Pernahkan Anda mengalami kaki bengkak? Bagi Anda yang gemar bepergian pasti pernah mengalami pembengkakan kaki saat perjalanan panjang di mobil maupun pesawat. Ternyata selain perjalanan panjang, ada penyebab kaki bengkak yang lain lho.

Kaki bengkak atau dalam dunia medis dikenal dengan istilah edema perifer merupakan kondisi dimana kaki bengkak dan membesar akibat terjadinya penumpukan cairan di bagian kaki atau pergelangan kaki.

Kondisi kaki bengkak memang umum terjadi, umumnya disebabkan karena perjalanan jauh, terlalu lama berdiri, terlalu lama duduk, atau berjalan. Kaki bengkak memang umumnya tidak menyebabkan rasa sakit, namun bisa membuat tidak nyaman penderitanya.

Gejala Kaki Bengkak yang Berbahaya

Kaki bengkak memang kondisi yang umum dan bukan kondisi yang serius. Namun Anda perlu waspada jika mengalami bengkak dan memiliki beberapa gejala berikut:

  • Penyakit hati.
  • Penyakit jantung dan ginjal.
  • Daerah yang mengalami bengkak terasa hangat dan merah.
  • Suhu tubuh naik dari normal.
  • Bengkak semakin parah.
  • Pembengkakan mendadak saat hamil.

Jika Anda memiliki salah satu riwayat penyakit atau mengalami beberapa gejala di atas, sebaiknya segera hubungi dokter untuk konsultasi.

Penyebab Kaki Bengkak yang Harus Diwaspadai

Kaki bengkak dapat disebabkan beberapa hal mulai dari gaya hidup seperti terlalu lama berjalan, berdiri dan duduk, lalu konsumsi obat-obatan tertentu, dan adanya kondisi medis atau penyakit  tertentu.

Cedera

Berbagai cedera karena olahraga, jatuh, atau kecelakaan yang mengenai kaki bisa saja membuat kaki dan pergelangannya bengkak. Karena aliran darah ke area tersebut akan meningkat. Tak perlu khawatir karena ini normal terjadi, ini merupakan reaksi alami tubuh saat mengalami cedera.

Infeksi

Penyebab kaki bengkak karena infeksi biasanya dialami oleh orang yang memiliki penyakit diabetes dan punya masalah pada saraf kaki. Jika Anda memiliki diabetes maka selalu waspada pada keamanan kaki Anda agar tidak terjadi infeksi dan pembengkakan, karena jika terjadi akan sulit sembuh terutama jika muncul luka.

Penyakit Hati

Penyakit hati yaitu sirosis bisa menyebabkan tegangan darah tinggi dan sirkulasi darah yang buruk di daerah pergelangan dan telapak kaki. Sirosis merupakan luka parah yang muncul di organ hati. Sirosis biasanya terjadi karena hepatitis B atau C, dan juga konsumsi alkohol berlebih.

Gagal Ginjal

Ketika ginjal tidak menjalankan fungsinya dengan baik, maka limah-limbah dan cairan akan menumpuk di dalam tubuh. Hal ini juga menyebabkan pembengkakan pada area pergelangan dan telapak kaki.

Deep Vein Thrombosis (DVT)

DVT merupakan kondisi dimana adanya gumpalan darah di pembuluh darah vena. Gumpalan darah ini bisa muncul di bagian tubuh mana saja termasuk kaki. Saat muncul gumpalan darah di pembuluh vena yang ada di kaki maka terjadilah kaki bengkak.

Limfedema

Penyebab kaki bengkak yang selanjutnya adalah limfedema. Limfedema merupakan kondisi dimana terjadi gangguan pada pembuluh getah bening. Kondisi ini menyebabkan peredaran cairan di kaki memburuk, alhasil terjadilah penumpukan cairan dan menyebabkan kaki bengkak.

Insufisiensi Vena

Insufisiensi vena merupakan kondisi medis dimana darah tidak mampu bergerak naik dari kaki ke jantung. Gejala awal insufisiensi vena adalah kaki bengkak. Jika tidak cepat diatasi insufisiensi vena bisa menyebabkan infeksi, borok kulit, dan perubahan kulit.

Jika Anda mengalami kaki bengkak dalam waktu lama, sebaiknya segera pergi ke dokter untuk memastikan apakah Anda mengalami insufisiensi vena atau tidak.

Konsumsi Obat Tertentu

Salah satu penyebab kaki bengkak adalah konsumsi obat-obatan tertentu. Obat yang bisa menyebabkan bengkak diantaranya steroid, obat anti inflamasi seperti ibuprofen, obat penyakit jantung seperti amplodipine dan difedipine, dan obat diabetes seperti metformin.

Selain obat-obat tadi, jenis obat yang berefek menurunkan sirkulasi peredaran darah dengan cara kerja meningkatkan kekentalan darah juga bisa menyebabkan kaki bengkak. Jika Anda mengonsumsi obat tersebut sebaiknya lakukan konsultasi ke dokter untuk penanganan tepat.

Kehamilan

Kaki bengkak juga bisa terjadi saat wanita hamil, dan ini adalah hal yang normal. Kaki bengkak pada ibu hamil terjadi karena pembuluh darah besar yang ada di pangkal paha mengalami tekanan dari kandungan.

Semakin besar kandungan maka pembengkakan kaki akan semakin besar pula. Hal yang perlu diwaspadai adalah jika pembengkakan menjalar hingga betis dan meninggalkan lekukan saat ditekan. Jika ini terjadi pada trimester ketiga kehamilan ini bisa jadi gejala preeklampsia.

Preeklampsia merupakan komplikasi selama kehamilan yang ditandai dengan darah tinggi. Tekanan dan sirkulasi darah yang buruk bisa menyebabkan pembengkakan di kaki, tangan, dan wajah.