Manfaat Mengonsumsi Buah Secara Rutin

Buah adalah makanan yang memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Buah adalah sumber vitamin, mineral, air, antioksidan, dan serat yang bermanfaat untuk menjaga tubuh agar tetap sehat sehat serta bermanfaat untuk menghadang dan menyembuhkan penyakit.

Besarnya manfaat buah bagi kesehatan manusia, Badan Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan kita untuk mengonsumsi buah dan sayuran sebanyak 400 gram setiap harinya. 

Jumlah ini setara dengan satu buah apel, pir, pisang, atau jeruk.

Ketika Anda rutin mengonsumsi buah-buahan setiap harinya, tubuh Anda akan mendapatkan banyak manfaat darinya. Diantaranya:

  • Mencegah obesitas dan menjaga berat badan
  • Menurunkan kadar kolesterol
  • Menjaga tekanan darah
  • Menurunkan risiko penyakit seperti diabetes, stroke, penyakit jantung, kanker, dan hipertensi
  • Kandungan serat dalam buah-buahan baik dalam melancarkan sistem pencernaan tubuh
  • Menjaga kesehatan organ tubuh. 

Buah-buahan adalah jenis makanan yang baik Anda konsumsi ketika sedang menjalankan diet. Selain baik untuk menjaga kesehatan tubuh, buah-buahan juga bermanfaat untuk menurunkan berat badan. 

Secara umum buah adalah jenis makanan yang menyehatkan. Namun bukan berarti Anda dapat mengonsumsinya sembarangan. Jika tidak berhati-hati, buah-buahan juga dapat merugikan Anda. 

Contohnya ketika Anda mengonsumsi pisang hijau yang belum matang, hal ini dapat menyebabkan Anda mengalami sembelit. Mengonsumsi buah-buahan terlalu banyak juga dapat merugikan Anda seperti risiko obesitas dan kelebihan gula.

Sama halnya ketika diet. Meskipun secara umum buah-buahan baik dikonsumsi untuk menurunkan berat badan namun ada beberapa buah yang tidak dapat mengurangi hasil maksimal yang didapat ketika diet. Apa saja?

Buah yang Sebaiknya Dihindari Ketika Diet

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, buah memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Namun ketika Anda menjalankan diet untuk menurunkan berat badan, ada beberapa jenis buah yang kurang tepat.

Beberapa buah ini banyak mengandung gula atau karbohidrat yang banyak. Meskipun dua zat tersebut dibutuhkan tubuh, namun jika terlalu banyak mengonsumsinya, tujuan utama Anda untuk menurunkan berat badan tidak akan menjadi efektif.

Sebaiknya Anda mulai menghindari atau mengurangi beberapa jenis buah di bawah ini jika Anda sedang menjalankan diet untuk menurunkan berat badan.

Pisang

Bagi Anda yang sedang menjalankan diet sebaiknya berhati-hati ketika mengonsumsi pisang. Buah yang satu ini mengandung banyak karbohidrat dan gula. Sekitar 93% kalori yang didapatkan tubuh dari satu potong pisang berasal dari karbohidrat. Dalam satu buah pisang juga mengandung sebanyak 16% gula. 

Semakin matang buah pisang, semakin banyak kandungan karbohidrat dan gula di dalamnya. Sebaiknya Anda mulai mengurangi jumlah pisang matang yang Anda konsumsi sehari-hari.

Bagi Anda pecinta pisang, Anda dapat memilih pisang yang berukuran kecil dan pisang yang baru matang agar belum terlalu banyak mengandung gula dan karbohidrat. Atau Anda dapat mengganti pisang dengan apel atau anggur yang sama-sama menyehatkan namun tidak 

Alpukat

Alpukat sering menjadi buah kesukaan banyak orang. Buah yang satu ini dapat dinikmati dengan cara disantap langsung atau dijadikan jus. Tetapi sayangnya, buah ini kurang tepat untuk dikonsumsi bagi Anda yang sedang menjalankan diet. 

Kandungan lemak tak jenuh di dalam buah alpukat cukup tinggi. Dalam setiap 100 gram alpukat mengandung 168 kalori. Banyak orang juga yang mencampurkan gula atau susu bersama alpukat untuk dijadikan jus. 

Tentu hal ini adalah pantangan bagi Anda ketika sedang diet. Untuk itu, sebaiknya Anda kurangi konsumsi alpukat atau jangan mencampurnya dengan susu atau gula ketika sedang menjalankan diet.

Kelapa

Buah kelapa memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Seperti air kelapa yang baik untuk menggantikan cairan tubuh dan elektrolit yang hilang. Tetapi sayangnya untuk menurunkan berat badan, kelapa bukan buah yang tepat.

Satu cangkir kelapa mengandung 283 kalori yang dihasilkan dari kandungan lemak di dalamnya. Hal ini membuat kelapa merupakan buah yang paling banyak mengandung lemak. 

Sama halnya seperti makanan yang mengandung santan. Selain dapat menggagalkan program diet Anda, makanan yang banyak mengandung santan juga dapat memicu kolesterol Anda. 

Semangka

Semangka mengandung banyak air dan serat yang baik untuk tubuh. Tapi sayangnya kandungan gula di dalam semangka juga cukup tinggi dibandingkan buah lain. Berdasarkan daftar indeks glikemik Universitas Oregon, kadar glikemik dalam semangka mencapai 72.

Sebaiknya kurangi konsumsi buah semangka sebagai buah segar pencuci mulut. Anda dapat menggantinya dengan buah seperti jeruk atau apel. Selain memiliki kandungan gula yang jauh lebih rendah, kedua buah ini juga dapat membuat Anda tidak cepat lapar.

Mangga

Sama seperti pisang, buah mangga juga mengandung banyak kadar gula di dalamnya. Satu buah mangga mengandung 100 kalori dan 23 gram gula. Maka buah ini kurang tepat dikonsumsi Anda jika ingin menurunkan berat badan.

Namun jika Anda tetap ingin mengonsumsi ketika sedang menjalankan diet, sebaiknya jangan mengonsumsi mangga terlalu banyak. Atau Anda dapat mengonsumsinya dengan cara membuat jus buah dari nanas dan memasukan beberapa potong mangga. 

Anggur

Semua orang pasti pernah mengonsumsi anggur sebagai cemilan. Cukup sulit untuk hanya mengonsumsi satu buah anggur saja karena rasanya yang manis.

Jika Anda termasuk orang yang sering menggunakan anggur sebagai cemilan, sebaiknya kurangi dulu kebiasaan ini ketika sedang menjalankan diet. 

Meski kecil, tetapi anggur memiliki kandungan karbohidrat yang cukup tinggi jika dibandingkan dengan buah-buahan lain. Satu cangkir anggur mengandung 27 gram karbohidrat. Terlalu banyak mengonsumsi anggur juga dapat menganggu pencernaan Anda. 

Perlu diingat, anggur juga mengandung banyak vitamin yang baik bagi tubuh. Namun sebaiknya perhatikan porsinya, terutama bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan.

Leci

Durian

Durian adalah buah yang banyak menciptakan kontroversi. Banyak orang yang suka buah ini karena rasanya dan banyak pula orang yang membencinya karena baunya yang menyengat. 

Bagi yang tidak menyukai durian dan sedang menjalankan diet, Anda merupakan orang yang beruntung.

Sama seperti buah yang sudah disebutkan di atas, durian mengandung kalori dan lemak yang sangat tinggi. Satu buah durian mengandung 850-1500 kalori.

Jika Anda pecinta durian, sebaiknya Anda berpikir dua kali sebelum mengonsumsi durian ketika diet. Jangan sampai program Anda untuk menurunkan berat badan gagal karena godaan buah yang sering dijuluki king of fruits ini.

Jus Buah dan Buah Kalengan

Menyantap buah-buahan langsung adalah cara yang terbaik. Selain rasanya masih segar, manfaat yang didapatkan dari buah dapat diserap dengan baik oleh tubuh. 

Ketika buah sudah melalui proses seperti dibuat menjadi jus, kandungan serat di dalamnya akan hilang. Terlebih jika jus buah yang Anda minum sudah dicampurkan dengan gula. 

Ketika Anda sedang menjalankan diet, sebaiknya hindari mengonsumsi jus buah terutama jus buah kemasan yang biasanya sudah dicampurkan dengan gula. Sama halnya dengan buah kalengan. Selain sudah dicampurkan dengan gula, buah kalengan juga mengandung pengawet yang tidak baik untuk kesehatan tubuh. Terutama bagi Anda yang sedang menjalankan diet.

Buah yang Baik Dikonsumsi Ketika Diet

Berbeda dengan buah-buahan yang disebutkan di atas, buah-buahan ini merupakan jenis buah yang tepat Anda konsumsi ketika diet. Selain mengandung banyak vitamin, mineral, dan serat yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh, buah di bawah ini juga banyak memiliki manfaat untuk menurunkan berat badan.

Apel

Ada pepatah yang mengatakan jika satu buah apel sehari akan menjauhkan Anda dari penyakit. Hal ini ternyata terbukti. Apel memiliki banyak manfaat bagi tubuh, salah satunya adalah untuk menurunkan berat badan.

Satu buah apel berukuran sedang (sekitar 182 gram) mengandung 4,4 gram serat. Angka ini sudah memenuhi sekitar 17% kebutuhan serat yang dibutuhkan tubuh sehari-hari. 

Apel memiliki kandungan pektin yang berfungsi untuk memberi nutrisi pada bakteri baik yang terdapat di usus sehingga dapat membantu kelancaran fungsi pencernaan tubuh. Sebaiknya, Anda mengonsumsi apel dengan kulitnya, karena kulit apel memiliki banyak kandungan serat dan antioksidan yang bermanfaat juga untuk mengurangi risiko stroke dan penyakit jantung.

Melon

Melon baik Anda konsumsi sehari-hari ketika sedang menjalankan diet. Buah ini baik Anda jadikan sebagai pengganjal atau untuk menahan lapar. Karena kandungan alami gula dalam buah melon dapat diubah menjadi energi di dalam tubuh.

Selain itu melon juga banyak memiliki manfaat lain untuk kesehatan tubuh. Buah melon mengandung lycopene yang berfungsi sebagai antikanker, mengandung carotenoid yang dapat melindungi sel tubuh terhadap kerusakan radikal bebas. Melon merupakan sumber carotenoid dan juga mengandung vitamin C. 

Kiwi

Warna hijau dari buah kiwi mengandung pigmen yang disebut chlorophyll. Kandungan ini sangat bermanfaat untuk mengurangi risiko penyakit kanker. Buah mungil ini juga memiliki kandungan vitamin C yang sangat tinggi. Satu buah kiwi sudah cukup untuk memenuhi persyaratan konsumsi vitamin C orang dewasa per harinya.

Pepaya

Selain digunakan sebagai buah untuk melancarkan pencernaan, pepaya juga sangat bermanfaat bagi Anda yang sedang menjalankan diet. 

Pepaya adalah buah yang kaya akan kalsium, vitamin, zat besi, dan riboflavin. Pepaya juga memiliki kadar lemak yang sangat rendah. 

Pir

Buah pir memiliki kandungan serat yang sama baiknya dengan apel. Buah pir berukuran sedang (sekitar 178 gram) mengandung 5.5 gram serat. Angka ini sudah cukup untuk memenuhi 22% kebutuhan serat yang dibutuhkan tubuh sehari-hari.

Selain sangat baik untuk melancarkan pencernaan, pir juga baik bagi Anda yang sedang menjalankan diet karena mengandung fruktosa dan sorbitol.

Fruktosa merupakan salah satu gula darah yang bermanfaat juga untuk menstimulus BAB. Sedangkan sorbitol merupakan jenis gula alkohol yang dapat berfungsi sebagai pencahar untuk melancarkan pencernaan.

Nanas

Nanas adalah buah yang tepat Anda konsumsi ketika sedang menjalankan diet. Buah ini mengandung enzim bromelain yang memiliki kemampuan untuk menguraikan protein. Enzim ini sangat berguna untuk membantu pencernaan, menguraikan pembekuan darah, mencegah sinusitis, dan infeksi saluran kencing.

Selain itu, nanas juga merupakan sumber vitamin C dan serat sehingga sangat baik untuk membantu kelancaran sistem pencernaan tubuh.

Aktivitas yang Dapat Membantu Menurunkan Berat Badan

Aktif bergerak seperti berjalan dapat menjadi cara yang ampuh untuk membakar kalori. Di sela-sela kesibukan Anda, coba untuk banyak melakukan perenggangan atau banyak berjalan untuk menjaga kesehatan tubuh dan juga untuk membakar kalori. 

Agar proses pembakaran kalori dan lemak lebih efektif dan cepat, Anda dapat mengonsumsi suplemen makanan pembakar lemak seperti Slendy.

Slendy adalah tablet hisap pembakar lemak (fat burner) pertama di Indonesia. Sebagai fat burner, Slendy membantu untuk mempercepat proses pembakaran lemak di dalam tubuh.

Beraktivitas sambil mengonsumsi slendy disertai dengan mengonsumsi buah-buahan yang tepat ketika Anda menjalankan diet dapat mempercepat proses menurunkan berat badan Anda.