikut beberapa efek samping operasi ambeien.

Nyeri Saat BAB

Luka pasca operasi akan membutuhkan waktu penyembuhan, oleh karenanya selama proses ini pasien akan merasakan nyeri saat melakukan BAB. Rasa sakit ini akan semakin berkurang seiring berjalannya waktu.

BAB Bocor

Pasca operasi ambeien biasanya pasien jadi sulit mengontrol buang air besar (BAB). Hal ini bisa terjadi karena adanya saraf yang mengatur BAB di area rektum mengalami luka atau kerusakan.

Infeksi atau Abses Anal

Abses atau penumpukan nanah di area anus bisa terjadi karena infeksi pasca operasi ambeien. Abses ini muncul akibat tekanan di bawah kulit dan menyebabkan nyeri serta bengkak pasca operasi.

Pendarahan

Efek samping operasi ambeien selanjutnya adalah perdarahan yang biasanya terjadi 7 hari pasca operasi. Perdarahan ini dialami saat pasien melakukan BAB. Jika Anda masih mengalami perdarahan sebulan pasca operasi, ada baiknya segera hubungi dokter.

Retensi Urin

Pasca operasi ambeien pasien juga bisa mengalami gejala kesulitan mengeluarkan urin atau retensi urin. Ini sangat umum terjadi, biasanya pasien akan mengalami gejala urin keluar semakin banyak atau sebaliknya.

Stenosis

Adalah penyempitan lubang anus yang biasanya dialami oleh pasien yang menjalani prosedur hemoroidektomi. Penyempitan ini bisa menyebabkan risiko timbulnya hemoroid interna.

Penderita stenosis harus mengubah pola makan dan pola hidupnya menjadi lebih sehat agar wasir tak kembali menyerang atau kambuh.

Fitsula Ani

Ini merupakan kondisi dimana terbentuknya saluran kecil abnormal diantara usus besar dan kulit luar di sekitar anus. Saluran abnormal ini bisa menyebabkan keluarnya nanah secara terus menerus.

Pasien yang mengalami fitsula ani biasanya akan mengalami beberapa gejala mulai dari iritasi, rasa tak nyaman pada kulit anus, dan nanah yang terus keluar. Untuk mengatasi hal ini perlu prosedur pembedahan lanjutan.

Konstipasi

Efek samping operasi ambeien juga bisa membuat Anda kesulitan BAB atau konstipasi. Hal ini terjadi karena BAB terjebak di saluran pembuangan sehingga sulit dikeluarkan. Untuk mengatasi hal ini pasien disarankan untuk melakukan diet sehat.

Perlu diingat bahwa ada banyak faktor yang bisa menyebabkan efek samping operasi ambeien di atas. Hanya 5 dari 100 orang pasien operasi ambeien yang harus melakukan operasi ulang.

Beberapa faktor yang bisa mempengaruhi efek samping tadi bisa karena tingkat keparahan ambeien, kualifikasi dokter, dan lain-lain. Oleh karena itu lakukan konsultasi secara seksama dengan dokter ahli sebelum memutuskan melakukan operasi.

Atasi Ambeien Sebelum Parah dengan Cara Ini!

Jika Anda sudah mulai mengalami beberapa gejala ambeien, sebaiknya segera lakukan upaya pengobatan. Sebelum kondisinya semakin parah dan mengharuskan Anda melakukan operasi.

Ketika sudah terasa gejala wasir, segera konsumsi obat alami yang mampu meredakan peradangan dan juga melancarkan BAB Anda. Salah satu obat alami yang bisa Anda konsumsi tanpa resep dokter adalah Clofen.

Clofen adalah obat ambeien alami yang mengandung bahan-bahan tradisional seperti ekstrak pepaya yang dapat memperlancar buang air besar (BAB).

Selain itu, Clofen obat wasir juga mengandung troxerotin dan daun wangu untuk memperbaiki kelenturan pembuluh darah serta mencegah radang pada ambeien.