Diare adalah penyakit yang ditandai dengan buang air besar yang lembek atau encer dan terjadi berkali-kali dalam waktu yang berdekatan.

Diare sangat umum terjadi dan bisa menyerang siapa saja tanpa memandang usia atau kelamin. Jika tidak ditangani dengan serius dan segera, penyakit ini bisa memiliki dampak yang buruk bagi tubuh.

Meski sering terjadi, diare tidak bisa diabaikan begitu saja. Membiarkan diare tanpa pengobatan dapat berujung pada dehidrasi, yang bisa menyebabkan komplikasi penyakit yang cukup serius, loh!

Apa Sih Penyebab Diare?

Banyak hal yang bisa menyebabkan seseorang terserang penyakit diare. Sayangnya, kebanyakan orang masih menganggap jika penyakit diare hanya disebabkan oleh keracunan makanan saja.

Memang benar jika keracunan makanan adalah salah satu penyebabnya, namun diare bisa disebabkan oleh beberapa hal lain. Apa saja?

Berikut penjelasannya.

1. Keracunan Makanan

Salah satu penyebab diare yang paling umum adalah keracunan makanan. Bahan makanan yang terkontaminasi atau sudah kedaluwarsa dapat memicu penyakit diare menyerang.

Untuk menghindari diare akibat keracunan makanan, Anda sebaiknya lebih teliti untuk memeriksa tanggal kedaluwarsa makanan dan minuman yang Anda konsumsi, serta menjaga baik-baik kebersihannya.

2. Intoleransi Makanan

Setiap orang memiliki tingkat toleransi yang berbeda terhadap beberapa jenis tertentu. Intoleransi terhadap satu jenis makanan ini bisa jadi penyebab utama Anda terserang diare.

Intoleransi ini terjadi karena kelainan pada tubuh seseorang yang tidak memiliki enzim untuk mencerna kandungan makanan tertentu yang dikonsumsi.

Biasanya, diare yang muncul akibat intoleransi makanan akan datang sekitar 30 menit hingga 2 jam setelah Anda mengonsumsi makanan tersebut.

Jenis makanan yang cukup banyak dialami yaitu intoleransi laktosa (gula alami pada produk susu) serta intoleransi gluten (protein alami pada gandum dan produk olahannya, misalnya makanan yang terbuat dari tepung seperti roti, pasta, dan sebagainya).

3. Infeksi Bakteri dan Virus

Bakteri shigella, salmonella, dan escherichia coli dapat menginfeksi tubuh Anda dan menyebabkan diare. Bakteri penyebab diare ini biasanya dapat disebarkan dari makanan dan minuman.

Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan bakteri ini tumbuh. Mulai dari bahan makanan yang tidak segar, proses pengolahan yang higienis, hingga kontak langsung dari seseorang yang sudah terlebih dahulu terinfeksi.

Untuk itu, menjaga kebersihan tangan dengan rajin mencuci tangan serta tidak sembarangan dalam mengonsumsi makanan dan minuman dapat menghindari Anda dari risiko terserang penyakit diare.

Selain bakteri, virus juga dapat menjadi pemicu diare. Virus seperti rotavirus serta notavirus dapat menyebabkan diare dan muntah-muntah.

Kelompok virus ini merupakan kelompok virus yang paling mudah tersebar dan menular. Lewat sentuhan serta penggunaan peralatan makanan yang higienis merupakan salah satu cara yang paling sering terjadi.

4. Berwisata

Rencana berlibur ke tempat yang jauh jadi terganggu karena Anda mengalami diare?

Hal ini cukup umum terjadi terhadap orang yang sedang mengunjungi tempat baru yang jauh dari tempat tinggalnya.

Menurut sebuah penelitian, hampir 30% wisatawan mengalami diare dan muntah-muntah karena mengonsumsi makanan lokal serta air yang terkontaminasi.

Untuk menghindari hal ini, sebaiknya Anda lebih berhati-hati ketika mengonsumsi makanan tertentu ketika berlibur.

5. Obat-obatan

Obat-obatan bisa jadi salah satu penyebab penyakit diare yang cukup umum dialami oleh banyak orang. Beberapa jenis obat seperti antibiotik dapat memicu diare.

Antibiotik dapat membunuh bakteri jahat namun terkadang obat ini juga membunuh bakteri yang melindungi usus Anda. Akibatnya, Anda dapat terserang diare ketika mengonsumsi antibiotik.

Selain antibiotik ada beberapa obat seperti obat tekanan darah, obat kanker, dan obat antasida. Jika Anda terserang diare ketika mengonsumsi obat tertentu, segera konsultasikan kondisi ini kepada dokter untuk segera ditangani.

6. Kondisi Medis Tertentu

Jika Anda sudah menghindari beberapa hal yang disebutkan di atas namun masih cukup sering mengalami diare, bisa jadi ini tanda jika Anda memiliki masalah kesehatan tertentu.

Beberapa masalah kesehatan yang menjadi penyebab diare adalah:

  • Irritable Bowel Syndrome (IBS)

Irritable Bowel Syndrome atau gangguan pada usus merupakan gangguan kesehatan yang mengganggu usus besar Anda. Selain diare, IBS sering juga disertai dengan beberapa gejala seperti perut kembung, sembelit, kram perut, hingga feses berlendir.

Faktor utama orang mengalami IBS biasanya dipicu oleh stress yang berlebih.

  • Inflammatory Bowel Disease (IBD)

Inflammatory Bowel Disease adalah penyakit gangguan usus kronis seperti Crohn disease serta kolitis ulseratif. Kedua kondisi ini merupakan peradangan pada saluran pencernaan. Peradangan ini dapat menyebar dan menyebabkan luka di sekitar dindin usus besar. Maka biasanya diare yang disebabkan oleh IBD akan disertai dengan darah.