Tes mata merupakan salah satu cara untuk mengetahui apakah organ-organ yang terdapat pada mata Anda masih berfungsi dengan baik. 

Menjaga kesehatan mata sama pentingnya dengan menjaga organ tubuh lainnya. Anatomi mata yang kompleks dan rentan harus selalu dijaga kesehatannya agar fungsinya tetap bekerja dengan baik.

Untuk mengetahui apakah fungsi dari seluruh organ mata masih berfungsi dengan baik adalah dengan periksa mata Anda ke dokter. Cek rutin kondisi kesehatan mata sama pentingnya dengan memeriksakan organ tubuh lainnya. 

Sayangnya banyak orang yang masih mengabaikan pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan mata. Sebetulnya, memeriksakan kondisi mata penting dilakukan oleh semua orang, bahkan sejak balita.

Memeriksakan kondisi kesehatan mata sebaiknya dilakukan minimal lima tahun sekali. Namun, jika Anda berumur di atas 40 tahun, sebaiknya lakukan pemeriksaan mata rutin dua tahun sekali. 

Periksa mata ke dokter merupakan hal yang baik dilakukan untuk mencegah penyakit atau gangguan mata yang sering muncul dalam jangka waktu lama. 

Ketika Anda memeriksakan mata, dokter akan melakukan berbagai tes mata dan juga melakukan pemeriksaan secara cermat untuk mengamati kinerja seluruh organ yang berada di mata Anda.

Apa saja? Berikut beberapa tes dan proses pemeriksaan yang umum dilakukan.

Tes Pergerakan Otot Mata

Jika Anda sering melihat dokter mata meminta mata pasiennya untuk mengikuti gerakan jari atau pena yang ia pegang, dokter tersebut sedang melakukan tes pergerakan otot mata.

Tes ini dilakukan untuk memeriksa kekuatan otot mata dalam menggerakan bola mata. Apakah mata mampu bergerak ke seluruh arah dan apakah mata kiri dan kanan mampu bergerak secara bersamaan ke arah yang sama.

Tes Mata Tertutup

Tes ini dokter lakukan dengan menutup satu mata pasiennya dan meminta pasiennya untuk melihat satu objek yang jauh dan dekat. Setelah itu, dokter akan mengganti menutup mata lainnya untuk melihat apakah kedua mata Anda dapat bekerja dengan baik.

Fungsi dalam menjalankan tes ini adalah untuk melihat jika Anda memiliki kelainan yang disebut strabismus.

Pemeriksaan Pupil Eksternal

Tahukah Anda mengapa dokter mata sering menggunakan senter yang ditembakkan ke mata? Fungsi dari menembakkan cahaya ke mata adalah untuk memeriksa kemampuan pupil beradaptasi dalam segala kondisi cahaya. 

Tes Ketajaman Penglihatan Mata

Tes ketajaman penglihatan mata atau visual acuity test adalah tes yang paling sering dan umum dilakukan ketika Anda memeriksakan mata ke dokter. 

Tes ini menggunakan snallen chart atau papan yang berisikan kombinasi antara angka dan huruf dengan berbagai jenis ukuran. Anda akan diminta untuk menyebutkan angka dan huruf yang tertera. 

Jika pasien kesulitan membaca dan menyebutkan angka dan huruf yang tertera, pasien akan dibantu dengan alat yang disebut phoropter untuk dilakukan uji refraksi.

Alat ini memiliki berbagai jenis lensa untuk membantu pasien melihat jelas dan menentukan jenis lensa apa yang tepat bagi pasien.

Tes ini sangat berguna untuk membantu mendeteksi gangguan mata seperti rabun jauh (miopi), rabun dekat (hipermetropi), mata tua (presbiopi), dan mata silinder (astigmatisme).

Tes Glaukoma

Glaukoma adalah kerusakan saraf mata akibat meningkatnya tekanan pada bola mata. Kondisi ini dapat menyebabkan gangguan penglihatan, nyeri pada mata, hingga sakit kepala.

Ada beberapa tes yang biasa dilakukan untuk memeriksa tekanan cairan pada bola mata. Cara yang paling mudah adalah dengan jari dokter meraba untuk memeriksa konsistensi dari bola mata. Namun cara ini bersifat subjektif. 

Cara yang lebih akurat lagi adalah dengan menggunakan alat yang disebut tonometer. Alat ini bekerja dengan cara menghembuskan udara ke bola mata dan mengukur tekanan bola mata dari hembusan angin tersebut. 

Beberapa tes di atas merupakan beberapa contoh tes mata yang sering dilakukan ketika Anda berkonsultasi dengan dokter mata. Selain rutin periksa mata dan melakukan tes mata, sebaiknya Anda menjaga baik kondisi mata sehari-hari.

Hal yang paling mudah untuk Anda lakukan adalah dengan membersihkan mata secara rutin dengan menggunakan produk pencuci mata.

Produk pencuci mata yang paling aman adalah produk yang memiliki cairan steril, tanpa bahan pengawet, memiliki pH yang sama dengan pH cairan mata manusia, serta tentunya halal jika Anda beragama Islam.

Salah satu produk yang memenuhi kriteria tersebut adalah Yrins.

Yrins diproduksi menggunakan bahan-bahan yang halal dan tanpa bahan pengawet sehingga aman jika digunakan setiap hari, bahkan dalam jangka waktu yang panjang.

Yrins dapat digunakan dua kali dalam sehari. Pagi hari sebelum beraktivitas dan malam hari setelah beraktivitas.