Luka adalah kondisi yang wajar terjadi pada setiap manusia. Sayangnya, luka ini sering disepelekan sehingga banyak orang yang memilih menyembuhkannya dengan seadanya saja, padahal kalau tidak ditangani dengan tepat luka bisa mendatangkan masalah serius seperti amputasi.

Luka sendiri ada beberapa macam, seperti luka kecil, luka besar, luka luar hingga luka dalam.

Luka dalam menjadi luka yang butuh penanganan serius karena jika tidak, luka ini bisa menyebabkan infeksi hingga pendarahan hebat. Hal ini karena luka dalam biasanya memiliki kedalaman lebih dari ¼ inchi di bawah permukaan kulit.

Dengan kedalaman seperti itu, luka ini bisa saja menyebabkan kerusakan pada ligamen, pembuluh darah besar, arteri, tendon, atau organ vital lainnya. Luka ini biasanya terjadi karena sayatan atau tusukan. 

Jika Anda mengalami luka dalam, hal pertama yang harus ditangani adalah mengendalikan jumlah darah yang keluar. Luka yang menyebabkan darah banyak keluar sangat membahayakan nyawa.

Caranya dengan menekan lembut bagian yang mengalami luka, cara ini terbukti ampuh untuk membuat darah untuk sementara waktu berhenti.

Selain itu, hal yang perlu diperhatikan saat mengalami luka dalam adalah membalut luka secara khusus. Hal ini karena ditakutkan terjadinya infeksi, luka dalam yang terjadi karena sayatan atau tusukan disebabkan oleh alat-alat yang kotor atau telah terkontaminasi bahan kimia berbahaya, seperti paku berkarat, pecahan kaca yang kotor, dan lain sebagainya.

Benda-benda seperti itu lah yang menyebabkan luka punya risiko yang serius.  Segera basuh luka dengan antiseptik yang mengandung hidrogen peroksida yang dapat membantu mencegah infeksi. 

Dalam kasus infeksi ringan, penanganan mungkin hanya mengeringkan atau membersihkan luka dan sering  ditambahkan dengan antibiotik jika infeksi bakteri berkembang.

Namun, bila infeksi jaringan lunak yang parah atau fasciitis nekrotikans dapat menyebabkan kehilangan jaringan dan sepsi. Hal ini karena masuknya bakteri Clostridium dan Streptococcus. Bakteri ini memproduksi racun yang menyerang saraf yang bisa menyebabkan tetanus.

Tetanus sendiri merupakan penyakit serius yang disebabkan oleh racun bakteri yang memengaruhi sistem saraf, menyebabkan kontraksi otot yang teramat menyakitkan, terutama pada rahang dan leher. Ditingkat yang serius bahkan tetanus bisa menyebabkan patah tulang karena tingkat kejang.

Yang lebih parahnya lagi, tetanus dapat juga menyebabkan penyumbatan arteri paru-paru hingga kematian.

Luka dalam butuh penanganan lanjutan dari tenaga medis profesional yang dapat memantau penyembuhan luka. Anda juga perlu memperhatikan beberapa hal untuk dapat mempercepat proses penyembuhan luka dalam yang Anda alami, seperti:

Menambah Nutrisi Makanan

Saat kita mengalami luka, kita membutuhkan asupan nutrisi 15-50 persen lebih banyak daripada biasanya. Jika Anda tidak menambah porsi nutrisi makanan, tentu proses penyembuhan luka akan lebih lama. Nutrisi penting untuk membantu memperbaiki  jaringan yang rusak, menutup, hingga menyembuhkan luka.

Perbanyak Protein, Vitamin, Mineral

Protein dibutuhkan untuk memperbaiki jaringan yang rusak yang nantinya protein akan membentuk jaringan yang baru. Sementara vitamin dan mineral dibutuhkan untuk meregenerasi sel yang rusak, menjaga imun tubuh, mengurangi peradangan, dan menguatkan jaringan yang baru. 

Vitamin yang bisa ditambah adalah A, B, C, D, seng, zat besi, kalsium, dan magnesium.

Tidur dan Perbanyak Istirahat

Tidur dan istirahat juga dibutuhkan dalam proses penyembuhan luka. Saat tidur, tubuh akan membentuk hormon yang berfungsi sebagai penguat tulang, meningkatkan fungsi imun, menambah massa otot.

Jangan Merokok dan Minum Alkohol

Nikotin pada rokok ternyata punya dampak pada proses penyembuhan luka. Hal tersebut berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh National Center for Biotechnology Information, nikotin pada rokok menurunkan aliran darah ke kulitmu. Itu sebabnya luka Anda sulit sembuh. 

Sedangkan meminum alkohol bisa menghambat perbaikan otot dan mengurangi kemampuan tubuh untuk membentuk energi. 

Jadi, Anda harus menghindari kedua hal ini selama proses penyembuhan luka.

Waktu yang dibutuhkan untuk sebuah luka dapat benar-benar sembuh tergantung pada kondisi luka dan bagaimana penanganan luka tersebut. Penanganan yang tepat tentu akan membantu proses penyembuhan luka.

Salah satu yang dapat Anda lakukan untuk membantu proses penyembuhan luka adalah dengan menggunakan obat oles
Thromboflash dalam bentuk gel yang mengandung heparin.

Heparin sodium diekstrak dari dua sumber protein hewani, yaitu porcine dan bovine, di mana bovine adalah protein yang terbuat dari sapi. Heparin bekerja dengan cara melarutkan gumpalan darah yang berada di bawah permukaan kulit, membantu mengurangi peradangan, serta melancarkan peredaran darah untuk mempercepat penyembuhan.