Buang air besar alias BAB adalah aktivitas membuang kotoran sisa makanan yang telah diproses oleh sistem pencernaan. Saat waktunya tiba untuk BAB, biasanya tubuh akan mengirimkan sinyal yang membuat kita mulas.

Nah tak jarang ada orang yang kerap tidak menghiraukan ‘panggilan alam’ ini. Entah karena kondisi tidak memungkinkan, atau bahkan kebiasaan. Padahal jika sinyal itu datang, kita harus bergegas karena ada bahaya menahan buang air besar pada kesehatan kita.

Kebiasaan menahan buang air besar jika dilakukan sesekali karena kondisi tidak memungkinkan boleh saja. Tapi jangan jadikan kebiasaan, karena jika sudah jadi kebiasaan berbagai masalah bisa datang ke sistem pencernaan Anda.

Ini yang Terjadi Pada Tubuh Saat Anda Menahan BAB

Dilansir dari Women’s Health, pada jam pertama Anda menahan BAB maka akan terjadi tekanan yang besar pada bagian perut. Tekanan ini juga bisa menimbulkan kram dan dorongan ingin BAB semakin parah.

Lalu setelah 6 jam sensasi ingin BAB memang mulai mereda, namun masalah lain muncul. Saat inilah feses mulai mengeras di dalam usus. Feses yang mengeras ini bisa menjadi akar dari banyak masalah pencernaan.

Setelah melalui 12 jam, perut akan menjadi lebih buncit dan tidak rata saat dipegang. Saat ini pula feses semakin mengeras dan lebih sulit dikeluarkan. Kenapa feses bisa mengeras dan kering?

75 persen kandungan feses adalah air, sisanya adalah campuran bakteri, sel-sel mati, garam, lemak, lendir, protein, dan sisa makanan yang tidak bisa dicerna. Kandungan air inilah yang membuat feses mudah bergerak melewati usus hingga rektum.

Saat Anda menahan BAB, feses akan tertahan di usus besar. Akibatnya kandungan air tersebut akan kembali diserap oleh tubuh. Alhasil feses menjadi keras, mengering, dan sulit dikeluarkan. Kondisi ini bisa mengakibatkan rasa sakit perut yang parah.

Feses yang kering dan mengeras ini bisa menjadi penyebab dari berbagai masalah. Menahan BAB ibarat menumpuk kotoran di dalam tubuh, oleh karenanya kebiasaan ini haruslah dihindari.

Bahaya Menahan Buang Air Besar Bagi Kesehatan

Jika Anda mendapat sinyal dorongan untuk buang air besar, sebaiknya segera cari toilet untuk membuangnya. Karena jika tidak bisa saja Anda mendapat gangguan sistem pencernaan. Berikut beberapa bahaya menahan buang air besar.

Sakit Perut

Bahaya menahan BAB yang pertama pastinya Anda akan merasakan sakit perut dan tidak nyaman. Sakit perut ini bisa seperti perut kembung hingga sensasi perut seakan diremas dan ditusuk-tusuk.

Sembelit atau Konstipasi

Karena terlalu lama menahan buang air besar maka feses menjadi keras dan mengering. Akibatnya feses jadi sulit dikeluarkan dan Anda mengalami sembelit alias susah BAB. Kondisi sembelit ini biasanya diatasi dengan konsumsi obat pencahar.

Wasir atau Ambeien

Wasir ini juga ada kaitannya dengan sembelit. Saat seseorang mengalami sembelit karena BAB mengeras, biasanya ia akan cenderung mengejan dengan kuat. Nah aktivitas mengejan ini bisa membuat pembuluh vena di area anus pecah dan terjadilah peradangan.

Selain karena mengejan, feses yang keras saat dikeluarkan juga bisa melukai anus (fisura ani). Sehingga terjadilah pendarahan dan ambeien. Penderita ambeien biasanya juga diikuti gejala lain seperti nyeri di area anus, gatal, bahkan demam.

Infeksi Bakteri

Menahan BAB terlalu lama sama saja menumpuk sampah dan racun di dalam tubuh. Feses yang menumpuk juga berisiko terjadi kebocoran. Feses yang bocor ini bisa menginfeksi usus saat melewati luka atau robekan yang ada di usus dan rektum.

Infeksi ini akan menyebabkan peradangan dan membuat usus terisi nanah. Infeksi tersebut akan menghambat aliran darah masuk ke dinding usus dan membuat jaringan usus mati karena kekurangan darah. Dalam jangka panjang kondisi ini menyebabkan peritonitis.

Megakolon

Yakni kondisi dimana terjadi pembesaran atau pelebaran pada usus besar atau kolon. Megakolon menyebabkan feses sulit bergerak menuju rektum untuk dikeluarkan lewat anus. Akibatnya feses akan terjebak di usus besar. JIka semakin parah usus besar bisa pecah.

Prolaps Rektum

Adalah kondisi dimana rektum menonjol keluar dari anus. Rektum sendiri merupakan bagian paling akhir dari usus besar yang berkaitan langsung dengan anus. Kondisi ini bisa menyebabkan rasa sakit yang hebat bahkan hingga pendarahan.

Kanker Usus Besar

Bahaya menahan buang air besar yang paling ditakuti adalah terjadinya kanker pada usus besar. Saat feses tertahan begitu lama di dalam usus besar, maka akan terjadi kontak antara feses dengan sel di permukaan usus besar.

Apabila di dalam feses tersebut mengandung zat-zat pemicu kanker atau karsinogenik maka risiko terjadinya kanker akan semakin besar. 

Perlancar BAB dengan Obat Alami

Melihat bahaya buang air besar di atas sudah sepatutnya Anda tidak lagi menunda-nunda saat tubuh memberi sinyal untuk BAB. Jika kini Anda mengalami kondisi sulit BAB, atau bahkan sudah mengalami masalah seperti wasir coba untuk atasi dengan obat alami.

Gunakan obat alami yang mampu melancarkan BAB sekaligus meredakan peradangan pada area anus akibat wasir. Salah satu obat alami yang aman dikonsumsi adalah Clofen.

Clofen adalah obat ambeien alami yang mengandung bahan-bahan tradisional seperti ekstrak pepaya yang dapat memperlancar buang air besar (BAB).

Selain itu, Clofen obat wasir juga mengandung troxerotin dan daun wangu untuk memperbaiki kelenturan pembuluh darah serta mencegah radang pada ambeien.

Facebook
Twitter
LinkedIn