Mata berair adalah kondisi yang paling sering terjadi. Pada dasarnya mata mempunyai mekanisme tersendiri untuk memproduksi air mata. Produksi air mata menjadi lebih banyak ketika kita menguap, tertawa terbahak-bahak, atau menangis.

Akan tetapi, jika mata terus menerus berair bisa jadi itu menunjukan gejala yang tidak normal. Sebenarnya, apa penyebab mata berair? 

Penyebab Mata Berair

Ketika mata berkedip, kelenjar pada kelopak mata akan menghasilkan dan menyebarkan lapisan air mata atau tear film. Fungsinya untuk melembabkan mata sekaligus menyingkirkan benda-benda asing seperti kotoran atau debu masuk ke mata. 

Mata berair terjadi karena beberapa penyebab. Kondisi umumnya terjadi karena kelenjar yang memproduksi lapisan air mata tidak bekerja dengan seharusnya.

Ketika mata memproduksi cairan berlebihan, mata akan berair. Dalam istilah medis, mata berair disebut dengan epiphora. Meski tidak berbahaya, namun mata yang terus berair bisa sangat mengganggu. Dikutip dari berbagai sumber, berikut penyebab mata berair.

Iritasi

Iritasi bisa menyebabkan mata berair, salah satu yang bisa mempengaruhi hal ini terjadi adalah pergantian musim yang biasanya berpengaruh pada kelembaban udara. Misalnya ketika musim kemarau, suhu yang meningkat dan penggunaan pendingin ruangan bisa membuat mata mudah menjadi kering. Mata Anda akan menghasilkan lebih banyak air mata sebagai reaksi alami melawan iritan. 

Infeksi

Ketika mata infeksi, produksi air mata akan bertambah hal ini adalah reaksi alami melawan kuman, virus, bakteri karena iritasi jaringan penghasil air mata dan area sekitarnya ataupun sensasi benda asing yang di sekitar mata.

Infeksi mata seperti konjungtivitis atau mata merah adalah kondisi di mana terjadi peradangan pada selaput bening yang melapisi bagian depan mata. Saat terjadi peradangan pada pembuluh darah di konjungtiva, area yang seharusnya berwarna putih menjadi merah atau merah muda. Infeksi ini juga bisa menular.

Alergi

Banyak yang tidak menyadari jika mata mereka alergi, reaksi alergi seperti asap, debu, bulu dan lain sebagainya dapat menyebabkan mata berair, gatal, dan jadi kemerahan.

Umumnya, mata yang berair karena alergi diikuti oleh gejala alergi lainnya, seperti bersin-bersin, munculnya ruam di kulit, hidung tersumbat atau meler.

Saluran Air Mata Tersumbat

Ini sebenarnya menjadi hal paling umum penyebab mata berair. Saluran air mata yang punya fungsi sebagai penyalur air mata yang diproduksi kelenjar mata ke seluruh permukaan mata, ketika ia tersumbat maka air mata akan menumpuk dan membentuk kantung mata sehingga mata menjadi berair. 

Masalah pada Kelopak Mata

Kelopak mata punya fungsi sebagai drainase mata. Jika salah satu kelopak mata mengalami kelainan, seperti kelopak mata membalik ke dalam (entropion), dalam kondisi ini bulu mata menggesek bola mata atau berbalik ke arah luar (ektropion) kedua kondisi ini rentan membuat mata kering, iritasi, dan berair.

Masalah pada Kornea Mata

Kornea adalah lapisan bening terluar dari mata yang salah satu fungsinya sebagai pertahanan pertama terhadap kuman, kotoran, ataupun benda asing yang masuk ke mata. Maka, apapun yang masuk kornea mata Anda seperti partikel debu akan membuat mata berair bahkan kemerahan dan terasa panas. 

Biasanya kondisi ini berlangsung sementara dan tidak membutuhkan penanganan berlebihan.

Tumbuh Bulu Mata

Mata berair juga bisa terjadi karena tumbuhnya bulu mata di dalam kelopak (ingrown eyelash). Ketika bulu mata tumbuh mengarah ke dalam kulit, kondisi ini akan menyebabkan nyeri, peradangan, hingga benjolan. Mata akan menjadi iritasi dan air mata akan mengalir terus menerus. 

Bintitan

Kondisi yang satu ini bisa saja pernah Anda alami juga, bintitan. Bintitan terjadi karena kelenjar minyak yang juga diproduksi mata tersumbat, bisa karena Anda kurang menjaga kebersihan mata, bisa juga karena ada kotoran yang menyumbat. 

Pemakaian Riasan Mata

Make-up juga banyak diaplikasikan pada area sekitar mata. Tanpa disadari, riasan mata tersebut justru rentan membuat mata iritasi, terutama riasan yang diaplikasikan di garis mata seperti eyeliner, atau eyeshadow. Area tersebut adalah area kelenjar mata untuk memproduksi minyak. Jika area itu tersumbat maka bisa membuat mata mudah berair atau juga bintitan.

Ketika Anda memakai riasan mata, agar aman untuk mata, pastikan itu tidak kadaluarsa.

Untuk mengatasi mata berair, penanganan pertama yang terbaik adalah dengan cairan pembersih mata yang punya sifat mendinginkan seperti Y-Rins. Selain mendinginkan, Y-Rins juga membantu membersihkan mata dan membuat mata kembali segar. Y-Rins juga dapat menghilangkan iritasi mata karena debu, atau kotoran lainnya.