Nasi menjadi makanan pokok untuk kita. Rasanya kita belum makan jika dalam makanan tidak ada nasinya. Sayangnya, nasi membuat berat badan kita cepat bertambah.

Untuk itu saat ini, diet tanpa nasi mulai banyak dilirik oleh beberapa orang yang menginginkan berat badannya terjaga tetap ideal.

Diet tanpa nasi sudah dikenal sejak lama, yaitu sejak tahun 1939 dan makin populer saat buku yang berjudul The Rice Diet Solution terbit. Diet ini sendiri dimaksudkan untuk mengurangi konsumsi natrium, lemak, gula, dan protein. Lalu apakah melakukan diet tanpa nasi efektif?

Lalu apa pengganti makanan yang dapat kita konsumsi?

Diet tanpa nasi terbukti ampuh untuk beberapa orang yang melakukannya dengan catatan mereka punya formula khusus mengganti nasi dengan menu sehat lainnya.

Diet tanpa nasi sendiri bukan berarti kita menghilangkan nasi dari daftar makanan kita, melainkan kita mengganti nasi dengan bahan yang punya kandungan karbohidrat yang tidak jauh besarnya dari nasi namun dengan kadar gula dan lemak yang lebih rendah.

Dalam nasi, komposisi yang terkandung di dalamnya adalah sekitar 90% karbohidrat, 8% protein, dan 2% lemak. Secangkir nasi putih mengandung sekitar 210 kalori. Melakukan diet tanpa nasi terbukti bisa menurunkan berat badan rata-rata 9 kg.

Tentu ketika kita memutuskan untuk melakukan diet tanpa nasi, kita tetap harus memenuhi kebutuhan gizi kita dan karbohidrat kita agar tetap dapat beraktivitas seperti biasanya. Beberapa makanan yang mengandung karbohidrat ini bisa kamu pilih ketika memutuskan melakukan diet tanpa nasi.

Mengganti
Nasi dengan Biji-bijian

Ketika Anda memutuskan untuk melakukan diet tanpa nasi, Anda perlu mengganti nasi dengan biji-bijian utuh. Hal itu karena biji-bijian utuh merupakan makanan yang sarat akan serat terlarut.

Serat membutuhkan waktu lebih lama untuk diproses dengan begitu, maka gula akan dilepaskan secara perlahan- lahan. Berbeda dengan nasi yang dapat menyebabkan tekanan gula naik secara tiba-tiba.

Selain serat, dalam biji-bijian juga terkandung omega-3, protein nabati, dan zat besi. Anda dapat mengonsumsi biji-bijian alami atau hasil olahan lainnya. Semisal roti gandum, bubur beras merah, ataupun sereal.

Yang paling umum dan sering dikonsumsi adalah beras merah. Meski beras merah dan putih berasal dari jenis biji yang sama. Namun beras putih diproses dengan penggilingan yang menghilangkan lapisan dedak/kulit padi dan benihnya.

Sementara pada beras merah, lapisan dedak ini tetap ada sehingga bisa menjadikannya terasa lebih keras setelah dimasak, tetapi lebih bernutrisi.

Mengganti Nasi dengan Bunga Kol

Dari penampilan, bunga kol ini mirip sekali dengan nasi. Bunga kol memang sudah sering digunakan dalam diet diet paleo dan keto. Secangkir bunga kol mengandung 4 gram karbohidrat.

Ini bisa jadi pilihan makanan yang bisa Anda coba dengan rasa yang enak. Teksturnya empuk, dan kenyal dengan rasa sedikit gurih dan manis.

Nasi Shirataki Bisa Jadi Pilihan

Nasi Shirataki merupakan nasi dari Jepang. Terbuat dari pati yang berasal dari akar tanaman konnyaku. Karbohidrat yang terkandung dalam beras yang dijuluki miracle rice ini adalah tiap 85 gram persaji hanya 3 graam dan 10 kalori saja.

Nasi ini dipercaya yang membuat wanita di Jepang tetap langsing. Nasi yang nyaris zero calories dan gluten free punya rasa yang gurih.

Mengganti Nasi dengan Jamur

Jamur menjadi makanan yang tidak asing lagi, dengan rasanya yang gurih dan lezat. Jamur juga pilihan yang pas untuk menggantikan nasi. Jamur yang paling favorit dikonsumsi antara lain jamur kancing, shiitake, enoki,
jamur tiram, jamur merang, dan jamur kuping. Setiap 100 gram, total kandungan karbohidratnya hanya 3,3 gram.

Perbanyak Makanan Serat

Konsumsi makanan berserat membantu dalam program diet apapun tak terkecuali diet tanpa nasi. Anda dapat memilih memperbanyak makan buah-buahan dan sayur-sayuran. Serat membuat perut kenyang lebih lama dan memperlancar pencernaan.

Besaran konsumsi serat untuk wanita dan pria punya besaran yang berbeda. Untuk wanita disarankan mengonsumsi serat sebanyak 21-25 gram, sedangkan pria sebanyak 30-38 gram.

Diet tanpa nasi mungkin akan berhasil dengan mudah dan tanpa efek samping berlebihan bagi sebagian orang, namun sebagian orang mungkin akan merasa lesu, lemas dan tidak dapat menjalankan aktifitas sebagaimana mestinya ketika menjalankan diet. Hal ini tentu karena berkurangnya karbohidrat yang masuk dalam tubuh.

Meskipun hal ini akan terbiasa seiring berjalannya waktu. Untuk membantu proses diet lebih cepat, Anda juga bisa menyeimbangkannya dengan Slendy.

Slendy merupakan suplemen makan berbentuk tablet hisap pertama di Indonesia yang membantu Anda untuk membakar lemak. Tersedia dalam dua rasa, anggur dan jeruk membuat Anda tidak perlu khawatir tidak menyukai rasanya. Selain itu, dan yang terpenting Slendy aman untuk dikonsumsi setiap hari.