Selain mengatur pola makan, untuk mendapatkan berat badan ideal, Anda harus juga harus berolahraga secara teratur.

Saat berolahraga kita akan membakar kalori yang tersimpan tubuh dalam bentuk lemak. Oleh karena itu, ada beberapa jenis olahraga untuk membakar kalori, aktivitas yang menggunakan kekuatan otot dan beban berat akan membakar kalori lebih besar.

Apa sajakah yang termasuk jenis olahraga untuk membakar kalori dan lemak?

Apa Itu Kalori dan Lemak?

Sebelum mengetahui jenis olahraga untuk membakar kalori, mari kita bahas sedikit mengenai kalori dan lemak. Keduanya berasal dari makanan.

Kita sudah biasa melihat kalori tercantum biasanya di bagian atas label nutrisi makanan kemasan. Kalori adalah satuan untuk mengukur energi. Energi yang dipergunakan oleh tubuh untuk beraktivitas setiap harinya.

Berikutnya lemak. Lemak adalah unsur yang ada dalam tubuh manusia. Lemak mempunyai fungsi mempertahankan suhu tubuh, menjaga organ internal, serta membantu penyerapan vitamin A,D,E, dan K dalam tubuh.

Jadi, dari sini bisa kita pahami bahwa kalori merupakan satuan pengukur energi. Sementara lemak merupakan senyawa yang satuan pengukurannya gram. Maka bentuk kalori dan lemak berbeda.

Lemak merupakan kandungan dari makanan, sementara itu kalori merupakan energi yang terkandung dalam makanan. Makanan mengandung tiga jenis makronutrisi, yaitu karbohidrat, lemak, protein. Per 1 gram lemak mengandung 9 kalori, dan 1 gram protein dan karbohidrat mengandung 4 kalori. 

Jika dalam satu hari Anda mendapatkan 2500 kalori dan hanya membakar 2000 kalori, maka Anda masih mempunyai 500 kalori sisa yang disimpan dalam bentuk lemak.

Jenis-Jenis Pembakaran Kalori

Jadi bagaimanakah tubuh membakar kalori? Pembakaran kalori sendiri ada tiga jenis, yaitu:

Pembakaran Utama

Untuk menjalankan fungsinya, semua organ internal tubuh membakar kalori. Rata-rata kalori yang dibakar adalah 60-70 persen dari total kalori yang dihabiskan sehari. Pembakaran ini juga disebut dengan Basal Metabolic Rate (BMR).

Pembakaran Kedua

Untuk mencerna makanan, pembakaran kalori juga dibutuhkan. Total pembakaran yang dilakukan pencernaan untuk mencerna makanan rata-rata sekitar 10-15 persen dari total energi yang dihabiskan dalam sehari.

Pembakaran Ketiga

Untuk bergerak, sekecil apapun itu, tubuh kita juga melakukan pembakaran kalori. Rata-rata sekitar 15-30 persen dari total energi yang dihabiskan dalam sehari. 

Jenis Olahraga untuk Membakar Kalori

Pembakaran kalori paling banyak adalah saat kita melakukan kegiatan olahraga dengan intensitas yang tinggi, dengan lebih banyak gerakan yang dilakukan dengan benar dan teratur.

Lantas, apa saja jenis olahraga untuk membakar kalori? Berikut ini rangkumannya untuk Anda.

1. Bootcamp, 1000 Kalori per jam

Latihan olahraga bootcamp meliputi lari, lompat, naik turun tangga, push up, sit up, yoga dan pilates. Istilah bootcamp sendiri adalah pelatihan militer yang harus dilalui untuk menjadi seorang tentara.

Latihan ini biasa dilakukan berkelompok dan selama rentan waktu tertentu di bawah pengawasan instruktur. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk membangun kebugaran dan kekuatan.

2. Boxing, 500-800 Kalori per jam

Olahraga selanjutnya adalah boxing atau tinju. Dalam olahraga ini Anda menggerakan seluruh dari otot tubuh dan bergerak lincah.  

Sebelum Anda melakukan boxing biasanya ada pemanasan seperti aerobik, berlari, lompat tali.

3. CrossFit, 700 Kalori per jam

Olahraga ini menggabungkan beberapa olahraga seperti kardio dengan angkat beban ke dalam circuit training. Cara melakukan olahraga CrossFit adalah dengan memindahkan beban sejauh mungkin. Semakin besar daya yang dikeluarkan maka semakin intens usaha yang dikeluarkan.

Sebuah penelitian pada 2013 lalu mengungkapkan, perempuan yang melakukan olahraga CrossFit membakar 12 kalori tiap menitnya.

4. Zumba, 400-600 Kalori per jam

Zumba menjadi olahraga yang menyenangkan dengan alunan musik yang menambah semangat dan efektif membakar banyak kalori. Gerakan zumba sendiri merupakan campuran beberapa tarian terkenal seperti salsa, cha cha, tango, dan juga gerakan aerobik. 

5. Pilates, 350-400 Kalori per jam

Pilates sendiri adalah gerakan yoga kontemporer yang sekarang kian populer. Latihan fisik ini dilakukan sebagai bentuk penguatan dan memfokuskan pada pengendalian otot tubuh, mengoreksi postur tubuh, 

Selama melakukan gerakan pilates, Anda akan diminta untuk menarik dan menghembuskan napas dalam-dalam. Hal ini dimaksudkan untuk memperlancar sirkulasi darah dan menjaga kesehatan tubuh.

6. Jogging, 550-900 Kalori per jam

Olahraga yang murah meriah ini sudah lama dipercaya sebagai olahraga yang efektif untuk membakar banyak kalori. Dalam melakukan jogging, Anda perlu sabar dan bertahap, atur jarak tertentu sesuai dengan kekuatan Anda, dan terus tingkatkan saat tubuh mulai terbiasa.

7. Tenis, 600-900 Kalori per jam

Olahraga permainan yang satu ini dapat membantu Anda membakar banyak kalori. Karena selama bermain tenis Anda perlu menyesuaikan ritme permainan yang membuat Anda akan banyak gerak. Bahu, lengan dan pinggul Anda akan terlatih.

Pembakaran Lemak

Di atas Anda sudah mengetahui proses pembakaran kalori dalam tubuh, lalu kapan pembakaran lemak terjadi? 

Pembakaran lemak terjadi jika dan hanya jika persediaan kalori (terutama dari karbohidrat) yang dikonsumsi dalam satu hari telah habis terbakar.

Jenis Olahraga untuk Membakar Lemak

Prinsip Olahraga yang sehat dan  efektif untuk membakar lemak adalah dengan menyadari menyadari kemampuan tubuh sendiri dan tidak memaksakan tubuh kita. Karena saat kita memaksakan tubuh diluar kemampuannya maka yang ada hanya membuat tubuh lelah dan menjadi lebih cepat lapar. 

Ada dua jenis olahraga yang dipercaya cepat membakar lemak yaitu aerobik dan latihan beban.

Latihan aerobik sebaiknya dilakukan dengan latihan ringan dan berulang dalam jangka panjang. Contoh latihan aerobik seperti jogging, jalan cepat, berlari, bersepeda. Latihan tersebut berguna untuk membantu proses pembakaran lemak.

Sedangkan latihan beban bisa dilakukan dengan menggunakan beban seperti barbel dan angkat besi, atau dengan menjadikan tubuh sebagai beban dengan melakukan sit up dan push up. Latihan ini membantu mempertahankan massa otot, agar otot dapat membantu proses pembakaran lebih panjang.

Untuk mendapatkan hasil yang memuaskan sebaiknya olahraga dilakukan minimal 150 menit dalam seminggu. 

Agar lebih efektif juga Anda harus menjaga asupan kalori dan meningkatkan intensitas pembakaran kalori agar tidak ada kalori sisa yang disimpan menjadi lemak. Saat berolahraga Anda juga bisa sambil menghisap Slendy

Slendy merupakan suplemen makan yang berbentuk tablet hisap dan tersedia dalam dua rasa buah anggur dan jeruk. Slendy membantu pembakaran lemak saat beraktivitas sehingga lebih banyak lemak yang dapat terbakar.