Sebagai bagian tubuh terluar manusia maka kulit menjadi benteng pertama dari paparan lingkungan maupun benda asing.

Tak jarang pula kulit mengalami permasalahan, salah satu masalah kesehatan paling berbahaya yang bisa menyerang kulit adalah kanker kulit.

Kanker kulit merupakan jenis kanker yang tumbuh di jaringan kulit. Kanker kulit ditandai dengan munculnya berbagai gejala seperti bercak, benjolan, tahi lalat yang tidak normal, dan lain-lain.

Kanker kulit disebabkan karena adanya kerusakan DNA pada sel kulit yang memicu mutasi atau cacat 

genetik. Kondisi ini mengakibatkan sel kulit berkembang biak dengan sangat cepat dan membentuk tumor ganas.

Salah satu penyakit kulit yang banyak dialami masyarakat adalah tumbuhnya kutil. Pada beberapa kasus, kutil dapat menjadi ganas.

Lalu benarkah kutil menjadi salah satu tanda kanker kulit atau bisa menjadi penyebab kanker kulit?

Mengenal Jenis Kanker Kulit

Pada dunia medis, kanker kulit utamanya dibedakan jadi menjadi 3 yaitu kanker kulit karsinoma sel basal, karsinoma sel skuamosa, dan melanoma. Berikut penjelasan jenis-jenis kanker kulit.

Kanker Kulit Karsinoma Sel Basal

Karsinoma sel basal berasal dari bagian terdalam dari lapisan kulit terluar atau epidermis. Kanker kulit jenis ini biasanya ditandai dengan munculnya benjolan kecil dan halus seperti mutiara pada kulit, dan adanya jaringan parut berwarna coklat.

Setelah beberapa lama luka ini dapat mengeluarkan darah dan berair lalu menimbulkan kerak. Karsinoma sel basal b biasanya terjadi di daerah kulit yang kerap terpapar sinar matahari seperti wajah, kulit kepala, leher.

Luka juga bisa terjadi pada bagian dada dan punggung. 

Kanker Kulit Karsinoma Sel Skuamosa

Karsinoma sel skuamosa merupakan kanker kulit yang terjadi pada bagian tengah dan terluar epidermis. Kanker kulit jenis ini juga sering timbul pada area kulit yang sering terpapar sinar matahari.

Namun bagi para pemilik kulit berwarna gelap, karsinoma sel skuamosa cenderung muncul pada area kulit yang jarang terpapar sinar matahari seperti pada telapak tangan dan kaki.

Kanker Kulit Melanoma

Melanoma terjadi dari sel penghasil pigmen kulit atau melakosit. Kanker jenis ini lebih jarang terjadi jika dibandingkan dengan 2 jenis kanker sebelumnya, namun lebih sulit diobati.

Melanoma ini bisa terjadi di bagian kulit mana saja, baik kulit yang sering terpapar sinar matahari, kulit normal, maupun pada tahi lalat yang hidup dan berkembang menjadi kanker.

Kasus melanoma sering muncul pada area wajah, namun pada wanita lebih sering terjadi pada bagian bawah kaki. Sedangkan bagi pemilik kulit gelap melanoma kerap terjadi pada kulit yang jarang terpapar sinar matahari.

Ciri-Ciri Kanker Kulit

Setiap jenis kanker memiliki gejala maupun ciri-ciri yang berbeda. Umumnya kanker kulit ditandai dengan lesi. Lesi adalah jaringan kulit yang tumbuh abnormal baik di atas maupun di bawah permukaan kulit.

Berikut penjelasan ciri-ciri kanker kulit berdasarkan jenisnya.

Ciri-ciri kanker kulit karsinoma sel basal

  • Muncul benjolan yang tampak seperti lilin dan agak mengkilap
  • Lesi berbentuk datar pada permukaan kulit yang berwarna gelap dan berwarna coklat kemerahan seperti daging
  • Adanya luka pendarahan atau keropeng yang kerap kambuh

Ciri-ciri kanker kulit karsinoma sel skuamosa 

  • Muncul benjolan keras dan kemerahan pada kulit
  • Lesi berbentuk datar dan bersisik layaknya kerak
  • Lesi dapat menimbulkan rasa gatal, berdarah, dan menimbulkan kerak

Ciri-ciri kanker kulit melanoma

  • Muncul bintik kecoklatan berukuran besar dengan bintik yang lebih gelap
  • Tahi lalat yang hidup lalu berubah warna dan ukurannya
  • Lesi berukuran kecil dengan batas yang tidak beraturan dan terlihat berwarna kemerahan, merah muda, putih, biru, atau biru-hitam.
  • Lesi dapat menimbulkan rasa terbakar dan gatal yang menyakitkan.
  • Muncul lesi yang berwarna gelap di telapak tangan atau kaki, ujung jari tangan atau kaki, dan selaput lendir seperti mulut, hidung, vagina, maupun anus.

Jika Anda memiliki kutil dan khawatir dengan risiko kanker kulit, coba perhatikan apakah kutil yang Anda alami menimbulkan beberapa ciri di atas. Untuk memastikannya Anda harus melakukan pemeriksaan ke dokter.

Namun jika kutil baru muncul dan belum parah atau menimbulkan gejala-gejala lain, Anda bisa melakukan perawatan sendiri di rumah dengan mengoleskan salep khusus seperti Callusol.

Kombinasi bahan-bahan keratolitik dari asam salisilat, asam laktat, dan polidocanol di dalam larutan Callusol akan melunakkan dan melepaskan penebalan kulit secara bertahap. Setelah beberapa kali pemakaian kutil akan terlepas sendiri dari kulit.

Facebook
Twitter
LinkedIn