Kapalan adalah kondisi permukaan kulit yang mengeras. Kondisi ini umumnya tidak berbahaya dan dapat hilang dengan sendirinya. Tetapi terkadang kapalan yang sering muncul pada bagian kaki dan tangan dapat mengganggu kegiatan Anda sehari-hari.

Ketika kapalan sudah mengganggu, Anda dapat segera melakukan pengobatan dan melakukan pencegahan agar kapalan tidak kembali mengganggu Anda.

Bagaimana caranya? Simak penjelasannya di bawah ini. 

Apa Itu Kapalan?

Kapalan adalah penebalan atau pengerasan kulit yang terjadi akibat gesekan atau tekanan yang terjadi berulang-ulang. Biasanya, kapalan terjadi pada telapak tangan dan bagian kaki. Kapalan juga dapat disebabkan oleh kulit yang terlalu kering dan kekurangan lapisan lemak. Penyebab ini sering dialami oleh lansia.

Ketika kulit mengalami kapalan, kulit akan menjadi lebih tebal, sedikit menonjol, mengalami perubahan warna menjadi kekuningan, dan menjadi kurang sensitif. Perubahan ini dilakukan oleh kulit sebagai bentuk perlindungan terhadap tekanan gesekan yang sering, keras, dan berlebihan.

Ada dua jenis kapalan, yaitu kapalan yang berbentuk kecil dan biasanya muncul pada bagian dekat jari tangan dan kaki. Yang kedua adalah kapalan yang muncul di bagian bawah telapak kaki dan tangan yang memiliki ukuran lebih besar.

Kapalan berbeda dengan kondisi kulit lainnya seperti kutil atau mata ikan yang dapat menular dan berbahaya. Kapalan bukan kondisi kulit yang berbahaya dan dapat hilang dengan sendirinya. 

Dalam beberapa kasus, kapalan dapat mengganggu karena letaknya yang dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, mengurangi percaya diri, hingga nyeri. Ketika hal ini terjadi, Anda dapat segera mengatasi dan mencegahnya dengan menggunakan obat-obatan atau bahan-bahan alami.

Gejala Kapalan Muncul di Kulit

Kapalan adalah bentuk perlindungan kulit dari tekanan yang berlebihan terhadap kulit. Agar tidak terjadi iritasi dan luka, kulit akan mulai mengeras dan melindungi permukaan kulit dari tekanan dan gesekan yang keras. Perlindungan ini yang menyebabkan kapalan.

Kapalan bukan kondisi kulit yang muncul tiba-tiba. Sebelum kulit mulai mengeras dan timbul kapalan, akan timbul beberapa gejala sebagai berikut:

  • Kulit menebal dan kasar

Ketika kapalan akan muncul, area kulit akan mengalami penebalan kulit yang signifikan. Selain menebal, area yang mengalami kapalan akan terasa lebih kasar daripada kulit di sekitarnya.

  • Kulit mengeras dan muncul benjolan

Pada dasarnya, kulit merupakan bagian tubuh yang elastis dan berfungsi untuk melindungi tubuh dari gesekan dan tekanan. Ketika permukaan kulit mengalami gesekan dan tekanan terus-menerus, kulit akan melindungi dirinya dengan cara menjadi lebih tebal dan kasar.

  • Timbul rasa nyeri di bawah permukaan kulit

Pada beberapa kasus kapalan, bagian bawah kulit akan terasa nyeri, terutama ketika sedang beraktivitas. 

  • Kulit mengelupas

Kulit yang mengalami kapalan menahun dapat perlahan-lahan terkelupas. Namun jika tidak dilakukan pencegahan, kapalan dapat muncul kembali

  • Muncul cairan dan terasa sakit

Meskipun jarang terjadi, namun kapalan dapat mengalami infeksi. Ketika kapalan mengalami luka atau bagian kapalan dan sekitarnya tidak dibersihkan secara rutin, hal ini dapat menyebabkan infeksi seperti munculnya cairan atau nanah. 

Ketika hal ini terjadi, hindari untuk memecahkan kapalan dan cairan di sekitarnya. Segera lakukan pengobatan atau konsultasikan kondisi Anda ke dokter untuk dilakukan penanganan.

Penyebab Umum Kapalan

Kapalan disebabkan oleh aktivitas yang berat dan sering dilakukan. Berolahraga atau pekerjaan berat adalah salah satunya. Umumnya, kapalan muncul pada bagian tangan dan kaki.

Ketika telapak tangan sering melakukan pekerjaan yang sering dan cukup sering menimbulkan gesekan. Diantaranya adalah menulis, mengendarai motor, atau bermain alat musik. 

Kapalan juga sering muncul pada bagian permukaan kaki terutama pada bagian tumit. Kapalan yang muncul pada bagian telapak kaki dapat menimbulkan rasa yang tidak nyaman bahkan nyeri ketika Anda berjalan.

Cara Menghilangkan Kapalan

Kapalan dapat hilang dengan sendirinya ketika gesekan sudah tidak sering terjadi lagi. Namun, seperti yang sudah dijelaskan di atas, kapalan yang muncul sering mengganggu.

Baik itu menimbulkan rasa nyeri atau mengurangi rasa percaya diri Anda karena penampilan kapalan yang terkadang kurang enak dilihat.

Jika Anda ingin menghilangkan kapalan, ada beberapa cara yang dapat dilakukan. Karena kapalan bukan kondisi kulit yang berbahaya, Anda dapat menghilangkan kapalan dengan menggunakan bahan-bahan alami yang mudah didapatkan. 

Beberapa diantaranya adalah:

Rendam Dengan Air Hangat dan Larutan Garam Epsom

Menurut American Academy of Dermatology, air hangat adalah cara pertama dan paling mudah yang dapat Anda lakukan untuk menghilangkan kapalan.

Caranya adalah dengan merendam bagian kulit yang mengalami kapalan selama 5 hingga 10 menit. Merendam kapalan dengan air hangat akan membuat kulit yang mengeras akan melembut.

Anda juga dapat mencampurkan larutan garam epsom atau garam inggris sebanyak dua atau tiga sendok teh pada air hangat ketika merendam kapalan. Kandungan garam epsom berfungsi sebagai exfoliating yang dapat mengikis bagian kulit mati. 

Perlu Anda perhatikan jika menghilangkan kapalan tidak dapat dilakukan dengan cepat dan hasilnya akan terasa langsung. Anda perlu melakukannya secara rutin dan bertahap. Karena jika tidak, kapalan akan mengalami iritasi dan menyebabkan kulit bernanah. 

Batu Apung

Batu apung adalah batu vulkanik yang berwarna putih atau abu-abu muda dan berongga. Batu ini sangat dikenal sebagai batu yang ampuh untuk menghilangkan kulit mati dan untuk melembutkan kulit. 

Batu apung juga dapat Anda gunakan untuk menghilangkan kapalan. Caranya adalah dengan menggosokkan batu apung secara perlahan-lahan pada bagian kulit yang mengalami kapalan. 

Anda dapat menggosokkan batu apung setelah berendam. Hal ini dibutuhkan untuk melembutkan kulit serta untuk mengurangi iritasi akibat gesekan. 

Lakukan proses ini secara perlahan-lahan dan rutin agar kapalan dapat hilang secara bertahap.

Menjaga Kelembaban Kulit

Bagian kulit yang kering akan lebih mudah mengalami iritasi dan kapalan. Untuk mencegah dan mengobatinya, Anda sebaiknya selalu menjaga kelembaban kulit. 

Gunakan pelembab secara rutin sebanyak dua kali sehari. Oleskan pelembab lebih banyak pada area kapalan atau area yang rentan mengalami kapalan. 

Selain menggunakan pelembab, Anda juga dapat menggunakan bahan-bahan alami untuk menjaga kelembaban kulit seperti lidah buaya atau minyak zaitun.

Tea Tree Oil

Tea tree oil adalah minyak esensial yang mengandung banyak komponen yang baik untuk kulit. Minyak ini memiliki kandungan antijamur, antibakteri, dan antiseptik alami. 

Mengoleskan tea tree oil pada area kapalan atau merendam kulit kapalan dengan campuran air hangat dapat melembutkan kulit yang mengeras akibat kapalan.

Ketika merendam kulit menggunakan campuran tea tree oil, sebaiknya jangan dilakukan terlalu lama karena tea tree oil memiliki kandungan yang sangat kuat dapat merusak lapisan kulit.

Sari Cuka Apel

Sama halnya dengan tea tree oil, sari cuka apel juga memiliki banyak manfaatnya bagi tubuh. Sari cuka apel dapat Anda gunakan sebagai bahan untuk menghaluskan kulit dan menghilangkan kapalan.

Cara menggunakannya adalah dengan mencampurkan satu tetes cuka apel dan empat gelas air ke wadah lalu rendam bagikan kulit kapalan selama 20 menit.

Asam Salisilat

Asam salisilat (salicylic acid) merupakan zat yang terbukti secara medis untuk menghilangkan beberapa penyakit dan gangguan kulit.

Penyakit seperti jerawat, dermatitis, psoriasis, hingga kutil dapat disembuhkan dengan menggunakan obat yang mengandung asam salisilat.

Jenis obat yang mengandung asam salisilat sangat mudah dan ampuh untuk digunakan terutama untuk kutil pada kaki dan tangan. Asam salisilat biasanya berbentuk obat oles yang berbentuk salep, krim, atau gel.

Salah satu obat yang mengandung asam salisilat dan ampuh menghilangkan penyakit kulit seperti kutil, kapalan, atau mata ikan adalah Callusol. 

Callusol adalah obat oles yang mengandung asam salisilat dan mampu mengatasi penyakit kulit luar seperti kutil, mata ikan, dan kapalan dengan cepat.

Kombinasi bahan-bahan keratolitik dari asam salisilat, asam laktat, dan polidocanol di dalam larutan Callusol akan melunakkan dan melepaskan penebalan kulit secara bertahap.

Setelah beberapa kali pemakaian, mata ikan, kapalan, maupun kutil akan terlepas sendiri dari kulit.

Cara pakai Callusol pun sangat mudah, cukup dioles langsung ke kutil, kemudian tutup dengan perban. Kutil pun akan hilang sendiri setelah beberapa kali pemakaian.

Menghilangkan kapalan bukan hal yang sulit dan mahal, namun yang perlu Anda perhatikan adalah semua cara ini harus dilakukan secara rutin dan perlahan.

Saat Anda melakukan prosesnya terlalu sering dan berlebihan justru dapat menyebabkan kulit iritasi dan infeksi.

Cara Mencegah Kapalan

Karena disebabkan oleh kegiatan yang sering dan berlebihan, kapalan dapat muncul kembali jika Anda tidak mengubah kebiasaan Anda.

Untuk mencegah kapalan kembali terjadi pada bagian kaki dan tangan, Anda dapat melakukan beberapa cara di bawah ini:

Menggunakan Sarung Tangan

Olahraga berat yang melibatkan tangan seperti angkat beban dapat menyebabkan kapalan. Begitu juga dengan lama mengendarai motor. Kulit telapak tangan yang tipis akan menjadi tebal untuk mengurangi gesekan. 

Sebelum kapalan muncul, sebaiknya Anda mulai menggunakan sarung tangan untuk melindungi kulit dari gesekan yang keras.

Pakai Pelembab

Kulit yang kering memiliki risiko lebih tinggi tumbuh kapalan di kulit. Menjaga kelembaban kulit seperti menggunakan pelembab dapat mengobati sekaligus mencegah kapalan muncul.

Oleskan pelembab secara rutin pada bagian kulit yang sering mengalami gesekan agar tidak muncul kapalan maupun iritasi.

Pakai Sepatu Sesuai Ukuran

Ukuran sepatu yang tidak tepat dapat mengakibatkan kaki nyeri dan kapalan. Ketika sepatu terlalu besar, kaki akan mengalami banyak gesekan yang cukup kuat ketika berjalan.

Sama halnya dengan sepatu yang terlalu sempit. Tekanan kaki terus-menerus selama Anda menggunakan sepatu sempit dapat menimbulkan kapalan.

Bagi wanita, hak tinggi dan sepatu dengan ujung sempit juga berisiko munculnya kapalan. Ketika menggunakan sepatu hak tinggi, tekanan pada telapak kaki tidak akan merata dan akan menyebabkan bagian depan kaki mengalami tekanan lebih besar. 

Gunakan Bantalan Sepatu dan Kaos Kaki

Memakai alas kaki yang nyaman dapat mencegah kapalan muncul. Ketika sepatu atau sandal yang Anda gunakan tidak memiliki sol atau bantalan yang nyaman dapat menimbulkan kapalan.

Gunakan bantalan sepatu dan kaos kaki untuk mengurangi gesekan dan tekanan pada telapak kaki ketika berjalan atau berlari.

Facebook
Twitter
LinkedIn