Obat tetes mata kerap kali dijadikan pilihan untuk mengatasi masalah yang timbul pada indera penglihatan kita. Seperti masuknya debu ke mata, mata kering, mata kemerahan, maupun iritasi.

Obat tetes mata jadi pilihan karena kepraktisan dan mudahnya jenis obat ini di dapatkan.

Mulai dari apotek hingga warung-warung di perkampungan juga menjual obat ini. Namun di balik kemudahan dan harganya yang murah, obat tetes mata bisa menjadi pisau bermata dua.

Jika digunakan dengan dosis tepat maka bisa membantu mengatasi permasalahan mata. Sedangkan jika penggunaannya berlebihan, bisa menjadi racun dan merusak kondisi mata.

Jenis Obat Tetes Mata di Pasaran

Di pasaran ada 3 jenis obat tetes yang bisa kita didapatkan. 3 jenis ini dikategorikan berdasarkan fungsi dalam mengatasi permasalahan pada mata.

Artificial Tears atau Air Mata Buatan

Obat tetes mata jenis ini memiliki tekstur seperti air mata sesuai namanya. Fungsinya adalah memberikan kelembaban pada mata, utamanya untuk mengatasi mata kering dan iritasi ringan pada mata.

Anti Iritasi

Jika Anda mengalami mata kemerahan karena iritasi, maka coba cari obat tetes mata berjenis anti iritasi. Obat jenis ini bisa mengurangi kemerahan karena iritasi.

Namun jangan terlalu sering menggunakannya karena jika dipakai dalam beberapa hari secara berurutan bisa mengakibatkan ketergantungan. Akibatnya mata Anda justru akan kembali memerah jika berhenti menggunakan obat tetes mata ini.

Anti Alergi

Obat tetes mata jenis ini mampu mengatasi permasalahan seperti alergi pada serbuk sari, jamur rambut, bulu binatang, mata merah, dan mata berair. Sebelum menggunakan, pakai sesuai instruksi yang ada pada kemasan produk.

Kandungan Berbahaya Pada Obat Tetes Mata

Saat Anda ingin mencari obat tetes mata untuk mengatasi masalah yang timbul pada mata, sebaiknya harus sangat selektif dan teliti. Karena ada kandungan yang tidak diperbolehkan digunakan pada mata Anda.

Pastikan obat tetes mata Anda tidang mengandung steroid. Biasanya, jenis steroid dapat ditemukan dalam kandungan: dexamethasone, fluorometholone, dan prednisolone. Obat mata dengan kandungan steroid hanya boleh digunakan menggunakan resep dokter.

Jika digunakan secara bebas atau sembarangan justru bisa menimbulkan kerusakan pada mata. Penggunaan obat tetes mata mengandung steroid secara rutin dan dalam jangka panjang dapat menyebabkan penumpukan glikosaminoglikan.

Glikosaminoglikan ini merupakan struktur utama dari tulang rawan yang ada di kornea mata. Nah penumpukan glikosaminoglikan ini dapat menyumbat aliran cairan di dalam mata. 

Selain menyebabkan penumpukan glikosaminoglikan, obat tetes mata steroid juga bisa meningkatkan produksi protein di saluran mata yang ujungnya adalah menyumbat aliran cairan di dalam mata.

Jika ini terjadi maka, tekanan di bola mata semakin meningkat akibat cairan yang tersumbat dan terbendung.

Kondisi ini dapat menimbulkan kerusakan pada saraf optik yang menghubungkan penglihatan ke otak. Maka berangsur-angsur luas pandangan semakin menyempit dan sebabkan glaukoma dan juga katarak. Jika terus dibiarkan glaukoma dapat menyebabkan kebutaan permanen. 

Selain steroid hindari juga membeli obat tetes mata yang mengandung antibiotik dan juga kortikosteroid. Obat tetes mata yang mengandung kortikosteroid ini biasanya diberikan pada penderita yang alergi, konjungtivitis, uveitis, pseudotumor, sarcoidosis dan sindroma Behcet.

Kandungan kortikosteroid ini juga bisa sebabkan glaukoma. 

Selain itu penggunaan obat tetes mata mengandung kortikosteroid secara berlebihan bisa juga menyebabkan masalah lain seperti atropi pada kelopak mata, tukak lambung, insomnia, ptosis, kerusakan kornea, jerawat, retardasi mental, dan hipertensi.

Lalu Apa Solusi Saat Mata Mengalami Infeksi?

Saat Anda mengalami masalah seperti mata kering, mata berair, kemasukan debu, kemerahan, dan infeksi maka berikan pertolongan pertama dengan membersihkan mata dengan air bersih. Ingat untuk tidak mengucek mata karena justru bisa memperparah masalah.

Selain menggunakan air bersih, Anda juga bisa menggunakan cairan pembersih mata khusus yang mampu membersihkan mata dari kotoran baik debu maupun kotoran berbahan kimia.

Salah satu obat pembersih mata yang aman adalah Y-Rins. Y-Rins adalah obat pencuci mata yang dapat membantu membersihkan, menyejukkan, dan menyegarkan mata yang lelah dan sakit.

Y-Rins aman digunakan setiap hari karena tidak mengandung bahan pengawet. Y-Rins juga mengandung witch hazel yang merupakan ekstrak dari tumbuh-tumbuhan alami sehingga aman digunakan untuk mengatasi permasalahan pada mata.