Anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan akan melewati berbagai tahap. Dunia anak erat dengan dunia bermain, tak heran mereka sangat aktif sampai-sampai terkadang harus mengalami jatuh bangun.

Saat anak terjatuh tak sedikit orangtua yang menjadi panik. Apalagi jika anak terluka karena terjatuh. Jika Anda salah satu orangtua yang seperti itu, simak penjelasan pertologan pertama saat anak terjatuh di bawah ini.

Pertolongan Pertama Saat Anak Jatuh

Anak terjatuh adalah sesuatu yang sangat umum dan sering terjadi, oleh karena itu anda tidak perlu khawatir dan lakukanlah pertolongan pertama saat anak jatuh berikut ini.

Jangan Panik dan Tenangkan Anak

Saat anak Anda terjatuh, sebaiknya Anda harus tetap tenang dan jangan panik berlebihan. Kadang ada anak yang justru menangis karena kepanikan orangtua-nya, bukan karena sakit akibat terjatuh. Jadi tetaplah tenang dan juga tenangkan anak jika ia menangis atau ketakutan.

Lihat Kondisi Tubuh Anak

Setelah anak mulai tenang, coba lihat kondisi tubuh anak. Pastikan apakah ada luka pada tubuh anak akibat terjatuh tadi. Anda juga bisa tanyakan pada anak apakah ia merasakan sakit pada bagian tubuh tertentu.

Jika Anak Memiliki Luka Terbuka

Akibat terjatuh anak memiliki kemungkinan mendapat luka terbuka. Ada beberapa jenis luka yang bisa terjadi:

  • Luka abrasi : luka jenis inilah yang paling sering terjadi. Luka ini biasanya terjadi akibat gesekan antara kulit dengan permukaan yang kasar dan mengakibatkan lapisan kulit terkikis.
  • Luka avulsion : luka jenis ini terjadi karena cedera dan mengakibatkan lipatan pada kulit.
  • Luka lacerasi : yakni luka yang diakibatkan sayatan benda-benda bergerigi.
  • Luka insisi : merupakan luka sayatan yang biasanya diakibatkan oleh benda tajam.
  • Luka tusukan : luka jenis ini terjadi saat ada benda asing yang masuk ke dalam lapisan kulit.

Jika anak Anda memiliki luka terbuka, siapkan beberapa peralatan untuk merawat luka tersebut. Mulai dari air bersih, antiseptik, kain kasa, kapas, dan plester. Berikut langkah-langkah perawatan luka pada anak:

  • Pertama, bersihkan luka dari berbagai kotoran dengan air bersih.
  • Setelah itu oleskan luka dengan antiseptik untuk mencegah terjadinya infeksi pada luka.
  • Selanjutnya tutup luka dengan kain kasa. Jangan tempelkan kapas secara langsung pada permukaan luka karena serat halus pada kapas bisa menempel dan menyulitkan proses pembentukan lapisan kulit baru.
  • Setelah itu rekatkan menggunakan plester agar kain kasa tidak bergerak.

Anda harus rutin membersihkan dan mengganti kain kasa setiap hari. Jika luka sudah mulai terlihat mengering, maka penggunaan perban kain kasa bisa dihentikan.

Jika Terjadi Cedera Kepala

Cedera kepala juga kerap kali terjadi saat anak terjatuh dan mengalami benturan pada bagian kepala.

Cedera kepala akan memunculkan beberapa gejala mulai dari benjolan berwarna merah, sakit kepala yang hebat, muntah-muntah, mengantuk, bahkan hingga kesulitan berjalan.

Jika anak Anda mengalami benturan yang cukup keras, segera lakukan pertolongan pertama dengan cara memastikan kondisi anak

  • Jika anak masih bisa membuka mata dan masih bisa merespon dengan baik saat diminta mengangkat tangan atau diberi pertanyaan. Maka kondisi anak boleh dikatakan baik-baik saja.
  • Jika kondisi anak mengalami gejala-gejala seperti nyeri kepala yang hebat dan muntah-muntah pasca benturan, ada baiknya Anda periksakan kondisi anak ke dokter.

Jika anak Anda hanya mengalami benjolan akibat benturan, tanpa menimbulkan gejala lain. Maka Anda bisa meredakan benjolan tersebut dengan kompres dingin.

Jika Anak Mengalami Luka Memar

Selain luka terbuka, saat anak terjatuh dan mengalami benturan bisa juga terjadi luka memar atau lebam.

Luka ini biasanya memunculkan semacam noda atau bercak berwarna gelap keunguan pada lapisan dalam kulit. Kondisi ini terjadi karena adanya pembuluh darah kapiler yang pecah di dalam lapisan kulit.

Jika anak Anda mengalami kondisi ini pertolongan pertama yang bisa Anda lakukan adalah dengan mengoleskan salep khusus.

Gunakan salep atau gel yang mengandung heparin sodium. Kandungan ini berfungsi untuk melarutkan gumpalan darah yang berada di permukaan kulit.

Sehingga peradangan dan peredaran darah pada bagian tubuh yang mengalami memar bisa lancar. Kandungan heparin sodium ini bisa Anda dapatkan di Thromboflash.

Thromboflash adalah salep (gel) yang berfungsi untuk mencegah dan mengobati gangguan pembuluh darah seperti luka dalam alias lebam atau memar.