Lensa kontak atau softlens kini lebih banyak dipilih ketimbang penggunaan kaca mata. Selain mampu membantu penglihatan, lensa kontak juga lebih simpel bahkan bisa membuat mata terlihat lebih cantik.

Namun, jika tak digunakan dengan bijak, lensa kontak juga bisa menimbulkan efek samping. Lensa kontak bisa menimbulkan atau memberikan efek negatif pada mata lho.

Mulai dari infeksi, alergi, mata merah, mata kering, gangguan penglihatan, perubahan bentuk bola mata, dan yang paling sering terjadi adalah iritasi.

Faktor Penyebab Mata Iritasi Akibat Softlens

Iritasi merupakan salah satu masalah yang sangat umum dan sering dialami oleh pengguna lensa kontak. Karena softlens dipakai langsung menempel pada bola mata, maka tak heran jika penggunaannya kurang hati-hati bisa menimbulkan masalah.

Berikut beberapa faktor yang bisa menyebabkan iritasi mata akibat softlens:

  • Kurang memperhatikan kebersihan softlens.
  • Tempat penyimpanan softlens yang kurang steril.
  • Penggunaan softlens yang rusak atau kadaluarsa.
  • Penggunaan lensa kontak dalam jangka waktu lama.
  • Menggunakan softlens saat tidur, mandi, atau berenang.
  • Pemakaian softlens bergantian dengan orang lain.

Faktor kebersihan memanglah penting, karena mata adalah organ yang sensitif. Oleh karena itu, selalu perhatikan kebersihan softlens dan juga tangan ketika akan memakai atau melepas lensa kontak.

Ciri-Ciri Mata Iritasi Akibat Softlens

Iritasi mata akibat softlens akan menimbulkan beberapa atau ciri-ciri pada penderitanya. Berikut beberapa ciri-ciri mata iritasi akibat softlens:

  • Mata menjadi merah.
  • Muncul rasa gatal, perih, atau bahkan nyeri pada mata.
  • Mata jadi lebih sensitif terhadap cahaya.
  • Mata menjadi berair secara tak wajar.
  • Pandangan menjadi buram.
  • Muncul kotoran mata yang lengket alias ropy.
  • Mata jadi belekan.

Jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut sebaiknya segera beri penanganan pada mata Anda. Karena jika tidak segera diatasi, maka bisa menimbulkan permasalahan penglihatan.

Penanganan Mata Iritasi Akibat Softlens

Jika gejala yang Anda alami belum terasa parah, Anda bisa segera melakukan perawatan sendiri di rumah. Berikut beberapa cara mengatasi mata iritasi akibat softlens atau lensa kontak:

Hentikan Penggunaan Lensa Kontak

Cara mengatasi iritasi mata akibat softlens yang pertama adalah dengan menghentikan pemakaian lensa kontak. Sebagai solusinya, Anda bisa beralih menggunakan kacamata. Anda bisa mulai menggunakan lensa kontak jika gejala mata merah sudah menghilang.

Ganti Lensa Kontak

Iritasi bisa saja terjadi karena penggunaan lensa kontak yang rusak atau kadaluarsa. Oleh karena itu sebaiknya ada membuang lensa kontak yang lama dan belilah yang baru. Selalu perhatikan petunjuk pemakaian dari lensa kontak yang Anda beli.

Kompres Mata

Terkadang iritasi akibat softlens menyebabkan rasa yang tidak nyaman seperti nyeri dan gatal. Untuk mengatasinya Anda bisa mengompres mata dengan air hangat.

Gunakan handuk bersih yang sudah dibasahi air hangat. Selain air hangat, Anda juga bisa menggunakan air dingin, buah mentimun, serta kentang.

Witch Hazel

Cara mengatasi iritasi yang selanjutnya adalah membersihkan mata dengan cairan khusus. Gunakan cairan yang mengandung witch hazel. Zat alami yang terkandung pada tanaman ini dapat menyegarkan mata serta mengatasi gangguan mata seperti mata merah dan iritasi mata.

Kandungan witch hazel ini bisa Anda temukan pada produk bernama Y-Rins. Y-Rins adalah obat pencuci mata yang dapat membantu membersihkan, menyejukkan, dan menyegarkan mata yang lelah dan sakit.

Kunjungi Dokter

Jika berbagai gejala yang Anda alami tak kunjung menghilang setelah beberapa hari, sebaiknya segera konsultasi ke dokter untuk mendapat penanganan khusus. Semakin cepat penanganan, maka akibat terburuk bisa dicegah lebih cepat.

Cegah Iritasi Mata Akibat Softlens Terjadi Lagi

Setelah mengetahui ciri-ciri mata iritasi akibat softlens, maka kini Anda juga harus mengetahui bagaimana cara agar iritasi tersebut tidak menyerang mata Anda kembali.

  • Pastikan tangan selalu dalam keadaan bersih saat akan menggunakan atau melepas softlens.
  • Perhatikan petunjuk pemakaian softlens, jangan gunakan melebihi batas pemakaian
  • Bersihkan softlens secara rutin menggunakan cairan khusus, bukan dengan air keran apalagi ar liur.
  • Rutin bersihkan tempat penyimpanan softlens dengan cairan khusus. Anda juga harus mengganti kotak penyimpanannya setelah 2-3 bulan pemakaian.
  • Jangan gunakan softlens dalam waktu yang sangat lama. Pastikan untuk selalu meneteskan obat mata saat mata mulai terasa kering.
  • Jangan gunakan softlens saat tidur, mandi, maupun berenang.

Facebook
Twitter
LinkedIn