Periode seribu hari pertama dalam hidup anak adalah masa paling penting untuk perkembangan otaknya. Di sinilah kita sebagai orangtua bisa membantu tumbuh kembangnya dengan memberi nutrisi untuk otak anak.

Apa saja nutrisi untuk otak anak yang diperlukan di masa pertumbuhan si kecil, dan dari mana saja sumber nutrisi itu bisa didapatkan? Simak daftarnya di bawah ini.

 

1. Protein

Bisa ditemukan di daging, seafood, kacang-kacangan, telur, tempe, tahu, dan susu beserta produk olahannya (keju, yogurt, dll).

 

2. Zinc

Makanan dengan kandungan zinc paling tinggi adalah tiram, tapi zinc juga bisa didapat dari daging, ikan, susu, yogurt, keju dan kacang-kacangan.

 

3. Zat besi

Makanan sumber zat besi tertinggi adalah daging merah, kacang-kacangan, roti, sereal, semua jenis sayur yang berdaun hijau, dan kentang

 

4. Kolin

Daging, susu, dan telur adalah sumber makanan tinggi kolin, tapi kolin juga bisa didapat dari banyak sayuran.

 

5. Folat

Folat adalah nutrisi yang sangat penting bagi tumbuh kembang otak anak bukan saja di masa kanak-kanak tapi sejak si kecil masih dalam kandungan. Itulah kenapa ibu hamil disarankan untuk mengonsumsi banyak makanan sumber folat atau bahkan suplemen asam folat.

Pada makanan, folat bisa ditemukan di ati ayam, bayam, sereal, dan telur.

 

6. Yodium

Rumput laut adalah sumber yodium yang sehat dan enak, namun yodium juga bisa didapat dari garam beryodium, seafood, dan susu beserta produk olahannya.

7. Vitamin A

Wortel adalah sayur yang identik sebagai sumber vitamin A. Namun ubi, bayam, dan ati ayam juga mengandung vitamin A dosis tinggi.

 

8. Vitamin D

Dikenal juga sebagai vitamin matahari, vitamin D paling murah didapatkan dari sinar matahari. Inilah kenapa bayi yang baru lahir dianjurkan sering dibawa keluar di pagi hari saat matahari bersinar namun belum terlalu panas.

Selain dari matahari, vitamin D juga bisa didapat dari ikan yang tinggi lemak seperti salmon, maupun minyak ikan.

 

9. Vitamin B6

Makanan sumber vitamin B6 terbaik adalah ati dan jeroan lainnya, ikan, kentang, dan buah-buahan selain jeruk.

 

10. Vitamin B12

Vitamin B12 bisa ditemukan di semua jenis bahan makanan yang berasal dari hewan, misalnya daging, ikan, telur, susu, dan sebagainya.

 

11. Omega-3

Omega-3 adalah sejenis asam lemak yang biasanya didapat dari ikan berlemak seperti salmon, atau dari suplemen minyak ikan.

 

12. Air

Kesannya sederhana, namun kurang minum air terbukti bisa menghambat tumbuh kembang otak anak. Penelitian menunjukkan bahwa anak yang terbiasa minum banyak air setiap hari, memiliki kinerja otak dan memori yang lebih baik dibanding anak yang minum hanya sedikit.

Jarang minum air juga membuat si kecil lebih berisiko mengalami dehidrasi saat sedang sakit flu, diare, muntah, atau saat beraktivitas fisik aktif. Dehidrasi bukan saja bisa menganggu perkembangan otak anak, tapi juga bisa berakibat fatal.

Oleh karena itu, selalu sedia Renalyte di rumah dan saat bepergian dengan anak. Renalyte adalah cairan pencegah dehidrasi yang mengandung mineral dan elektrolit yang dibutuhkan saat dehidrasi

Renalyte juga dikemas dalam botol praktis siap minum dengan rasa buah yang enak, sehingga disukai anak-anak.

Beli RENALYTE di sini