Apakah Anda merasa sudah memiliki postur tubuh yang baik? Eits, belum tentu! Ternyata ada beberapa postur tubuh yang salah, dan mungkin tanpa disadari sering Anda lakukan. Simak selengkapnya di bawah ini.


 

Postur tubuh yang baik bukan hanya penting untuk penampilan dan kesehatan tulang saja. Jika Anda sering beraktivitas dengan postur tubuh buruk, Anda bisa mengalami masalah kesehatan lain seperti nyeri leher, nyeri pinggang, sakit punggung, bahkan kaki kapalan atau terkena mata ikan.

Yuk, cek beberapa postur tubuh buruk di bawah ini, yang mungkin selama ini sering Anda lakukan tanpa sengaja.

 

Postur Tubuh Buruk yang Sebaiknya Dihindari

 

1. Membawa beban berat di satu sisi badan saja



Apakah Anda menenteng tas belanjaan selalu dengan tangan kanan? Apakah tas laptop selalu disampirkan di bahu kanan saja?

Kebiasaan membawa barang berat hanya di satu sisi badan bisa memicu ketidakseimbangan beban tubuh, yang akhirnya menyebabkan sakit leher, bahu, pinggang, dan punggung.

Solusinya: Saat membawa tas baik di bahu maupun ditenteng dengan satu tangan, pastikan Anda menggunakan sisi kanan dan sisi kiri tubuh secara bergantian. Jika membawa tas lebih dari satu, coba tenteng secara seimbang dengan tangan kanan dan kiri.

 

2. Duduk membungkuk di depan meja kerja


Saat duduk di meja kerja, sering kali kepala kita sedikit menunduk karena posisi komputer terletak lebih rendah dari mata. Akibatnya, leher Anda tanda disadari ikut condong ke depan, dan punggung pun ikut  membungkuk.

Inilah yang membuat leher, punggung, dan pinggal terasa pegal setelah berlama-lama kerja di depan komputer. Parahnya lagi, terlalu lama berada di posisi seperti ini bisa membuat postur tubuh Anda membungkuk selamanya!

Solusinya: Gunakan kursi kerja dengan sandaran punggung, dan pastikan bagian atas punggung bersandar pada kursi. Kalau perlu, simpan bantal kecil untuk mengganjal celah di antara punggung bawah dan sandaran kursi.

Posisikan juga layar komputer sejajar dengan garis mata, sehingga kepala tidak perlu menunduk saat melihat layar.

 

3. Berat tubuh bertumpu pada satu kaki saat berdiri

 

 

Banyak orang yang punya satu kaki tertentu yang lebih dominan atau lebih kuat dibanding kaki lainnya. Coba perhatikan, apakah saat berdiri Anda menumpukan berat tubuh ke salah satu kaki saja, dengan satu pinggul mencuat keluar?

Kalau berat tubuhmu lebih sering bertumpu di satu kaki, ini bisa mengganggu keseimbangan tubuh.

Solusinya: Berdiri tegak dengan berat tubuh bertumpu di kedua kaki. Untuk menjaga supaya badan tidak kembali bertumpu ke satu kaki, coba berdiri dengan posisi telapak kaki diputar miring ke dalam. Dengan posisi ini, berat tubuhmu akan ditopang seimbang oleh kedua kaki.

 

4. Terlalu sering memakai sepatu hak tinggi



Saat sedang memakai sepatu hak tinggi, postur tubuhmu otomatis berubah. Karena tinggi sepatu tidak rata antara bagian depan dan belakang, tubuh kita akan berkompensasi untuk menarik punggung ke belakang supaya tetap bisa berdiri tegak.


Efeknya, jangan heran kalau bukan saja kaki yang sakit, tapi pinggang juga sering nyeri setelah berlama-lama pakai high heels. Selain itu, telapak kaki mungkin akan kapalan atau ditumbuhi mata ikan akibat terlalu sering pakai hak tinggi atau sepatu yang tidak nyaman.

Solusinya: Batasi penggunaan sepatu hak tinggi. Pilih sepatu yang ujung jarinya lebar sehingga kaki tidak kesempitan. Kalau harus pakai sepatu hak tinggi, pilih yang tidak terlalu tinggi dan haknya lebih lebar.

Kalau kaki sudah telanjur kapalan atau dihinggapi mata ikan karena sering pakai high heels atau karena sepatu tidak nyaman, selalu sedia Callusol di rumah. Callusol adalah obat mata ikan dan kapalan di kaki yang mudah untuk dipakai. Cukup dioles saja, dan mata ikan serta kapalan akan hilang sendiri tanpa rasa sakit.

Beli Callusol di sini

 

5. Berjalan sambil mengecek HP




Banyak orang kini terbiasa berjalan kaki sembari sibuk berkutat dengan ponsel alias HP masing-masing. Ini bukan hanya berbahaya karena kita tidak melihat ke depan saat berjalan, tapi juga bisa merusak postur tubuh karena leher kita menunduk terus selama berjalan.


Akibatnya, bukan hanya leher bagian belakang sering nyeri, tapi Anda juga berisiko menabrak (atau bahkan ditabrak!) saat berjalan karena tidak memperhatikan keadaan sekeliling.

Solusinya: Simpan HP di dalam saku atau di dalam tas saat berjalan, supaya Anda tidak tergoda untuk mengecek. Batasi waktu untuk mengecek HP hanya di saat-saat tertentu saja, supaya leher Anda tidak terus menerus menunduk menatap HP sepanjang hari.