Gaya hidup dan pola makan yang buruk bisa menyebabkan permasalahan pencernaan, salah satunya adalah sembelit alias susah buang air besar, dan BAB keras. Kondisi ini bisa menyebabkan rasa tidak nyaman bahkan kadang disertai sakit perut.

Feses yang mengeras merupakan salah satu gejala Anda mengalami sembelit atau konstipasi. Sembelit juga diikuti gejala lain seperti sulit BAB dan perut yang terasa kaku karena penumpukan feses di usus. Namun jangan khawatir, ada berbagai cara mengatasi sembelit sekaligus melunakkan BAB keras yang bisa Anda coba di rumah.

Penyebab BAB Keras

Kondisi sulit BAB karena feses yang mengeras biasanya disebabkan karena beberapa hal:

  • Kebiasaan menunda atau menahan BAB. Hal ini bisa menyebabkan feses tersimpan terlalu lama di usus dan akhirnya mengeras lalu menyebabkan susah BAB.
  • Kurang asupan yang memiliki serat.
  • Kekurangan asupan cairan.
  • Jarang melakukan aktivitas fisik.
  • Terlalu sering mengonsumsi obat pencahar dan akhirnya mengganggu kinerja peristaltik usus.

Kesulitan BAB juga bisa disebabkan karena penyebab lain seperti stres, trauma, dan kecemasan.

Cara Mengatasi Sembelit Akibat BAB Keras 

Masalah sulit BAB karena feses yang mengeras bisa diatasi dengan beberapa cara. Mulai dari mengubah pola makan, menggunakan obat khusus, hingga melakukan aktivitas fisik. Berikut cara mengatasi BAB keras yang bisa Anda coba:

1. Perbanyak Minum Air Putih

Konsumsi air putih yang cukup mampu melunakkan feses dan membuatnya lebih mudah dikeluarkan. Dehidrasi merupakan salah satu penyebab feses mengeras, karena tubuh akan menyerap sebanyak mungkin air dari makanan yang masuk ke sistem pencernaan.

Maka pastikan Anda untuk mengonsumsi cukup air agar BAB keras bisa teratasi. Hindari minuman dieuretik seperti minuman berkafein dan beralkohol. Minuman jenis ini justru membuat Anda jadi lebih sering buang air kecil.

Hal itu justru bisa memperburuk feses yang mengeras. Jus apel, jus pir, dan teh herbal merupakan beberapa jenis minuman yang baik Anda konsumsi saat susah BAB.

2. Konsumsi Makanan Tinggi Serat

Serat merupakan zat dalam pangan nabati yang tidak dapat dicerna, dan tubuh akan mengeluarkannya tanpa menyerapnya. Serat akan menghasilkan feses yang lunak dan mudah dikeluarkan oleh sistem pencernaan.

Serat juga mampu mengatur kinerja usus agar menyerap lebih banyak air dan membantu membentuk feses. Serat juga akan menjaring residu yang ada di usus dan akan merangsang sistem pencernan agar segera mengeluarkannya lewat BAB. Inilah kenapa, konsumsi makanan tinggi serat adalah salah satu cara termudah mengatasi sembelit.

Serat bisa Anda dapatkan dari beberapa jenis makanan seperti oat, kacang-kacangan, polong-polongan, apel, wortel, kol, buncis, dan gandum utuh. Konsumsi cukup air dan makanan berserat tinggi mampu membuat BAB keras lebih cepat teratasi.

3. Makan Lebih Sering Dengan Porsi Lebih Sedikit

Selain mengubah menu dengan menambah asupan makanan tinggi serat, Anda juga bisa mengatasi BAB keras dengan mengubah porsi makan. Makanlah dengan porsi yang kecil namun lebih sering ketimbang makan dalam porsi besar sekaligus.

Misalnya jika Anda terbiasa makan 3x sehari dengan porsi besar, coba ganti menjadi makan 5x sehari namun dengan porsi masing-masing lebih sedikit.

Jika Anda memiliki pola makan yang teratur ini, saluran cerna akan lebih sehat sehingga otomatis menjadi cara mengatasi sembelit. Karena ia mendapat rangsangan dan kontraksi yang teratur pula. Makanlah secara perlahan dan kunyahlah makanan dengan baik, agar lebih mudah dicerna tubuh.

4. Olahraga

Melakukan olahraga nyatanya mampu merangsang usus untuk berkontraksi sehingga feses yang mengeras dan menumpuk di dalamnya bisa bergerak dan lebih mudah dikeluarkan.

Anda bisa melakukan olahraga ringan selama 20-30 menit setiap harinya. Beberapa olahraga ringan yang bisa Anda coba adalah berenang, lari, bersepeda, atau berjalan cepat.

5. Jangan Suka Menunda BAB

Kebiasaan yang suka menunda atau menahan BAB bisa memperburuk sembelit. Jadi jika Anda merasakan dorongan untuk BAB, sebisa mungkin langsung pergi ke toilet untuk membuangnya. Anda juga bisa membiasakan diri untuk selalu ke toilet setelah makan.

Setidaknya 30 menit setelah makan, pergilah ke toilet dan habiskan waktu setidaknya 10 menit. Jika Anda menggunakan toilet duduk, posisikan lutut lebih tinggi. Gunakan penyangga kaki, bisa menggunakan dingklik atau kursi kecil.

6. Kurangi Stres

Stres ternyata menjadi salah satu faktor penyebab masalah pencernaan seperti sembelit dan diare. Selalu sediakan waktu untuk relaksasi dan melakukan aktivitas yang Anda sukai untuk meredakan stres. 

Anda bisa mencoba untuk yoga, meditasi, mendengarkan lagu kesukaan, jalan-jalan dengan kawan, atau melakukan sesuatu yang menjadi hobi Anda.

7. Bantu dengan Obat Alami untuk Melancarkan BAB

Jika Anda mengalami sembelit dan BAB keras, memaksakannya keluar dengan cara mengejan sekuat mungkin justru bisa berbahaya dan menyebabkan masalah lain seperti ambeien atau wasir. Oleh karena itu cara mengatasi BAB yang keras Anda bisa mengonsumsi obat pelancar BAB alami.

Salah satu obat yang aman dan bisa dikonsumsi tanpa resep dokter adalah Clofen. Clofen adalah obat ambeien alami yang mengandung bahan-bahan tradisional seperti ekstrak pepaya yang dapat memperlancar buang air besar (BAB) sekaligus melunakkan feses.

Clofen juga bisa membantu Anda yang sedang wasir karena mengejan terlalu kuat untuk mengeluarkan feses yang mengeras. Clofen mengandung troxerotin dan daun wangu untuk memperbaiki kelenturan pembuluh darah serta mencegah radang pada ambeien.

Beli CLOFEN di sini