Apakah Anda pernah mendapati sebuah benjolan daging di bagian tubuh tertentu? Bisa jadi itu adalah kutil. 

Kutil sendiri merupakan kondisi terjadinya infeksi di permukaan kulit yang ditandai dengan munculnya benjolan kecil, teksturnya kasar, berwarna kecoklatan maupun pucat, dan bahkan kerap menimbulkan rasa gatal dan nyeri saat tersentuh.

Kutil dapat menyerang siapapun tak peduli soal usia. Namun pada umumnya kutil akan mudah menyerang orang dengan sistem kekebalan tubuh yang rendah seperti anak-anak, remaja, atau orang dengan gangguan sistem imun (contohnya penderita HIV/AIDS).

Hal ini karena kutil disebabkan oleh virus yang bernama HPV atau human papilloma virus. Virus ini akan menyebabkan kelainan pada kulit dan memproduksi keratin (protein yang menyusun rambut serta kuku) dalam jumlah berlebih.

Kelebihan produksi keratin inilah yang menyebabkan penumpukan di permukaan kulit dan menyebabkan munculnya lapisan kulit baru atau kutil. Virus HPV ini bisa bertahan hidup di tempat yang memiliki kondisi hangat dan lembab seperti:

  • Handuk
  • Pisau cukur
  • Pakaian
  • Gunting kuku
  • Sepatu atau sandal
  • Kaus kaki

Faktor Penyebab Kutil

Selain karena adanya paparan virus HPV, ada beberapa faktor yang juga mempengaruhi timbulnya kutil di tubuh. Virus HPV ini dapat menular dengan mudah, terlebih jika Anda melakukan kontak dengan orang yang sedang terinfeksi HPV.

Virus HPV ini dapat menular dan menyebar ke tubuh Anda melalui:

  • Sering mengisap jari
  • Kebiasaan menggigit kuku, jika kutil muncul di sekitarnya
  • Mencukur bulu di wajah dan kaki
  • Menggaruk dan menggigit kutil

Jika Anda memiliki sistem imun atau kekebalan tubuh yang rendah sebaiknya kurangi atau hindari interaksi dengan orang yang terinfeksi HPV karena kemungkinan tertular lebih besar. Apalagi jika Anda sampai melakukan kontak antar kulit yang terinfeksi, maka risiko tertular semakin tinggi.

Selain itu jika Anda memiliki kulit yang sedang terluka, basah, atau rusak, lalu bersentuhan dengan permukaan kasar juga memiliki risiko terinfeksi virus penyebab kutil ini.

Selain beberapa faktor di atas, ada beberapa tipe orang yang memiliki risiko terkena kutil lebih besar, diantaranya:

  • Orang dengan banyak pasangan seksual
  • Orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh rendah
  • Memiliki pasangan seksual yang terinfeksi HPV
  • Melakukan hubungan sek oral, vaginal, atau anal tanpa pengaman.

Gejala Kutil

Kutil bisa muncul dalam berbagai bentuk, ukuran, dan juga tekstur yang berbeda. Ada yang permukaannya kasar, datar, bahkan halus. Pada banyak kasus kutil tidak akan menimbulkan rasa sakit. 

Terkecuali kutil yang muncul di area yang mendapat tekanan seperti di antara jari-jari dan bagian bawah kaki. Kerap kali kutil di area ini bisa menyebabkan rasa sakit atau nyeri. Gejala yang muncul biasanya memiliki ciri:

  • Tekstur kulit yang kasar
  • Muncul benjolan berukuran kecil dan berdaging
  • Benjolan berwarna kecoklatan atau merah muda
  • Terjadi pembekuan pembuluh darah

Cara Mengobati Kutil

Jika kutil baru muncul di satu lokasi dan tidak menimbulkan rasa sakit yang hebat, maka Anda masih bisa melakukan perawatan secara mandiri di rumah.

Anda bisa mencari obat kutil dengan kandungan asam salisilat. Senyawa ini bekerja dengan menghilangkan lapisan kutil sedikit demi sedikit dan membantu mengobati kutil Anda.

Salah satu produk yang mengandung asam salisilat dan aman digunakan adalah Callusol. Produk ini aman dan bisa digunakan tanpa memerlukan resep dari dokter karena tergolong obat bebas dengan logo hijau.

Kombinasi bahan-bahan keratolitik dari asam salisilat, asam laktat, dan polidocanol di dalam larutan Callusol akan melunakkan dan melepaskan penebalan kulit secara bertahap.

Jika kutil tidak membaik setelah melakukan pengobatan sendiri, segera hubungi dokter. Apalagi jika kutil telah menyebar ke bagian tubuh lain.

Cara Mencegah Kutil datang Lagi

Agar kutil dan datang menghampiri, Anda bisa melakukan beberapa langkah pencegahan. Berikut beberapa tips mencegah kutil agar Anda tidak tertular atau menyebarkan kutil ke orang lain:

  • Jangan berbagi penggunaan handuk, sepatu, kaos kaki, baju, atau barang pribadi lainnya dengan orang yang tengah menderita kutil.
  • Jangan pernah menyentuh kutil orang lain.
  • Jika Anda memiliki kutil, jangan pernah mencoba untuk menggores atau memotongnya sendiri karena bisa menyebabkan kutil menyebar ke bagian tubuh yang lain.
  • Jika kutil tumbuh di area kuku jangan pernah menggigit kuku.
  • Jangan mencukur bulu atau rambut di lokasi tumbuhnya kutil
  • Setelah menyentuh kutil cuci tangan Anda hingga bersih