Saat ini jika ingin mendapatkan berat badan ideal caranya semakin mudah. Salah satunya dengan fat burner, suplemen nutrisi yang dapat membantu pembakaran lemak.

Produk ini juga semakin laris di pasaran dengan berbagai jenis dan jaminan penurunan berat badan yang instan. Tapi sebenarnya bagaimana cara kerja fat burner, dan apakah fat burner benar-benar bekerja?

Apa itu Fat Burner?

Fat burner menjadi tren tersendiri terutama di kalangan mereka yang mengalami berat badan berlebih. Obat pembakar lemak adalah suplemen nutrisi yang secara khusus ditujukan untuk merangsang metabolisme Anda dalam pembakaran lemak, meningkatkan penurunan berat badan, danmeningkatkan oksidasi lemak selama Anda berolahraga atau melakukan aktivitas. 

Fat burner berbeda dengan suplemen pre-workout yang mungkin biasa Anda minum sebelum memulai latihan. Meskipun fat burner bisa dimasukan dalam golongan suplemen  pre-workout, namun tujuannya berbeda.

Suplemen pre-workout membantu Anda untuk memaksimalkan kemampuan selama Anda melakukan latihan dan juga meningkatkan efek dari latihan itu sendiri.

Sementara fat burner dikhususkan pada metabolisme tubuh untuk membakar lemak terutama ketika ketika ditambah berolahraga.

Bagaimana Cara Kerja Fat Burner?

Untuk memahami bagaimana fat burner bekerja, kita terlebih dahulu harus melihat bagian lemak dalam tubuh mana saja dan jenis lemak yang menjadi target pembakaran lemak. Proses pembakaran lemak dalam tubuh sendiri ada dua jenis. 

Tubuh manusia terdiri dari dua jenis sel lemak, yaitu sel lemak adiposa dan sel lemak termogenik. Sel-sel lemak adiposa berfungsi sebagai penyimpan energi dalam bentuk lemak dan mengeluarkannya dan kemampuan anti obesitas.

Sedangkan sel-sel lemak termogenik membantu suhu tubuh agar tidak hipotermia dan mempertahankan tubuh terhadap obesitas.

Thermogenesis

Sel-sel lemak termogenik adalah sasaran utama pembakaran lemak. Thermogenesis adalah proses metabolisme di mana tubuh Anda membakar kalori untuk menghasilkan panas.

Beberapa faktor yang dapat memicu thermogenesis dalam tubuh adalah olahraga, diet, suhu tempat tinggal. Thermogenesis dapat membantu penurunan berat badan karena meningkatkan pembakaran kalori dalam tubuh. 

Lipolisis

Lipolisis adalah penguraian lipid yang melibatkan hidrolisis trigliserida  menjadi gliserol dan asam lemak bebas. 

Selama proses ini asam lemak bebas, dilepaskan dalam aliran darah ke seluruh tubuh. Lipolisis juga dapat diartikan sebagai proses dalam tubuh memecah trigliserida yang disimpan, menjadi dua komponen gliserol dan asam lemak.

Oleh karena itu, fat burner bertujuan untuk meningkatkan metabolisme dengan membuat tubuh menciptakan energi dan menggunakan energi yang tersimpan untuk menciptakan panas.

Pada intinya, fat burner akan membuat tubuh membakar lebih banyak kalori dan lemak dengan menghasilkan panas.

Selain itu, mekanisme dari fat burner juga membuat mereka yang mengonsumsi merasa kenyang lebih lama sehingga bisa mengendalikan makan dan mengendalikan penyebaran lemak. 

Apa Saja Jenis Fat Burner?

Jenis dari fat burner sendiri beragam. Beberapa dari jenis terkait dengan proses yang dialami dan rangsangan dalam tubuh.

Termogenik

Ini adalah jenis fat burner yang menargetkan produksi panas dalam sel. Jenis ini menargetkan sel-sel lemak termogenik bukan sel lemak adiposa.

Stimulant-free

Jenis yang ini bertujuan untuk meningkatkan metabolisme tanpa kafein. Kandungan kafein tidak sesuai untuk beberapa orang, dari degup jantung yang berlebihan atau efek lainnya. 

Penekan Nafsu Makan

Suplemen jenis ini dirancang untuk menekan nafsu makan atau mengurangi selera makan Anda. Anda akan menghindari ngemil atau juga makan berlebihan.

Banyak suplemen jenis ini yang mengandung kafein atau ekstrak yang punya kandungan kafein. Ini karena memang kafein diketahui dapat menekan nafsu makan dan meningkatkan energi.

Penghambat Karbohidrat

Suplemen jenis ini berfungsi untuk menghambat karbohidrat agar tidak sepenuhnya dicerna oleh tubuh. Cara kerjanya adalah dengan menghentikan enzim, karena karbohidrat tidak sepenuhnya terserap, maka tidak ada kalori dan gula berlebihan yang terbentuk. 

Apa Saja Kandungan Fat Burner?

Setiap jenis fat burner mengandung komposisi yang berbeda-beda atau dapat dikombinasikan. Ada beberapa bahan umum yang biasanya ditemukan dalam fat burner, seperti:

Kafein

Sebagian besar fat burner mengandung kafein. Kafein di dalam fat burner dimaksudkan untuk menjaga fokus Anda, meningkatkan mood, meminimalkan kelelahan. Sebagai fat burner, kafein berfungsi mengurangi rasa lapar, dan tergantung jenis kafeinnya, dapat membantu pembakaran kalori.

Kafein bisa juga berasal dari ekstrak, beberapa ekstrak memiliki sifat kimia yang meningkatkan metabolisme, dan ada juga yang bisa meningkatkan antioksidan.

L-Carnitine

Pada dasarnya L-Carnitine bisa ditemukan dalam susu atau daging merah. L-Carnitine membantu memindahkan asam lemak dalam tubuh dan menggunakannya untuk meningkatkan dan mengeluarkan energi. Menariknya L-Carnitine juga dapat mengurangi nyeri-nyeri otot yang biasanya dialami setelah berolahraga. 

Chromium

Chromium sendiri adalah mineral alami yang ditemukan dalam tubuh dengan jumlah yang rendah.  Danjuga chromium telah terbukti meningkatkan efek insulin, yang dapat menjaga kadar glukosa dalam tubuh. 

Pada pembakar lemak, chromium dimaksudkan untuk membantu tubuh mengatur gula dan karbohidrat.

Apakah Fat Burner Bekerja?

Beberapa fat burner benar-benar terbukti meningkatkan metabolisme dan meningkatkan lemak yang terbakar. Beberapa penelitian juga telah banyak menunjukan bahwa kandungan kafein dapat meningkatkan pengeluaran energi.

Sehingga kafein dapat membantu pembakaran lemak lebih banyak dengan meningkatkan jumlah energi yang Anda habiskan. Suplemen dengan teh hijau, atau ekstrak teh hijau terbukti meningkatkan metabolisme. Mereka yang mengonsumsi teh hijau terbukti dapat mengecilkan ukuran pinggang dan total lemak mereka.

Pembakar lemak juga meningkatkan termogenesis dan lipolisis yang di mana keduanya adalah proses pembakaran lemak dalam tubuh.

Fat burner memang telah terbukti dalam membantu tubuh membakar lemak, tapi Anda tetap harus jeli melihat kandungan di dalamnya, mengetahui cara kerjanya, dan memahami cara kerja tubuh Anda sendiri.

Saat ini dengan semakin banyaknya fat burner yang diproduksi dengan janji-janji manis yang ditawarkan jangan sampai membuat Anda terkecoh. Pilihlah fat burner yang memang telah terdaftar di BPOM.

Suplemen pembakar lemak seperti Slendy bisa menjadi pilihan Anda, tidak hanya aman, Slendy juga tersedia dalam dua rasa buah yang enak, anggur dan jeruk. Cara meminumnya juga mudah, Anda bisa menghisapnya ketika Anda sedang beraktivitas.