Tidak jarang Anda memaksakan kaki untuk memakai sepatu yang sempit. Walaupun terasa tidak nyaman, namun tetap dipaksakan. Sering memakai sepatu sempit dapat menyebabkan kelainan kaki yang disebut dengan bunion.

Mungkin Anda belum banyak mendengar apa itu bunion, seberapa parah kondisi tersebut, dan apakah bisa disembuhkan? Berikut ini penjelasan lengkapnya untuk Anda!

Apa itu Bunion

Setidaknya menurut data Cleveland Clinic 50% wanita di Amerika Serikat mengalami pergeseran tulang ibu jari kaki akibat memakai sepatu sempit dan memiliki bentuk mengerucut di bagian depan. Seperti high heels atau flat shoes yang biasanya punya bagian ujung yang mengerucut. 

Hal tersebut menyebabkan bunion. Bunion adalah sebuah benjolan yang muncul secara bertahap pada sisi dalam tulang sendi ibu jari yang menyebabkan ibu jari terdorong ke depan dan kesamping menuju jari kaki lainnya. Penyakit Bunion bisa disebabkan karena faktor cedera dan faktor genetik.

Bunion akan terus membesar seiring dengan pertambahan usia.Kelainan tulang ini bisa menyebabkan nyeri yang sangat hebat, hal ini karena bunion terletak pada sendi kaki. 

Ketika berjalan secara otomatis seseorang akan menumpukan bebannya pada sendi tersebut, bagi penderita ini akan menimbulkan nyeri yang sangat menyiksa.

Penyebab Bunion

Setelah mengetahui apa itu bunion, lalu apa yang jadi penyebab munculnya penyakit ini? Ketika ibu jari dan telapak kaki mengalami gangguan dan tekanan sehingga menimbulkan ketidakseimbangan pada sendi, saat itulah bunion akan mulai terbentuk. Gangguan tersebut menyebabkan sendi menjadi labil atau tidak stabil sehingga ibu jari menjadi miring menuju jari lain.

Bunion juga bisa timbul karena faktor genetik, yang berarti diturunkan. Turunan dari ketidakstabilan sendi metatarsal (tulang panjang pada kaki)  dan ketidakseimbangan otot. 

Selain itu, penggunaan sepatu yang tidak pas juga dapat menjadi penyebab bunion. Ukuran sepatu yang terlalu sempit membuat jari-jari kaki tertekan pada satu arah tertentu sehingga bisa menyebabkan bunion.

Menurut fakta penelitian, kondisi ini sekitar 10 kali lebih sering ditemui pada wanita dibandingkan pria. Penelitian juga menunjukan bahwa bunion lebih sering dialami oleh mereka yang sering menggunakan sepatu ketimbang yang bertelanjang kaki.

Gejala Bunion

Tidak semua mereka yang mengalami bunion mengalami gejala-gejala tertentu. Akan tetapi, beberapa mengatakan, mereka merasakan nyeri saat berjalan adalah gejala yang paling terasa. Di beberapa kasus, rasa nyeri akan hilang dengan sendirinya ketika beristirahat. 

Rasa nyeri hampir serupa dengan keseleo. Keseleo sama dengan bunion, karena bisa menyebabkan pelebaran pada jari kaki.

Namun, jika keseleo bentuk jempol kaki akan kembali pada posisi normal. Sementara pada bunion, meski benjolan menghilang, bentuk kaki mengalami kelainan. Hal ini karena pelebaran jempol kaki karena pelebaran tulang.

Bunion juga bisa menyebabkan kaki Anda mengalami mati rasa.

Cara Mengobati Bunion

Hingga saat ini, cara yang paling efektif untuk mengobati bunion adalah lewat jalan operasi. Namun, bila bunion belum terlalu parah ada pengobatan yang bisa dilakukan untuk meredakannya.

Kenakan Sepatu yang Sesuai

Kurangi mengenakan sepatu berhak tinggi yang biasanya punya tempat yang sempit untuk ibu jari. Sepatu tersebut memberikan tekanan yang lebih besar pada ibu jari serta mendorong jari kaki menuju samping. 

Bukan hanya sepatu dengan hak tinggi, flat shoes juga disebut-sebut tidak baik untuk kesehatan kaki, karena kurang memberikan lengkungan pada jari-jari kaki.

Ketahui Secara Pasti Ukuran Kaki

Sebelum memutuskan membeli sepatu, terutama secara online, pastikan Anda benar-benar tahu ukuran kaki Anda mulai dari panjang dan lebarnya. Jika Anda ingin membeli sepatu, lakukan itu pada malam hari, pada malam hari ukuran kaki cenderung lebih besar setelah seharian beraktivitas.

Rendam Kaki

Rendam kaki dengan air es dapat mengurangi peradangan pada jempol kaki. Pijat-pijat juga kaki saat melakukan perendaman secara perlahan-lahan. Lakukan cara ini beberapa kali selama 20 menit.

Istirahatkan Kaki

Posisi berdiri yang terlalu lama ternyata dapat memberikan tekanan pada benjolan, menambah rasa sakit, dan membuat peradangan makin parah. Oleh sebabkan itu, istirahatlah setidaknya 10-15 menit. Lepaskan juga sepatu saat Anda beristirahat.

Menyuntikan Kortison

Jika rasa sakit tidak juga berhenti, rasa sakit bisa dihilangkan dengan menyuntikan kortison. Namun hal ini tidak bisa dilakukan secara terus menerus karena dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan tulang, tulang rawan, dan sekitarnya.

Mengonsumsi Obat Penghilang Nyeri

Bunion akut dapat juga diatasi dengan mengonsumsi obat NSAID (non-steroid anti-inflamasi) yang memang sudah umum digunakan untuk mengobati gangguan tulang dan otot.

Mengenakan Alas Moleskin

Agar bunion tidak terlalu sering mengalami gesekan dan tekanan pada sendi, Anda bisa mengenakan moleskin. Moleskin merupakan bantalan gel kecil yang dirancang untuk melindungi bunion. Bantalan ini akan membuat Anda lebih merasa nyaman.

Sepatu yang kekecilan tidak hanya dapat membuat Anda menderita bunion, juga bisa mendatangkan beberapa penyakit lain pada kaki seperti kapalan dan juga mata ikan. Dua penyakit itu sangat membuat Anda tidak nyaman ketika berjalan. Jika kapalan mungkin bisa hilang dengan sendirinya namun mata ikan membutuhkan waktu penyembuhan yang lama dan kalau tidak segera diobati juga bisa dioperasi.

Tentu Anda tidak ingin mengalami hal tersebut. Nah, saat kaki Anda mengalami kapalan atau mata ikan, segera obati dengan Callusol yang mengandung asam salisilat yang dikenal ampuh menghilangkan mata ikan dan kapalan. Cara penggunaannya juga mudah, cukup teteskan sedikit Callusol dan oleskan pada area yang sakit. Untuk mendapatkannya, Anda tidak memerlukan resep dokter.

Bebaskan kaki dari kapalan dan mata ikan yang mengganggu dengan Callusol.