Semua orang menginginkan diet cepat yang bisa menurunkan berat badan 10 kg dalam sebulan. Karena itu, banyak yang melakukan cara-cara instan demi meraih tubuh langsing dalam sekejap ini.

Sayangnya, cara diet yang salah ini bukan saja tak sehat, tapi bisa berbahaya bahkan berakibat fatal pada organ tubuh.

Belum lagi, meski mungkin bisa membuat berat badan turun 5 kg atau bahkan 10 kg dalam hitungan minggu saja, diet yang salah tak akan bisa mempertahankannya. Berat badan pun biasanya akan naik lagi dalam waktu cepat.

Kebalikannya, cara diet yang benar mungkin tidak menunjukkan hasil instan. Tapi, diet sehat akan sekaligus menjaga kesehatan tubuh, dan berat badan ideal yang sudah dicapai pun akan bertahan lebih lama.

Di bawah ini akan kami bawah seperti apa diet yang salah dan seperti apa diet sehat yang benar, supaya Anda tak salah langkah.

6 Cara Diet Salah yang Dilakukan Banyak Orang

Berikut ini adalah kesalahan diet yang sering dilakukan saat ingin turun berat badan dengan cepat.

1. Makan terlalu sedikit

Untuk menurunkan berat badan, tubuh perlu memperbanyak kalori yang dibakar (misalnya dengan olahraga) dan mengurangi kalori yang masuk (dari makanan).

Sayangnya, banyak orang yang sedang diet memilih untuk tidak makan malam, atau tidak makan siang, atau mengurangi porsi makanan menjadi setengahnya.

Memang berat badan akan turun, tapi kekurangan kalori juga akan membuat kita kehilangan massa otot, merasa lapar dan lemas seharian sehingga aktivitas terganggu, dan metabolisme tubuh  melambat sehingga lama kelamaan berat badan cepat bertambah lagi.

2. Tidak olahraga

Tidak ada cara diet yang alami dan cepat tanpa disertai olahraga.

Diet yang tidak didukung olahraga biasanya akan menghasilkan berat badan yang turun karena massa otot yang hilang, bukan karena lemak yang hilang.

Tentunya kita tidak mau ini terjadi.

Untuk membakar lemak di tubuh, lakukan olahraga rutin yang berhubungan dengan kekuatan otot, misalnya angkat beban, sit up, dan sebagainya.

Olahraga kardio seperti lari juga bisa dilakukan untuk membantu membakar kalori dari makanan yang dikonsumsi.

3. Olahraga hanya lari saja

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, olahraga otot seperti angkat beban dan aktivitas lain yang biasanya membuat otot sakit setelahnya, adalah yang paling efektif untuk membakar lemak di tubuh (termasuk lemak perut).

Selain itu, olahraga otot juga meningkatkan jumlah kalori yang dibakar tubuh saat kita sedang beristirahat. Setelah olahraga seperti ini, bahkan saat kita tidur saja tubuh masih membakar kalori dengan efektif. 

Sedangkan olahraga kardio (yang bikin jantung berdebar lebih cepat) seperti lari, sepakbola, basket, dll, baik untuk kesehatan jantung dan untuk membakar kalori yang masuk lewat makanan. Tapi kurang efektif untuk membakar lemak yang sudah terpendam di tubuh sejak dulu.

4. Makan makanan low fat alias rendah lemak

Makanan yang diberi label rendah lemak biasanya mengandung gula lebih tinggi. 

Yang banyak orang belum tahu, tubuh gemuk dengan lemak yang menumpuk itu seringnya disebabkan bukan karena asupan lemak dari makanan, melainkan dari gula.

Contohnya, satu cup yogurt rasa buah yang dilabeli low fat bisa mengandung 30 gram gula. Padahal, asupan gula harian yang dianjurkan untuk orang dewasa hanya 25 gram per hari, TOTAL.

Inilah kenapa kalau makan dan minum hanya produk-produk low fat saja, sembari tetap mengonsumsi makanan dan minuman manis, berat badan malah akan naik.

5. Mengurangi makan daging, tanpa mengurangi karbohidrat

Protein terbukti secara medis bisa membantu menurunkan berat badan. 

Makan protein bisa membuat kita kenyang lebih lama, meningkatkan pembakaran kalori, dan melindungi massa otot sehingga saat berat badan turun, fokusnya adalah ke pembakaran lemak.

Protein bisa kita dapatkan dari berbagai kacang-kacangan, telur, dan daging.

Sayangnya, banyak orang yang sedang diet memilih menghindari makan daging namun tetap makan makanan tinggi karbohidrat seperti nasi, mie, dan roti, dalam porsi besar.

Padahal, jika dikonsumsi dalam porsi besar, karbohidrat lah yang bisa membuat berat badan bertambah. Sedangkan daging (terutama yang tanpa lemak) malah membantu menurunkan berat badan.

6. Minum gula

Seperti dijelaskan di atas, gula adalah penyebab utama berat badan berlebih.

Gula ada di banyak makanan dan minuman yang kita temui setiap hari, namun yang paling berbahaya adalah yang terkandung di minuman.

Saat makan makanan manis misalnya cake, biasanya kita bisa menahan diri dan hanya makan satu porsi saja.

Namun, saat minum minuman manis seperti jus, soft drink, dan lain-lain, kita bisa menghabiskan satu botol dalam waktu singkat. Padahal kandungan gulanya bisa mencapai 2x lipat kebutuhan gula harian.

Lebih parahnya, kalau makanan manis bisa membuat kita kenyang dan berhenti makan setelah terlalu banyak, tidak begitu dengan minuman manis. Meski sudah minum 3 botol soft drink dengan jumlah gula total 90 gram (hampir 4x lipat batas harian), otak kita tetap tidak menganggapnya sebagai makanan sehingga kita masih akan merasa lapar.

6 Cara Diet yang Benar Tanpa Mengganggu Kesehatan

Sebetulnya diet sehat yang baik dan benar itu sangat sederhana dan tidak akan bikin kita kelaparan ataupun lemas seharian. 

Bahkan, menurut penelitian yang dilakukan para ahli gizi, hanya ada 6 langkah diet sehat dan alami yang perlu dilakukan untuk menurunkan berat badan dan menjaga berat badan ideal untuk seterusnya. 

Simak cara diet sehat di bawah ini yang bisa Anda ikuti.

1. Kurangi gula dan karbohidrat

Saat kita mengurangi asupan gula dan karbohidrat dalam makanan sehari-hari, tubuh tak akan merasa cepat lapar dan tak butuh makan banyak-banyak.

Inilah kenapa saat makan mie atau nasi goreng, kita bisa makan dalam porsi besar. Tapi saat makan daging dan sayuran, porsi biasa saja sudah bikin kenyang.

Ketika kita mengurangi asupan karbohidrat, misalnya biasanya makan nasi 3x sehari kini dikurangi jadi satu kali saja, tubuh jadi tak punya cukup karbohidrat untuk dibakar menjadi energi. 

Solusinya? Tubuh pun mulai membakar tumpukan lemak dan badan kita sebagai sumber energi.

Inilah kenapa mengurangi gula dan karbohidrat adalah cara paling efektif untuk membakar lemak di tubuh.

2. Penuhi piring makan dengan protein, lemak, dan sayur; bukan dengan nasi

Setiap porsi makanmu harus mengandung:

  • Minimal 1 sumber protein (daging, ikan, telur)
  • Minimal 1 sumber lemak baik (minyak zaitun, minyak kelapa, alpukat, mentega)
  • Minimal 1 jenis sayur 

Karbohidrat seperti nasi tidak wajib ada. Tapi kalau Anda tak bisa makan kalau tidak pakai nasi, pastikan porsinya dikurangi jadi maksimal setengah porsi. 

Atau, lebih baik lagi, kalau tak mau mengurangi porsi nasi Anda bisa coba ganti nasi putih dengan nasi merah yang lebih rendah karbohidrat dan tinggi serat.

Begitu pun dengan pasta, mie, dan roti. Kurangi porsinya atau ganti dengan pasta, mie, dan roti yang tinggi serat dan rendah karbohidrat.

Ini bisa didapat dari pasta whole wheat, roti whole wheat, dan mie soba Jepang yang terbuat dari kacang-kacangan.

3. Makan teratur dengan porsi normal

Hindari tidak makan malam demi turun berat badan. Selain tidak efektif dan tidak sehat, melewatkan jam makan dengan sengaja malah bisa membuat tubuh lemas dan makan berlebihan di waktu selanjutnya.

Hindari juga makan dengan porsi terlalu sedikit.

Silakan makan dengan porsi normal seperti yang sudah dijelaskan di atas, hanya saja komposisinya yang diubah. Jangan terlalu banyak nasi, tapi harus didominasi oleh jenis makanan lain.

Sesuaikan jadwal makan dengan jadwal Anda yang biasa, mungkin 3 kali sehari atau 4 kali kalau biasa makan sore juga. 

Kalau Anda tidak biasa sarapan, tak usah dipaksakan. Kalau Anda biasa ngemil di sore hari, silakan lanjutkan. Tapi tetap ingat untuk hindari gula dan karbohidrat.

4. Olahraga otot 3x seminggu

Untuk mengurangi berat badan, perubahan pola makan dengan diet sehat saja sebenarnya sudah cukup.

Namun, olahraga tetap perlu dilakukan untuk memastikan berat badan yang hilang adalah dari lemak, bukan dari otot. 

Selain itu, olahraga juga bisa mempercepat penurunan berat badan sekaligus meningkatkan jumlah kalori yang dibakar tubuh saat kita tidak sedang berolahraga.

Olahraga yang direkomendasikan untuk turun berat badan adalah olahraga otot, seperti:

  • Angkat beban dengan barbel
  • Sit up, push up
  • Alat-alat di gym yang fokus pada satu area otot tertentu
  • Gerakan olahraga lain yang membuat otot “panas”

Olahraga otot ini baiknya dilakukan 3 minggu sekali, cukup 20 menit saja.

Jika tak ada waktu di gym, Anda bisa melakukannya di rumah saat bangun tidur atau pulang kantor. 

5. Makan banyak protein saat sarapan

Biasanya kita hanya makan makanan ringan saja saat sarapan, dan baru makan besar di siang atau malam hari.

Padahal, penelitian membuktikan bahwa sarapan besar dengan kandungan protein tinggi di pagi hari malah akan membuat kita kenyang lebih lama dan mencegah makan berlebihan sepanjang hari tersebut.

Sebaliknya, sarapan yang tinggi gula (misalnya sereal, roti bakar cokelat, martabak, jus buah) atau yang tinggi karbohidrat (nasi goreng, bubur ayam, mie ayam) justru membuat kita cepat lapar lagi dan makan lebih banyak saat makan siang dan malam.

6. Hindari minuman manis, termasuk jus buah

Seperti sudah dijelaskan di atas, minuman manis seperti soft drink, jus, frappe, dan lain-lain mengandung gula yang sangat tinggi dan melebihi batas harian.

Minuman manis juga tidak bikin kenyang sehingga setelah mengonsumsi gula tinggi, kita masih akan makan banyak juga.

Tapi, selain menghindari minuman soft drink seperti cola, minuman ringan dalam kemasan lainnya, atau minuman manis di restoran, yang sering kita lupa sebagai makanan yang harus dihindari saat diet adalah jus buah.

Berbeda dengan buah yang mengandung gula disertai serat yang tinggi, jus buah hanya mengandung gulanya saja tanpa ada seratnya lagi. Artinya, minum jus buah sama saja dengan minum minuman gula lainnya, hanya dengan tambahan vitamin.

Agar lebih sehat dan efektif menurunkan berat badan, buah sebaiknya dimakan saja, jangan dijus.

Atau, jika ingin minuman segar dan sehat, sesekali buah bisa dibuat smoothies yaitu dihaluskan namun seratnya tidak disaring.

Bantu Dengan Suplemen Pembakar Lemak

Di pasaran kini ada beberapa suplemen pembakar lemak yang bisa membantu diet sehat menjadi lebih efektif. Salah satunya adalah Slendy.

Slendy adalah suplemen fat burner dalam bentuk permen dengan rasa buah yang enak, namun mengandung protein yang membuat tubuh membakar lemak lebih banyak saat beraktivitas.

Saat Anda beraktivitas sehari-hari, misalnya sebelum berjalan kaki ke halte Transjakarta terdekat, atau sebelum belanja di pasar seharian, maupun di pagi hari sebelum beraktivitas di kantor atau menjalani kesibukan sebagai ibu rumah tangga, coba makan Slendy supaya tubuh membakar lemak selama Anda bergerak.

Lebih ampuh lagi jika makan Slendy sebelum berolahraga, sehingga lemak yang dibakar menjadi jauh lebih banyak.

Slendy bisa dimakan hingga 3x sehari sebelum aktivitas fisik. Namun pastikan Anda juga menjalani cara diet sehat yang sudah dijabarkan di atas sehingga pembakaran lemak lebih efektif dan berat badan turun lebih cepat.

Facebook
Twitter
LinkedIn